Ketika Mantan Nikah Duluan, 12 Sikap Ini yang Harus Kamu Lakukan

besoksenin.co – Jangankan bagi yang belum berhasil melupakan, bagi yang sudah move on saja, mendapat undangan pernikahan atau melihat foto pre-wedding mantan pasti membuat kembali mengingat kenangan. Apalagi mendapat kabar kalau mantan nikah.

menikah

Menikah via pexels

Sehabis putus, hanya ada dua kemungkinan; kamu masih mengharapkannya kembali, memulai semua dari awal. Atau kompetisi di antara kalian, tentang siapa yang paling dulu menemukan kebahagiaan baru. Dua-duanya bakal membuatmu merasa kalah, ego dan superioritas kamu terciderai.

Tapi tenang saja, sobsco hanya harus melakukan 12 sikap ini.

1. Jauhkan lagu

Mungkin kamu memang sedih, marah, rindu, cemburu, atau merasakan perasaan lainnya. Tapi jauhkan lagu yang berelasi dengan keadaanmu sekarang, seperti Someone Like You, Adele. Itu hanya akan membuatmu semakin emosional.

2. Bukan sinetron

Saat kamu menerima undangan, artinya ia benar-benar bakal menikah. Sadarilah bahwa harapanmu sudah habis. Kamu tidak sedang hidup di sinetron, jangan sekali-kali berpikir bahwa kamu bisa menggagalkan pernikahannya.

3. Bukan yang terbaik

Sebelum menyakiti diri sendiri, atau orang lain, sadarilah kalau kalian berpisah, dan dia menikah dengan orang lain, it means dia bukan jodohmu. Dengan kata lain, kamu berhak mendapatkan seseorang yang lebih baik darinya.

4. Jauhi media sosial

Karena sebelumnya teman-temanmu di media sosial sudah tahu tentang hubungan kalian, kamu merasa perlu memberi klarifikasi tentang bagaimana perasaanmu. Tapi jangan posting apa pun, dengan caption komentarmu tentang pernikahannya, jangan biarkan mereka mengetahui perasaanmu. Curhat di media sosial, hanya akan membuat mereka semakin mengolok-olokimu.

5. Ungkapkan semuanya

Poin 3 bukan berarti kamu harus menahan beban, atau memendam segala perasaan sendiri. Temukan seseorang yang kamu percaya, dan lepaskan semua padanya. Jangan ragu untuk memeluknya, mengeluarkan air mata, melepaskan segalanya. Semuanya bakal lebih baik, setelah kamu mengungkapkan perasaan.

Fight or run from it via Pixabay

6. Fight or run from it

Kalau kamu kuat, datanglah ke pernikahannya. Bakal ada perasaan lega dan bahagia, saat ia akhirnya menikah. Namun jika tidak kuat, larilah, pergi ke luar kota yang tidak ada kenangan tentang kalian, dan ambil waktu untuk dirimu sendiri.

7. Berdoa

Ini mungkin sulit dilakukan, tapi tak ada lagi kontribusi yang bisa kamu lakukan untuk kebahagiaannya, selain mendoakan. Kadang-kadang do’a ini akan begitu emosional dan menguras air mata, ya ini juga waktunya kamu mengadukan semuanya pada Tuhan, minta yang terbaik untuknya, dan tentu saja untukmu.

8. Jauhi media sosial (2)

Sebenarnya tak apa membuka media sosial tak lama setelah ia menikah, tapi kamu bakal melihat foto-foto kebahagiannya di feed dia, atau feed teman-temanmu yang menghadiri pernikahannya. Selanjutnya, kamu bisa jadi membandingkan-bandingkan pasangan mantanmu dengan dirimu. Lebih buruk atau lebih baik, mantan pasti punya alasan tepat, (dan berhasil melihat kelebihan yang kamu tidak miliki) yang membuat memilihnya. Ini juga artinya, kamu berhak mendapat seseorang yang lebih baik darinya juga.

9. Seseorang yang menikahinya

Sebelum marah atau cemburu pada seseorang yang menikah dengannya, sadarilah bahwa ia bisa menyelesaikan apa yang belum kamu selesaikan, ia punya kesempatan membahagiakan mantanmu, hal yang tidak bisa kamu berikan.

10. Jangan terburu-buru

Kamu tidak butuh menunjukan pembuktian apa pun padanya atau pada dunia. Buru-buru punya gandengan baru, menyusul menikah, tanpa memikirkan matang-matang hanya akan membuat luka baru.

11. Ada yang salah

Sebelum itu, lebih baik mengevaluasi apa yang membuat hubungan kamu dan mantanmu tidak berhasil. Misalkan, adakah kesalahan yang kamu perbuat? Jangan lakukan kesalahan itu lagi pada pasangan baru. Percayalah, selalu ada hikmah di balik apa yang terjadi.

12. Berterimakasih lah padanya

Berterima kasih-lah padanya, bagaimana pun, pendampingannya di masa lalu telah membuat kamu menjadi hebat hari ini. Seseorang yang datang ke hidup kita, pasti membawa sebuah perubahan pada diri, apalagi ia yang pernah dekat sekali dengan keseharian kita. Namun ini bukan berarti kamu harus mengucapkan langsung, texting dengannya, cukup berterimakasih dalam hati. Menjadi pribadi lebih baik juga, adalah bentuk terima kasih juga kok.

 

Editor: Fakhrul Azharie

Facebook Comments