Home > berita > Walau Belum Beroperasi, Ini 9 Alasan Mengapa BIJB Kertajati Dibanjiri Warga Majalengka

Walau Belum Beroperasi, Ini 9 Alasan Mengapa BIJB Kertajati Dibanjiri Warga Majalengka

besoksenin.co – Setelah mendatangkan Jokowi, Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati belum mau berhenti menjadi buah bibir. Kali ini kebijakan mereka yang membolehkan masyarakat memasuki area bandara tak lama setelah soft launching pada 24 Mei 2018.

Kebijakan itu rupanya disambut meriah dan menyedot perhatian masyarakat. Kalau kamu ikut datang, maka sebelum berhasil melihat megahnya bangunan bandara, kamu harus rela macet-macetan terlebih dahulu. Tanpa bertanya pun, kamu bakal tahu kalau ada beberapa pengunjung yang menggunakan bahasa dan logat berbeda.

Benar, mereka datang jauh-jauh dari luar kota ke Majalengka, hanya untuk melihat Bandara! Lalu, bagaimana semua itu bisa terjadi? Besoksenin.co memiliki 9 alasan berikut ini.

Menuju BIJB Kertajati
Angkot pun menuju BIJB Kertajati via @dharmaayunagari

 1. Momentum Bulan Puasa

Sedikit besar, Bulan Suci Ramadan memberi pengaruh pada faktor jumlah pengunjung yang datang. Ngabuburit. Biasanya kita kebingungan untuk mencari tempat ngabuburit dan kebetulan ada destinasi baru. Tentu saja, Kertajati masuk daftar pilihan tempat ngabuburit. Kalau bukan bulan puasa, mungkin orang yang datang tidaklah sebanyak ini.

2. Belum beroperasi

Walaupun sudah dibuka, Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati sebenarnya belum beroperasi efektif. Bagi sebagian orang berpikir aneh mengapa bandara ramai sebelum beroperasi? Mengapa orang datang? Seharusnya nanti saja, kan? Bagi masyarakat biasa, yang dirasakan justru sebaliknya, justru karena belum beroperasi, warga sekitar memanfaatkan adanya bandara untuk dikunjungi.

3. The power of ‘Yang pertama!’

Di kawasan Jakarta atau Bandung Bandara memang sudah ada, namun di Wilayah III Cirebon, ini benar-benar yang pertama, apalagi ditambah status mentereng ‘International’. Ditambah, yang pertama memang selalu saja berhasil mendapatkan perhatian. Pacar pertama, misalnya. Skip.

4. Bermimpi

Jika biasanya kita mendatangi suatu tempat untuk bernostalgia atas apa yang terjadi di masa lalu, maka ini adalah kebalikannya. Mereka datang untuk bermimpi! Menatap bangunan megah yang tinggi, dalam hati berkata, “Mungkin saat ini saya hanya dengan sebagai orang yang penasaran, namun suatu hari saya akan datang lagi untuk keliling dan menaklukkan dunia!” Whoa, let’s make our dreams come true, sobat bsco!

Baca juga: Tantangan Majalengka di Masa Depan dan yang Harus Kita Lakukan

5. Penasaran seperti apa bentuk Bandara

Sebagian di antara kita sudah tahu bandara, walaupun beberapa di antaranya hanya lewat, bukan untuk melakukan perjalanan. Namun, sebagian lainnya benar-benar asing dengan bandara, seperti apa bandara? Bagaimana bentuk rupanya? Apakah berbeda dengan terminal angkot atau stasiun kereta? Itulah pertanyaan mereka dan mereka bisa menjawabnya sekaligus dengan datang langsung ke bandara.

6. Majalengka dan pesawat

Selain yang penasaran dengan bentuk bandara, ada juga yang penasaran dengan bagaimana bentuk pesawat terbang. Pesawat terbang itu sebesar apa, sih? Bagaimana proses take off atau landing? Sayangnya, mereka tidak dapat memenuhi hasrat ini, sebab sebagian besar masyarakat hanya bisa menyentuh area parkir saja.

7. Indikasi Majalengka masih butuh lebih banyak wisata

Walaupun tidak akan berpengaruh terlalu besar, namun rasanya jika Majalengka memiliki wisata banyak, maka mengunjungi Bandara mungkin tidak akan menjadi satu-satunya tujuan, kan?

8. Jualan

Tentu saja, selalu ada peluang di antara kerumunan orang. Apalagi kebanyakan orang datang di waktu ngabuburit, sebagiannya lagi malah memilih berbuka di Kertajati. Mereka selalu ada ketika dibutuhkan, nggak kayak dia.

Banjiri BIJB Kertajati
Banjiri BIJB Kertajati sebelum benar beroperasi via @dharmaayunagari

9. Cari jodoh

Ada juga yang memanfaatkan momen ini untuk mencari jodoh, semakin banyak orang yang kita temui, semakin besar kemungkinannya, bukan?

Baca juga: Orang Majalengka adalah Calon Pasangan yang Bisa Diandalkan

Banyaknya yang berkunjung, gak selamanya akan baik. Misalnya dari kebersihan. Ke depan, kesadaran tentang menjaga tempat baru perlu ditingkatkan lagi, ya! Jika kita bukan orang sembarangan, jangan buang sampah sembarangan.

 

Editor: Fakhrul Azharie

Facebook Comments

About Fakhrul Azharie

ke sana ke mari membasmi kejahatan

Check Also

Pejabat ketika meninjau progress Bandara Internasional Kertajati

Tarik Ulur Penerbangan Haji di Bandara Internasional Kertajati

besoksenin.co – Jauh hari sebelum beroperasi, ada alasan mengapa pembangunan Bandara Internasional Kertajati dicanangkan agar …