9 Makanan Ini Akan Membuatmu Ingin Segera Pulang Ke Majalengka

Ada banyak hal yang membuat kamu ingin segera pulang ke Majalengka. Rasa rindu biasanya menjadi penyebab utama. Bisa rindu dengan orangtua, mantan, pacar, atau bahkan rindu mantan dan pacar sekaligus? *jangan ditiru ya*.

Terlepas dari alasan diatas, makanan adalah alasan lain mengapa kamu ingin segera pulang. Walaupun makanan Majalengka bisa ditemukan dimana-mana, menyantapnya di kampung halaman akan terasa lebih nikmat.

Beberapa Makanan bisa menjadi stimulus untuk kamu segera pulang. Misalnya, ketika merantau kamu dibawakan jalakotek oleh teman yang dari Majalengka, dalam hati kamu akan berkata,

“Duh jadi inget di Majalengka” sambil ngunyah jalakotek, taunya udah habis 20,

Atau mungkin ketika kamu lagi ngelamun, tiba-tiba terlintas pikiran dan berkata,

“Duh, pengen pulang ke Majalengka. Pengen Jalakotek”

Sebenarnya bukan hanya jalakotek, ada beberapa makanan lain yang bisa menjadi stimulus kamu untuk pulang, apa aja sih?

1. Opak ketan

opak ketan via masakandapurku

Opak mungkin sering kita jumpai di daerah lain selain Majalengka, apalagi kalau ke acara hajatan di kampung. Biasanya besek/berkat nya ada opak yang besar yang kadang dijadikan hihid alias kipas kalo gerah.

Tapi opak ketan berbeda dengan opak biasanya, karena opak ini terbuat dari ketan yang dijemur hingga kering kemudian dibakar diatas bara api cemburu, sehingga membuat opak ketan ini lebih gurih dan lebih enak karena opak ini tipis.

2. Jalakotek

Jalakotek via ask.fm

Banyak yang mengira jika gambar diatas adalah pastel, cireng isi, jalangkote Makassar, itu semua salah. Karena gambar diatas adalah jalakotek yang bentuknya memang mirip seperti pastel.

Jalakotek adalah camilan khas Majalengka yang berbahan dasar aci (tepung tapioka) yang didalamnya berisi potongan kecil tahu dan wortel, tapi sekarang udah banyak varian isi jalakotek. Soal rasa? Beuh, Nendang bosque!

3. Nasi Lengko

nasi lengko via makannikmat

Nasi lengko, bentuknya gak karuan. Ya, emang makanan sunda itu kebanyakan bentuknya gak karuan. Walaupun bentuknya gak karuan tapi, kalo soal rasa juara banget deh.

Nasi lengko tuh nasi putih dengan toping tempe goreng, tahu goreng, timun mentah ketiganya dipotong kecil-kecil, toge rebus, bawang goreng, terus ditaburi dengan peanut sauce alias bumbu kacang, kemudian ditambah kecap manis dan kerupuk. Nikmat lah pokoknya, topingnya pun lebih banyak daripada toping di menu pizza hut.

4. Kerupuk Melarat

kerupuk melarat via antaranews

Kerupuk melarat, dulu memang kerupuk ini adalah cemilan favorit masyarakat melarat. Tapi sekarang, kerupuk ini sudah menjadi cemilan semua lapisan masyarakat. Bahkan banyak yang menjadikan kerupuk melarat ini sebagai buah tangan untuk dibawa ke kota.

Dulu ketika kerupuk melarat jadi primadona, bagaikan kembang desa yang selalu dilirik pemuda kampung. Kerupuk ini selalu jadi cemilan kalo lagi ngumpul. Makan kerupuk melarat akan lebih nikmat kalo pake sambel oncom.

5. Gula Cakar

Guka cakar via jitunews

Sepintas, gambar diatas terlihat seperti jajanan pasar. Tapi kamu salah, itu adalah gula, itu gula cakar namanya. Gula cakar terbuat dari gula pasir yang direbus dan dicampur pewarna makanan kemudian diberi soda.

Nah, karena dikasih soda, bentuk gula nya gak padet kaya gula merah, gula nya berongga. Jadi kalo nyeduh kopi atau teh cukup masukan gula cakar 1 atau 2 butir dan dalam hitungan detik gula itu akan menghilang berubah menjadi rasa manis.

6. Gedong Gincu

via manggagedonggincu

Gedong gincu adalah buah khas dari Majalengka. Gedong gincu tuh buah apa? Gedong gincu tuh buah mangga. Mangga bahasa sundanya tuh gedong, istilah lain dari buah (Mangga = buah, gedong ). Jadi itu adalah buah mangga gincu, mangga yang berbentuk seperti apel dan berwarna kemerahan tidak merata.

7. Jaket melinjo

jaket via masakan.my.id

Jaket? Kayak jenis pakaian yah namanya. Jaket melinjo adalah makanan yang terbuat dari kulit melinjo. Saking kreatifnya masyarakat Majalengka, kulit melinjo yang biasanya dibuang bisa diubah jadi makanan lezat. Jaket biasanya dimasak dari kulit melinjo yang isi melinjonya dipake buat jadi emping.

8. Surabi

surabi via google.com

Surabi, siapa yang gak tau makanan yang sudah terkenal hingga ke seluruh pelosok negeri ini? Walaupun makanan bisa ditemukan dimana-mana. Tapi, menyantapnya di Majalengka akan jauh lebih nikmat. Apalagi jika menyantapnya saat hujan dan surabinya masih haneut. Beeeuh!! Nikmatnya gada dua apalagi tiga bosquee.

Sebenernya ada yang khas dari surabi di Majalengka, bukan cuma karena kenangannya, tapi karena penyajian surabi yang berbeda. Jika biasanya surabi disajikan hangat2 dengan toping yang beragam, di Leuwimunding ada menu sarapan yang berbeda, yaitu surabi polos dengan kuah sayur. Tapi sayang gak ada gambarnya ya. Jadi buat kalian yang pengen nyobain, dateng aja pagi-pagi ke Leuwimunding.

9. Kadu Sinapeul

Kadu sinapeul via cirebontrust

Kadu dalam bahasa Indonesia berarti durian. Kadu sinapeul adalah durian asli Majalengka, karena didapatkan dari salah satu wilayah Majalengka yaitu daerah Sinapeul-Sindangwangi. Kalau kamu pergi dari arah Majalengka menuju Kuningan atau Cirebon lewat jalur alternatif Rajagaluh – Sumber, maka sepanjang jalan kalian akan melihat banyak penjual durian asli Majalengka itu.

Rasanya mirip kayak janji mantan gitu, ada manis-manisnya, tapi kalau kebanyakan kamu bakalan pusing :D.

Kamu punya pendapat lain? silahkan di share di kolom komentar yaa 😀

 

Tulisan diatas adalah kiriman dari akun instagram @erikichwana dan di edit oleh editor besoksenin.co. Mau tulisan kamu dimuat juga? Kirim aja ke [email protected], Jangan lupa sertakan user Instagram kamu, yaa :D. (Erik)

 

Facebook Comments

Post Author: Riza D. Januar

Cowok yang pernah nolak cewek dengan alasan, "maaf aku terlalu ganteng buat kamu".

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.