Home > berita > Apa yang Salah dengan Mempercantik Bundaran yang Sudah Ada?

Apa yang Salah dengan Mempercantik Bundaran yang Sudah Ada?

besoksenin.co – Di tengah wabah covid-19 yang masih menghantui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melakukan renovasi empat bundaran yang ada di tengah kota.

Dilansir dari tintahijau, empat bundaran ini adalah bundaran Munjul di arah jl. Siti armilah, Bundaran Tonjong, Bundaran Munjul di arah jl. Pemuda, dan Bundaran di belakang Universitas Majalengka. Rencananya keempat bundaran itu akan dibuat menjadi taman pulau lalu lintas.

Namun, renovasi ini mendapat respon yang cukup wadaw dari netizen. Mereka mempertanyakan kebijakan tersebut dan terkesan kurang setuju.

Lho lho lho lho. Netizen ini, ya, suka begitu. Jempolnya pada nakal.

Begini-begini, bagi yang menganggap dana renovasi bundaran yang ada di tengah kota ini lebih baik dipergunakan untuk pembangunan di daerah lain agar merata, sebenarnya pemerintah sudah melakukannya, lho.

Contohnya, rencana pelebaran jembatan di Cikadongdong River Tubing yang dianggarkan setengah dari anggaran untuk merenovasi empat bundaran tersebut, yakni 2,6 Miliar. Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Majalengka Ruchyana kepada tribunjabar (30/01/2020),

“Tahun 2020 ini guna meningkatkan wisatawan ke River Tubing Cikadongdong, Pemkab Majalengka berencana melebarkan jembatan Cikadongdong dengan anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp 2,6 miliar,” ujarnya, lima bulan yang lalu.

baca juga : Hilda Septiani Butuh Bantuan Kita Agar Memiliki Lubang Anus Sebagaimana Mestinya

Satu kurang? Oke ditambah lagi nih.

Ada rencana pemerintah untuk membangun rumah sakit di Talaga, agar masyarakat Majalengka Selatan di tidak perlu jauh-jauh jika hendak berobat ketika sakit. Hal ini disampaikan oleh Bupati Majalengka, Bapak Karna Sobahi kepada radarcirebon (27/2/2020),

“Selain fokus revitalisasi beberapa kawasan ruang publik, kita juga sedang fokus juga pada pembangunan sarana bidang kesehatan, yaitu rumah sakit,” Ujarnya kepada radacirebon (27/2/2020).

“Kenapa kita mengambil di Talaga, karena untuk mempermudah jangkauan masyarakat yang berada di wilayah selatan,” terangnya

Tuh, cukup yak. kalau kurang yaa cari sendiri beritanya.

Apa, sob? Pembangunannya belum berjalan dan masih rencana? Lho lho lho lho.

Ya sabar, toh. Kebiasaan makan sarimi tanpa diseduh, nih. Pengennya yang instan instan aja. Membangun jembatan dan rumah sakit kan gak semudah main mobile legend. Perlu proses untuk mencapai hasil yang terbaik. Seperti kata pepatah, perlahan tapi tidak pasti.

Selanjutnya bagi yang menganggap apa pentingnya membangun bundaran. Lho lho lho lho, yang komentar ini sembarangan juga.

Begini, di tengah pandemi covid-19 yang entah kapan berakhirnya, masyarakat harus tetap bahagia. Biar gak stres mikirin terus corona. Salah satu kebahagian masyarakat Majalengka adalah bermain di Bundaran/taman. Lihat saja bundaran Munjul kalau sore atau weekend, selalu ramai.

Saking ramainya, sampai-sampai orang tidak menerapkan social distancing. Mungkin saja, Pemkab melihat ini sebagai hal yang perlu diatasi. Oleh karena itu, tercetuslah ide untuk merenovasi empat bundaran menjadi lebih cantik. Sehingga, orang orang tidakt terpusat di bundaran Munjul, bisa bundaran lainnya yang gak kalah bagus. Dan physical distancing pun bisa diterapkan.

Begitu, sob. Jadi, apa salahnya mempercantik bundaran yang sudah ada? Sah-sah saja, kan?

Facebook Comments

About Riza D. Januar

Cowok yang berwajah susah | Susah dilupain

Check Also

Joe Biden dan Macron Mau buka Bisnis di Majalengka? Eits, Tidak Semudah itu Ferguoso

Joe Biden buka bisnis di Majalengka? New York Times besoksenin.co – Sekarang, bahkan di tengah …