Home > rubrik > besokmakan > Bananeira: “Majalengka Butuh Lebih Banyak Hal Manis!”
Enaknya bananeira via Yulian Firmansyah

Bananeira: “Majalengka Butuh Lebih Banyak Hal Manis!”

besoksenin.co – Berbukalah dengan yang manis. Seringkali kita mendengar ungkapan itu, nah dalam tulisan kali ini izinkan kami memberikan alasan agar sobat bsco agar wajib mencoba Bananeira, Pisang yang manis sebagai menu Takjil, sebelum ramadan tahun ini berakhir.

Salah satu pilihan takjil via Yulian Firmansyah

Bananeira didirikan oleh duet Anggita Fauzyah dan Yulian Firmansyah yang sebelumnya memang sudah cukup matang di dunia Kuliner Majalengka. Mereka berdua berhasil memilih nama yang unik, tapi tetap mengandung filosofi yang dalam. “Selain mengingatkan pada musik, bananeira dalam bahasa latin artinya pohon pisang,” jawab Yulian, ketika kami menanyakan perihal nama.

Yulian dan Anggita mengatakan, bahwa awalnya mereka hanya memiliki konsep untuk menjual pisang, “Dari perjalanan kami berdua mengatahui, bahwa nyatanya menanam pisang menjadi sangat penting (di situasi sekarang). Saat ini, kami terus eksplorasi kualitas pisang lokal Majalengka dan Sumedang dengan teknik organik maupun alami.”

Nikmatnya bananeira via Yulian Firmansyah

Berbicara tentang latar belakang, Yulian dan Anggita mengaku bahwa sebagian besar kuliner Majalengka adalah kuliner pedas. “Kami ingin menetralisir dengan kuliner manis, karena kalau pedas terus nanti kalau kamu kepedesan gimana? Majalengka butuh lebih banyak hal manis seperti senyuman kamu!” tutur mereka berdua dengan nada bercanda.

Salah satu kelebihan Bananeira adalah dari segi kemasan, Anggita dan Yulian berhasil mem-branding produk mereka cocok sebagai jajanan millennials, bukan asal-asalan, sobat bsco pasti bisa merasa keren dengan jajan Bananeira. Selain itu, mereka menggunakan pisang lokal, yang tentu bisa membantu perekonomian Majalengka sendiri. Bahkan kerap kali mereka turun langsung ke petani Majalengka, walau pun kadang juga terpaksa menggunakan pisang biasa dari pasar. Dan yang paling penting, rasa. Kami sudah pernah mencobanya sendiri, jangan pernah mencoba Bananeira, kalau kamu tidak mau ketagihan. Rasa manis yang menempel di lidah juga terasa alami, dan bertahan lama, tidak seperti manisnya kenangan mantan.

Manisnya lebih dari kenangan mantan via Yulian Firmansyah

Anggita dan Yulian punya harapan agar kita generasi Majalengka doyan makan pisang, sehingga bisa memancing produk berbahan pisang lainnya juga. Mereka berdua juga ingin membuka cabang dalam waktu dekat, membuka bisnis berbahan pisang lainnya, dan tentu saja, bisa terus menutrisi dan membahagiakan millennials Majalengka selalu, dengan yang manis asli, bukan manisnya janji mantan.

Baca juga: 7 Makanan Bahan Utama Pisang Ini Dijamin Menggiurkan Untuk Dihidangkan Saat Berbuka Puasa, Yakin Nggak Ngiler?

Untuk kamu yang berniat memesan bisa datang langsung ke stand mereka, di samping kiri Indomaret Babakan Jawa. Whatsapp 081214405557, atau melalui ojek online. Kamu juga bisa stalking instagram @bananeira.id.

Sebagai penutup, owner Bananeira mengajak kita sebagai millennials Majalengka agar sadar terhadap potensi kota kita yang tumpah ruah, lalu bisa memanfaatkannya sebagai produk kreatif, mengolahnya sehingga memiliki nilai lebih. Apalagi hadirnya Bandara, kita tidak harus menunggu pekerjaan, tapi jika memungkinkan adalah menciptakan pekerjaan. “Hidup produk lokal Majalengka!” tutup mereka berdua.

Facebook Comments

About Tommi Pringadi

Making history

Check Also

Inilah 9 Makanan dan Minuman Yang hits Saat Ramadan

besoksenin.co – Beberapa jenis makanan dan minuman mendadak nge-hits saat Ramadan datang, meskipun diluar bulan …