Home > rubrik > besokkenalan > Bey’sbarbershop, Barber dengan Konsep Kafe Pertama di Majalengka

Bey’sbarbershop, Barber dengan Konsep Kafe Pertama di Majalengka

besoksenin.co – Saat pertama Bey’sbarbershop & Cafe diluncurkan, kebetulan saya diundang. Waktu itu, sudah penuh. Namun, entah bagaimana, waktu berjalan cepat hingga tiba pada giliran saya. Di barber lain, menunggu antrean ini tentu begitu menyiksa, tapi tidak di sini. Tau kenapa? Saat pertama masuk saja, saya sudah dibawa ke dalam ruangan sejuk ber-AC. Semua orang pasti benci menunggu antrean di ruangan panas, lembab, dan sempit. Kemudian saya menggunakan jaringan Wi-Fi yang tersedia di dalam: menonton YouTube, memutar Spotify, atau memainkan game online. Terlebih, semua itu dilakukan sambil menyeruput es coklat, juga mengunyah kentang goreng, yang sudah saya pesan sebelumnya. Di Bey’sbarbershop, harus antre ketika mau mencukur rambut, bukan lagi sebuah masalah. Inilah barber dengan konsep kafe pertama di kota ini. Dan, berkat ini, saya telah jatuh cinta pada jumpa pertama pada Bey’sbarbershop, Barber dengan Konsep Kafe Pertama di Majalengka.

“Sengaja memilih konsep barbershop & cafe, demi memudahkan dan memfasilitasi customers yang bosan dengan cukur rambut gitu-gitu aja. Kalau di kita yang menunggu atau habis dicukur bisa pesan minuman atau cemilan sambil menikmati suasana, kan?” seru Yogi Giantara, pengelola Bey’sbarbershop & Cafe. 

Kembali pada cerita, saat tiba giliran saya. Meskipun barberman sini semuanya asli Majalengka, namun mereka tampak profesional, dengan apron cokelat yang mempunyai banyak kantong. Ia tidak langsung menghajar rambut saya, melainkan terlebih dahulu membagi rambut saya, part-ing. Adegan awal ini persis seperti apa yang saya lihat di youtube milik studio-studio barber elite di Jakarta, yang kita mesti merogoh kocek ratusan ribu untuk satu kali cukur. Tapi,  Bey’sbarbershop menawarkan pengalaman ini hanya dengan 28 ribu? Proses yang lain masih sama dengan barbershop yang lain, tapi yang membedakan kip di sini transparan di bagian tengah, sehingga saya bisa multi-task: dicukur, sambil menonton Persib. Barbermannya juga asik dan bisa diajak diskusi, dari dirinya saya menjadi tau bahwa tipe rambut seperti saya tidak boleh terlalu sering shampoo, atau tentang cara menemukan pola alamiah rambut. 

Selesai menyaksikan sepasang goal oleh Geoffrey Castilion yang membawa Persib mengalahkan Melaka United, kebahagiaan saya bertambah ketika melihat rambut sudah rapi. Lalu saya dibawa ke kursi yang lain, untuk cuci rambut, handuk panas, hairtonic, pijat hingga pomade. Semua fasilitas ini didapatkan, hanya dengan menambah beberapa ribu di barber biasa. 

Selain cukur rambut, sobat  juga bisa coloring full atau highlight, hanya dengan 65 ribu rupiah saja. Mereka juga menyediakan pomade water based/ oil based dengan harga yang terjangkau. Bagi sobat yang tertarik, tinggal datang saja ke Bey’sbarbershop Cafe di jalan Makmur, sebatang Indomaret jalan Pahlawan. Datang saja langsung ke kasir, daftar nama, lalu kapster akan membuat sobat tampil beda. Jangan lupa tanyakan ke kapster potongan yang cocok dengan model rambut sobat, biar kapstes yang memberi solusi. Kunjungi juga instagram @beysbarbershopcafe, atau bisa booking lewat telepon 085624101378. 

Saat mau pulang, saya mendapatkan sebuah  kartu nama dan di stample. Yogi bilang, kalau sudah 6x cukur di sana, kartu nama bisa di tukar dengan free haircut. Kerennya, bagi sobat yang masih pelajar juga bisa mendapatkan full service hanya dengan 20 ribu rupiah saja. Woah!

“Semoga saja, dengan adanya kita, masyarakat Majalengka bisa menikmati pengalaman bercukur yang berkelas dan beda, tentu saja dengan harga yang terjangkau.” tutup Yogi. 

Facebook Comments

About Tommi Pringadi

Making history

Check Also

Jawaban dari 10 Pertanyaan tentang Seblak Ceker Naga, yang Sering Kamu Tanyakan

besoksenin.co – Beberapa hari yang lalu kami melakukan interview dengan Ivan, owner Seblak Ceker Naga …

WhatsApp chat