Buat Kalian, Kawan-kawanku yang Akan Berpisah Setelah UN. Selamat Tinggal untuk Sementara

Kalian tau konsekuensi pertama dari perjumpaan? Iya! Perpisahan. Jika perpisahan itu menyakitkan, aku udah mencoba bagaimana rasa sakitnya. Agar ketika perpisahan itu tiba, aku akan bisa berpura-pura seolah semuanya baik-baik aja.

Pagi di rumahku kali ini gak sedingin biasanya. Padahal aku bangun di pagi buta. Kejadian yang hampir sama ketika tiga tahun lalu. Namun, bukan untuk ngurusin perlengkapan ospek SMA, melainkan nyiapin perlengkapan untuk perpisahan kelas XII. Jas, dasi, kemeja, celana bahan, sepatu khusus, dan tentu parfum andalan. Oh, liatlah! Aku nampak dewasa pakai pakaian ini.

“Huaahhh, akhirnya!” Dalam hatiku sambil menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya sekaligus

Aku yang tergolong biasa, anak nakal, kebetulan nyangkut di SMA favorit, dan langganan mampir ke ruang BK, akhirnya lulus juga! Jadi, boro-boro bicara prestasi. Eh, ada! Seenggaknya prestasiku gak pernah terlambat seminggu tiga kali. Maksudnya maksimal dua kali. Gila memang!

Tapi tetap aku syukuri karena untuk lulus pun banyak perjuangannya.

Bayangin aja. Tugas dari tahun pertama kalau ditumpuk mungkin udah setinggi harapan. Begadang udah biasa. Ekstrakurikuler wajib yang buat membagi waktu jadi lebih sulit. Sakit-sakitan. Dirawat. Belum lagi nyangkut masalah percintaan yang abu-abu. Nikung, ditikung, sampe ketikung.

Aku yakin kalian berpikiran sama. Kita memang berjuang bersama hanya tiga tahun. Tapi bukan berarti persahabatan dan perjuangan kita hanya tiga tahun aja. Walaupun kita gak akan bercanda dan tertawa bersama lagi. Walaupun setelah ini mungkin kalian akan pergi menuju masa depan masing-masing. Ada yang ke Bandung, Surabaya, Semarang, Purwekerto, Yogyakarta, Jakarta, Bogor, dan di mana pun kalian, aku harap kenangan kita masih disimpan baik-baik.

Selalu kangen kalau lagi olahraga bareng 😀

Selamat tinggal untuk sementara, kawan.

Jujur, banyak kenangan yang gak bisa aku lupa yang nantinya aku rindukan. Juara lomba mading, jadi juara bertahan liga antarkelas, dihukum sekelas gegara kelas gak ada yang piket, ditagihin bundahara kelas, bersih-bersih kelas padahal sama aja kotornya, kerja kelompok padahal jajan bakso terus yang ngerjainnya cuman seorang, langganan kena razia rambut, praktikum kimia sambil mecahin thermometer, praktikum biologi sambil bedah hati mantan katak, jualan bareng, nonton di kelas kalau guru gak ada, ikutan pentas drama, buka puasa bersama, tiba-tiba rajin kalau ada kabar minggu depan ulangan, rajin juga ke tempat les di minggu-minggu jelang UN, lalu kita berdoa bersama menggantungkan harapan tinggi-tinggi, sampai akhirnya foto-foto untuk album kenangan sambil kehujanan.

Walaupun minggu depan ulangan, tetap bisa main 😀

Selamat tinggal untuk sementara, kawan.

Aku yakin kita pasti akan kembali ke sekolah dengan kebanggaan dan kesuksesan walaupun lewat jalan yang berbeda. Walaupun dulu kita pernah nakal, kita percaya suatu saat akan dihadapkan pada sesuatu yang serius. Kita buktikan kalau kenakalan kita dulu bukan karena kita nakal, melainkan karena kita belum dewasa dan akan berubah menjadi kesuksesan di masa depan.

Menang dan kalah memang biasyaaa. Kalau yang tetap bersama ketika suka dan duka, itu warbyasa 😀

Kalau waktu bisa diulang ke tahun pertama kita berjumpa, aku pengen tetap bersama kalian. Aku mau menjadi orang yang paling mengerti di antara kalian, ketika kalian malu-malu untuk memperkenalkan diri. Menjadi penghibur kalau kalian sedang sedih. Menjadi penyemangat buat menggapai cita-cita kalian. Menjadi penasihat kalau kalian kecanduan stalking online shop padahal gak dibeli. Namun sayang, waktu tetaplah waktu. Gak bisa berhenti bahkan diulang, dan aku tetap merepotkan.

Kangen liat suasana kelas :’D

Terimakasih aku ucapkan dengan penuh kebanggaan buat kalian semua!

Terimakasih buat guru-guruku yang ngajar dengan sabar.

Terimakasih almamaterku, SMA tercinta.

Akhirnya, selamat tinggal untuk sementara.

 

(Fakhrul Azharie)

 

Facebook Comments

Post Author: Fakhrul Azharie

ke sana ke mari membasmi kejahatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.