Cinta Memang Buta, Rela Menanam Ganja Untuk Pengobatan Istri Tercinta

Kalimat “Cinta Itu Buta” sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya diartikan ketika seseorang rela melakukan apa saja demi orang yang dicintainya. Tidak terkecuali menanam ganja.

Memiliki nama lengkap Fidelis Ari Sudartowo, pria asal Kalimantan Barat ini nekat menanam ganja demi mengobati istri tercinta, Yeni Riawati yang mengidap penyakit langka syringomelia, sebuah penyakit tumbuh kista pada sumsum tulang belakang. Memberikan ganja adalah pilihan terakhir bagi Fidelis, usaha dia untuk mengobati Yeni melalui usaha medis dan pengobatan alternatif tidak ada yang membuahkan hasil.

daun ganja via more-sky
Daun ganja via more-sky

Berbagai artikel dari luar negeri yang dia baca menyebutkan bahwa ekstrak ganja bisa menyembuhkan penyakit yang diderita sang istri. Walaupun tahu menanam ganja itu ilegal di Indonesia, Fidelis tidak gentar, yang penting sang istri sembuh.

“Setelah mencoba, ternyata memang ada nampak kesembuhannya, dari mulanya berhari-hari tidak mau tidur, begitu meminum ekstrak ganja ini sudah nyenyak tidurnya, dulunya tidak mau makan, ternyata nafsu makannya membaik, sebelumnya makan tidak mau, buang air tidak lancar,. Begitu juga luka di bagian tubuhnya sudah mulai kering. Dulunya tidak mau dibesuk, sekarang mau berbicara dengan orang. Niat adik saya, mulanya mau menyembuhkan, setelah fisiknya sembuh baru beran menjalani operasi.” Jelas Yohana, kakak kandung Fidelis, seperti dikutip dari Delik news.

Seperti penjelasan Yohana, setelah diobati dengan ekstrak ganja, keadaan Yeni mulai membaik! Keadaan tersebut membuat keluarga berharap Yeni segera dioperasi.

Sayangnya, harapan Fidelis untuk bisa kembali hidup bahagia bersama istri tercinta harus sirna. Dia ditangkap oleh pihak berwajib atas dugaan kepemilikan ganja.

Kenyataan memang tidak selamanya sesuai dengan yang diharapkan. Fidelis ditangkap pada 19 Februari 2017 di ruamahnya, bersama dengan adik dan pacar adiknya. Di dalam rumah, pihak berwajib menemukan 39 batang ganja dan lintingan, seperti dilansir kumparan.com.

Fidelis saat diperiksa via antara
Fidelis saat diperiksa via antaranews

Pada tanggal 25 Maret 2017, 32 hari sejak Fidelis masuk penjara, kabar duka menghampirinya. Yeni sang istri tercinta menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD M Th Djaman, Sanggau, Kalimantan Barat. Dugaan kuat penyebab kematian sang istri karena kondisinya semakin memburuk setelah tidak mendapat pengobatan lagi dari Fidelis yang masuk jeruji besi.

Momen haru saat Fidelis mengajarkan ketegaran kepada anaknya via songgolangit
Momen haru saat Fidelis mengajarkan ketegaran kepada anaknya via songgolangit

Polisi mengizinkan Ari untuk pulang dan melihat jenazah istri pada tanggal 27 Maret 2017. Melihat wanita yang selama ini dia perjuangkan walau harus melangggar hukum meninggalkan dia selama-lamanya, memang membuat Ari sedih, namun dia berusaha untuk tetap tegar. Apalagi disana ada anak semata wayangnya. Dia berusaha mengajarkan anaknya untuk tegar, walaupun ditinggal sang ibu dan ayahnya yang akan kembali masuk penjara.

Kasus seperti ini menimbulkan dilema. Dari sisi hukum, fakta bahwa ari menanam ganja jelas melanggar hukum yang ada. Namun dari sisi kemanusiaan, Ari menanam ganja hanya untuk mengobati sang istri tercinta, tidak dia kosumsi ataupun dijualnya. Kalau menurut pandangan sobat bsco gimana? (Riza)

Facebook Comments

Post Author: Riza D. Januar

Cowok yang pernah nolak cewek dengan alasan, "maaf aku terlalu ganteng buat kamu".

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.