Dilema Pendidikan Indonesia dan Apa yang Harus Kita Lakukan Sebagai Generasi Muda

besoksenin.co – Nilai pada ijazah mayoritas siswa di Indonesia kini hanya goresan tinta semata. Bagi kebanyakan orang, angka-angka itu lebih berharga untuk masa depannya dibandingkan pengetahuan atau skill yang seharusnya dia dapatkan dari proses pendidikan. Seolah-olah, suatu pendidikan ditempuh hanya untuk mendapatkan selembar ijazah semata, padahal tujuan pendidikan lebih dari itu.

Kebanyakan orang lebih mementingkan nilai via Pexels

Mungkin ada yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah ada batas nilai yang dirasa terlalu tinggi untuk dicapai siswa. Ini berdampak pada mental siswa yang menyebabkan mereka selalu berada dibawah tekanan ketika mengerjakan ujian mata pelajaran yang mereka tidak kuasai, sehingga mau tidak mau, agar bisa lulus ujian, siswa memilih untuk mencontek.

Batas nilai yang dirasa terlalu tinggi untuk dicapai siswa

Matematika memang susah, tapi lebih susah dapetin hati kamu via Pexels

“Ya mau gimana lagi? Kan aku gak suka mata pelajaran matematika, aku sukanya sama kamu Bahasa Inggris” masalah klasik, tapi penulis juga merasakan hal yang sama.  Ada yang salah dengan pemilihan mata pelajaran di Indonesia. Kita dituntut untuk menguasai belasan mata pelajaran sekaligus. Mana bisa? Coba tanya guru sejarah kalian, apa dia juga menguasai Fisika atau mata pelajaran lain? Mungkin hanya sekedar bisa, tapi tidak menguasai. Jadinya ini seperti mengumpulkan gajah, monyet, ikan, sapi, dan ayam untuk diajari cara memanjat pohon yang baik dan benar.

Jadinya ini seperti mengumpulkan gajah, monyet, ikan, sapi, dan ayam untuk diajari cara memanjat pohon yang baik dan benar.

Fokus dengan mata pelajaran favorit via Pexels

Dengan kebijakan pendidikan yang terlanjur seperti itu, hal terbaik yang harus dilakukan adalah fokus untuk mendapatkan skill dan pengetahuan yang luas dari mata pelajaran yang kalian kuasai. Bagaimana dengan mata pelajaran lain yang kita tidak dikuasai? Belajarlah seperlunya saja untuk mencapai batas nilai yang sudah ditentukan, kalau gabisa kan masih bisa remedial.

Fokus untuk mendapatkan skill dan pengetahuan yang luas dari mata pelajaran yang kalian kuasai

Lakukan apa yang kalian suka via Pexels

Tekunilah apa yang kalian suka. Jika kalian suka biologi, pelajari semua hal tentang itu. Bila dirasa perlu, cobalah untuk melakukan pembedahan organ tubuh para mantan siapa tahu pengetahuan biologi kalian jadi bertambah dengan melakukannya. Jika kalian suka Bahasa Inggris, pahami grammar-nya dan kuasai empat kemampuan dasar dari Bahasa Inggris. Jika kalian suka olahraga apapun, latihlah fisik dan skill kalian agar kelak dapat menjadi atlet yang dapat mengharumkan nama bangsa.

Tekunilah apa yang kalian suka

Quote via ericekidwell.com

Apapun yang kalian suka lakukanlah, fokus pada hal tersebut. Jadilah apa yang kalian inginkan agar kalian tidak terlalu stress dengan sistem pendidikan Indonesia yang sudah seperti ini. Seperti apa yang orang bijak katakan “Do what you love, love what you do”. Lakukan apa yang kalian suka dan sukai apa yang kalian lakukan karena kita akan meraih hasil maksimal jika kita melakukan hal yang kita sukai dengan sepenuh hati.

 

Editor : Riza D. Januar

Facebook Comments

Post Author: Wawan Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.