Home > berita > Gara-gara Musrembang Ruang Kosmik, Tiga Bule Ini Malah Ngabuburit di Jatiwangi

Gara-gara Musrembang Ruang Kosmik, Tiga Bule Ini Malah Ngabuburit di Jatiwangi

 

besoksenin.co – Sabtu (17 Juni 2017) Musrembang Ruang Kosmik volume 2 dilaksanakan. Memang, banyak sekali cara untuk mengisi waktu sambil menunggu berbuka puasa. Namun, anak-anak seantero Majalengka ini memiliki ide berbahaya dengan malah ngabuburit sambil bermusik di Desa Jatisura, Jatiwangi. Tidak hanya musik, acara bertajuk Musrembang ini juga memiliki kegiatan lain. Seperti namanya, Musyawarah, Rekreasi, dan Tembang. Kita juga bisa sambil berekreasi bagaimana caranya membuat suling tanah dan teh bawang, lalu dilanjutkan dengan musyawarah tentang perkembangan musik di Majalengka.

Acara ini dimulai pukul 16.00 sampai buka puasa. Menariknya, untuk membeli takjil semua kompak dengan memilih patungan. “Dengan begitu, kami bisa menjalin keakraban dari penonton atau pemain band. Pertukaran perkembangan, gagasan dan relasi,” tutur Ahmad Thian, penggagas Musrembang.

Ahmad Thian menuturkan, latar belakang mengapa ia memiliki ide membuat Ruang Kosmik ini, karena reruntuhan eks Pabrik Genteng, yang disebut Candi Kosmik ini memang sebuah tempat yang sangat menarik. Tentunya selain mencari cara untuk melakukan kegiatan ngababurit yang antimainstream, dan memiliki nilai.

“Harapannya sebenarnya pasti sama, kalau bicara khususnya Majalengka. Arus musik di kota kita bervariatif dengan genre masing-masing. Intinya kita sedang mengumpulkan band-band di Majalengka,” katanya.

Ahmad Thian dan kawan-kawan, menghadirkan Echoes Project di volume pertama, dan giliran The Cheese yang menghibur anak muda Majalengka di Ruang Kosmik volume 2. Rencananya, Ruang Kosmik ingin membuat acaranya lebih matang lagi, lebih menjadi pergaulan yang berisi. Dapat dipahami oleh pemula-pemula. Bagaimana caranya diikat dan mengikat. Karena untuk si band, menjadi dilirik oleh dunia luar. Minimal punya banyak teman yang diminta pengalamannya.

Baru volume dua, bahkan Musrembang sudah menarik perhatian tiga turis asing dari Belanda. Bule bernama Catharine, Ewand, dan Bibi itu terlihat ikut musyawarah dan bergabung dengan lainnya. Di bulan Ramadan ini, masih tersisa Ruang Kosmik satu volume lagi loh. Fix, jangan dilewatkan.

Facebook Comments

About Tommi Pringadi

Making history

Check Also

Generasi Idiot Majalengka

Generasi Idiot Majalengka besoksenin.co ­– 2015, saya memutuskan resign dari Kantor, meskipun kontrak kerja masih …

Tinggalkan Balasan