Jika Kamu Senang dengan Kemajuan Majalengka, Maka Aku Khawatir

Beberapa minggu yang lalu, kamu baru saja melihat tayangan televisi My Trip My Adventure yang mengambil tempat di kota kecil mantanku, Majalengka. Beberapa orang menanggapinya dengan serius dan berapi-api tapi aku yakin hanya sedikit saja yang merasa sedih seperti aku, atau bahkan tidak ada?

Tidak tanpa alasan kedatangan mereka sekaligus menegaskan kalau Majalengka merupakan daerah yang patut dipertimbangkan. Aku hanya sedih ketika pacarku ditikung Majalengka mulai dewasa. Artinya, perlahan kenanganku pada Majalengka mulai terkikis oleh gemerlapnya pembangunan dan pengembangan di mana-mana.

Tempat berkumpul yang sederhana, kini dihiasi cafe-cafe. Pergaulan, sikap, dan perilaku yang sederhana pun, kini dengan sedikit memaksa berdalih agar kekinian hanya sekadar memuaskan hasrat mengikuti arus yang entah dia tahu adil atau tidak.

httpswww-flickr-comphotossetdamajalengka3324169486

Foto: Setdamajalengka

Tidak menyalahkan, hanya saja secepat inikah Majalengka berubah? Rasanya baru kemarin aku bermain dengan teman-teman di Bunderan Munjul yang gersang dengan patung keluarga yang membawa domba bertanduk. Bukan menyesalkan juga, karena memang perkembangan itu sejatinya tak bisa ditahan. Tapi, sadarlah. Majalengka suatu saat tak akan menjadi Majalengka yang seperti kemarin atau tak seperti sekarang ketika kamu membaca ini.
Majalengka suatu saat tak akan menjadi Majalengka yang seperti kemarin atau tak seperti sekarang ketika kamu membaca ini.

img_20160506_162144

Dokumentasi Pribadi

Bagaimana orang-orang di luar angkasa sana menanggapi Majalengka sekarang, tidak seperti Majalengka yang dulu. Mulai banyak orang-orang yang sadar bahwa setidaknya Majalengka itu ada di Jawa Barat bukan di Sulawesi, Majalengka itu nama kabupaten, Majalengka itu bukan bagian dari Jatiwangi melainkan Jatiwangi bagian dari Majalengka, Majalengka itu terkenal akan wisata seperti curug bukan terkenal karena semboyan “Majalengka digoyang”!
Parahnya lagi, Bandarudara Internasional Jawa Barat akan dibangun di Majalengka. Akan bagaimana Majalengka suatu hari?

aerocity2

Foto: Condotelsyariah.com

Bukankah itu bagus? Bukankah itu akan mendatangkan keuntungan untuk kita, untuk warga? Bukankah kita harus mengiringi sesuai dengan perkembangan zaman? YA, memang begitu seharusnya. Lantas mengapa bersedih?

img_20160202_180332

Dokumentasi Pribadi

Jika kamu senang dengan kemajuan Majalengka, maka aku khawatir. Khawatir kamu larut dalam kesenanganmu sehingga lupa tentang apa yang seharusnya kamu berikan.

Tak ingin kota yang membesarkan mantanku ini berkembang tanpa orang pribuminya yang mengolahnya. Tanpa orang pribuminya yang menjaganya. Tanpa orang pribuminya yang berkontribusi di setiap denyut nadi sudut kota ini. Khawatir, jika suatu saat Majalengka ‘dirampas’ oleh orang lain.

Aku mungkin terlalu khawatir jika masyarakat Majalengka menanggapi kemajuan ini dengan alakadarnya.
Ah, mungkin ini perasaanku saja. Atau perasaanmu juga? heuheu

(Fazharie)

Facebook Comments

Post Author: Fakhrul Azharie

cowok yang waktu itu ngirim martabak ke rumah kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.