Home > rubrik > besokeling > Kamu Warga Majalengka? Jangan Mengangguk Kalau Tidak Tahu Wisata Ziarah Makam Pangeran Muhammad, Intip Sejarahnya Yuk!
gerbang makam
Gerbang makam Pangeran Muhammad via Winda Nurfitriani

Kamu Warga Majalengka? Jangan Mengangguk Kalau Tidak Tahu Wisata Ziarah Makam Pangeran Muhammad, Intip Sejarahnya Yuk!

besoksenin.co – Sebagian besar orang yang berziarah memiliki tujuan untuk mendoakan almarhum atau almarhumah, sedangkan arti berziarah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ialah berkunjung ke tempat yang dianggap keramat atau mulia (makam dan sebagainya) untuk berkirim doa. Namun kenyataannya tidak hanya itu saja, ada juga beberapa orang yang berziarah dengan tujuan untuk meminta kekayaan, meminta jodoh, dan dimudahkan segala urusannya. Terlepas dari itu semua, dengan ziarah setidaknya kita dapat mengingat kepada hari akhir.

Kalau kita ngomongin wisata ziarah, di Kabupaten Majalengka terdapat beberapa tempat wisata ziarah yang memiliki sejarah dan cerita budaya tersendiri. Diantara wisata ziarah yang terkenal ialah makam Pangeran Muhammad yang terletak di Kelurahan Cicurug Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka, sekitar 3 km dari pusat kota. Lokasinya mudah dijangkau, bisa dilalui roda dua dan juga roda empat, jalanan pun beraspal dan tidak terjal. Jadi buat kamu gak usah khawatir deh karena jalan ke lokasi ini sangat aman kok, cukuplah jalan cintamu saja yang terjal, berliku dan penuh rintangan.

komplek margatapa
Jalan menuju makam Pangeran Muhammad via Winda Nurfitriani

Berbicara mengenai sejarah, adakah sobat bsco yang belum mengenal sosok Pangeran Muhammad? Hmmm.. bahaya kalau sampai menggeleng-gelengkan kepala karena enggak tahu, tapi untuk yang sudah tahu kalian memang luar biasaaa.. Sobat bscoku tercinta, kamu sebagai warga Majalengka harus tahu sob! Ini penting, buat nambah informasi dan pengetahuan tentang sejarah kampung halamanmu. Takutnya ada yang nanyain masalah ini trus kamu salting alias salah tingkah karena enggak tahu apa-apa, dududuu.. apalagi kalo si doi yang nanyanya beuuugh.. mati kutu deh sob!

Pangeran Muhammad atau Pangeran Palakaran lahir pada tahun 1478, beliau merupakan anak dari Pangeran Panjunan dan Nyi Mas Matangsari. Nyi Mas Matangsari adalah putri dari Ki Ageng Japura yang tak lain ialah cucu dari Ki Amuk Murigil dan cicit dari Susul Tunggal yaitu Sang Maha Raja Sunda. Pangeran Muhammad ini merupakan salah satu pendiri Kabupaten Majalengka.

Menurut H. Iling, juru pelihara makam Pangeran Muhammad yang ditemui penulis di rumahnya, terjadi pergantian pimpinan di Cirebon pada tahun 1479, yaitu diangkatnya Sunan Gunung Jati sebagai Naradipa Pajajaran menggantikan Pangeran Cakraningrat, yang kemudian pengiriman upeti ke Galuh (Kerajaan Rajagaluh) diberhentikan, sehingga dengan kejadian itu menimbulkan kekecewaan bagi kerajaan hindu lainnya seperti Talaga dan Kuningan. Untuk mengantisipasi kejadian itu, Pangeran Muhammad beserta ayahnya ditugaskan oleh Sunan Gunung Jati, sahabat dari ayahnya, untuk menyebarkan ajaran agama islam di kawasan barat, ini merupakan benteng pertahanan apabila Kerajaan Talaga melakukan penyerangan. Pangeran Muhammad memiliki keahlian mendalang, berbekal kemampuannya tersebut beliau menyebarkan ajaran islam dengan cara mendalang dan beliau juga sering disebut pangeran Palakaran Dalang. Akhirnya Pangeran Muhammad menggantikan Ratu Nyi Rambut Kasih, seorang penguasa beragama hindu. Setelah beralihnya kekuasaan, banyak berdiri pesantren.

Pangeran Muhammad menikah pada tahun 1504 dengan seorang putri dari pemuka agama islam di Majalengka yang bernama Siti Armilah. Siti Armilah membantu suaminya menyebarkan ajaran agama islam di Majalengka pada saat itu, sehingga kawasan Majalengka ini lebih cepat dalam penyebaran agama islam dibandingkan dengan daerah lainnya. Di tahun 1505 Pangeran Muhammad dan Siti Armilah dikaruniai seorang putra bernama Pangeran Santri (Pangeran Kusumahdinata),

Pangeran Santri memiliki kecerdasan dan ketangkasan sehingga pada tahun 1530 mendirikan Kerajaan Sumedang dan menjadi Raja Sumedang Larang yang berlokasi di Dayeuh Luhur Sumedang. Pangeran Santri menikah dengan Ratu Pucuk Umun atau Dewi Setyasih, seorang putri dari Parung Gangsa, dari pernikahannya itu mereka mempunyai anak yang bernama Pangeran Angka Wijaya, yang terkenal juga dengan sebutan Geusan Ulun. Pangeran Geusan Ulun sempat menggantikan ayahnya pada tahun 1581.

Makam
Makam Pangeran Muhammad digembok, bisa menghubungi kuncen kalau ingin masuk berziarah via Winda Nurfitriani

Pada tahun 1546, Pangeran Muhammad meninggal. Beliau dimakamkan di sebuah lereng gunung, yang sekarang dikenal dengan Margatapa. Sedangkan istrinya, Siti Armilah dimakamkan di belakang Pendopo Kabupaten Majalengka, beliau dikenal dengan Mbah Badori.

Begitulah sejarah tentang Pangeran Muhammad. Selain diatas, ada juga sejarah Pangeran Muhammad berdasarkan cerita rakyat, ceritanya seperti ini, dahulu di wilayah Cirebon yang dipimpin oleh Sunan Gunung Jati, rakyatnya dilanda penyakit yang sulit untuk disembuhkan, setelah Sunan Gunung Jati mendapatkan petunjuk bahwa ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit yang diderita rakyatnya, yaitu buah maja. Pohon maja ini terdapat di Kerajaan Sindangkasih. Kerajaan ini secara geografis terletak di Majalengka.

Kerajaan Sindangkasih saat itu dipimpin oleh seorang ratu yang memiliki paras cantik, berambut panjang bernama Ratu Ayu Panvidagan atau lebih dikenal Nyi Rambut Kasih. Beliau beragama hindu yang sangat fanatik. Selain itu, beliau dikenal sebagai sosok ratu yang yang memerintah dengan penuh cinta, aman, damai dan selalu mementingkan kesejahteraan rakyatnya. Nyi Rambut Kasih memiliki kesaktian dan kecantikan yang tak ada bandingannya pada zamannya.

Kemudian Sunan Gunung Jati memerintahkan Pangeran Muhammad dan prajuritnya untuk menemui penguasa Kerajaan Sindangkasih, Nyi Rambut Kasih. Beliau diperintahkan untuk mencari buah maja yang bisa mengobati penyakit yang diderita rakyat Cirebon sekaligus untuk menyebarkan ajaran agama islam yang pada saat itu mayoritas beragama hindu. Kedatangan Pangeran Muhammad di kawasan Sindangkasih mendapatkan respons yang baik, banyak rakyat yang akhirnya memeluk agama islam. Kabar tersebut sampai ke telinga Nyi Rambut Kasih, sang ratu pun murka lalu memerintahkan prajurit-prajuritnya untuk menyelidiki kebenaran dari berita itu. Setelah diselidiki ternyata berita itu memang benar, sang ratu pun penasaran ingin mengetahui sosok yang membuat rakyatnya berpindah keyakinan.

Singkat cerita, Pangeran Muhammad datang ke Kerajaan Sindangkasih dan bertemu dengan Nyi Rambut Kasih. Nyi Rambut Kasih sangat terkesima melihat ketampanan yang dimiliki Pangeran Muhammad, dan sang ratu pun jatuh cinta. Kedatangan Pangeran Muhammad adalah ingin meminta buah maja untuk mengobati rakyatnya di Cirebon, selain itu Pangeran Muhammad mengajak Sang Ratu untuk memeluk agama islam, namun Sang Ratu menolak untuk berpindah keyakinan.

Ratu Nyi Rambut Kasih akan memberikan buah maja dengan syarat Pangeran Muhammad mau menikahinya. Pangeran Muhammad pun menyanggupi syarat tersebut asalkan Sang Ratu memeluk agama islam. Tetapi Sang Ratu menolaknya mentah-mentah, setelah itu terjadilah pertempuran. Saat pertempuran berlangsung, Sang Ratu hampir mengalami kekalahan. Semakin terdesak dengan keadaan, maka Sang Ratu menghilangkan diri, tidak hanya itu dengan kesaktian yang dimilikinya Sang Ratu memusnahkan semua pohon maja karena tak rela bila buah maja itu diambil oleh Pangeran Muhammad.

Melihat kejadian tersebut prajurit Pangeran Muhammad berkata majae langka, yang artinya buah majanya tidak ada. Hingga akhirnya kisah ini merupakan cerita rakyat mengenai asal usul nama Kabupaten Majalengka. Setelah kejadian tersebut, Pangeran Muhammad kembali lagi ke Cirebon dan memberitahukan bahwa buah maja menghilang tidak ada satu pun yang terisisa. Akan tetapi, Pangeran Muhammad kembali lagi ke Kerajaan Sindangkasih untuk mencari buah maja, namun tidak ditemukan. Kemudian mencoba menemui Nyi Rambut Kasih, namun beliau diperintahkan untuk bertapa di Margatapa, beliau bertapa disana dan kembali menyebarkan ajaran agama islam hingga ujung hayatnya.

komplek makam
Komplek makam Pangeran Muhammad via Winda Nurfitriani

Itulah sejarah mengenai Pangeran Muhammad, gimana nih sobat bsco? sekarang sudah nambah lagi pengetahuannya dong tentang sejarah Pangeran Muhammad yang merupakan salah satu pendiri Kabupaten Majalengka, hmmm… kurang lengkap rasanya kalau kamu hanya tahu sejarahnya saja, sobat bsco harus datang langsung ke Margatapa, yups disana kamu kamu bisa berwisata sekaligus berziarah ke makam Pangeran Muhammad. Asik lho tempatnya, adem, bikin sejuk hati dan pikiran, cocok buat ngabuburit. Tunggu apalagi, kuy ke Margatapa! Jangan lupa foto-foto yaaa, trus upload deh di medsos kalian, kasih hashtag juga biar makin hits!

Editor: Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Facebook Comments

About Winda Nurfitriani

Panggil aku Siren (Si keren)

Check Also

Mengenal dan Belajar Tentang Sejarah Majalengka? Grup Madjalengka Baheula (Grumala) Tempatnya!

besoksenin.co – Jika membicarakan sejarah, maka tidak lepas dari ungakapan “masa lalu adalah refleksi dari …

21 comments

  1. Cash On Delivery Stendra Medicine Cialis 2 5 Mg Effetti Collaterali Resultados De Propecia [url=http://cialviag.com]canadian cialis[/url] Cytotec 5 Mg Purchase Alli

  2. A round of applause for your article.Much thanks again. Awesome.

  3. Major thanks for the blog post.Really thank you! Keep writing.

  4. I cannot thank you enough for the article post. Really Great.

  5. Muchos Gracias for your post.Much thanks again. Really Great.

  6. Thank you for your blog post.Really looking forward to read more. Cool.

  7. Thank you for your blog article.Much thanks again. Cool.

  8. Major thanks for the blog post.Much thanks again. Great.

  9. Great, thanks for sharing this blog article.Really thank you! Awesome.

  10. Enjoyed every bit of your blog.Much thanks again. Cool.

  11. “I just could not leave your web site prior to suggesting that I actually enjoyed the standard information a person supply on your guests? Is going to be back steadily to check up on new posts”

  12. “I really enjoy the blog post.Much thanks again. Much obliged.”

  13. Muchos Gracias for your article. Awesome.

  14. “Thanks so much for the article post.Really looking forward to read more. Really Cool.”

  15. I really enjoy the blog post.Much thanks again.

  16. Thank you for your blog article.Really looking forward to read more. Really Cool.

  17. A round of applause for your article.Really looking forward to read more. Keep writing.

  18. I really like and appreciate your blog article. Cool.

  19. Thanks-a-mundo for the blog post.Really thank you! Much obliged.

  20. Very neat article.Thanks Again. Great.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat