Keindahan Alam Bakal Mampu Bikin Orang Belok Ke Majalengka?

Besoksenin.co – Apakah Majalengka hanya akan menjadi tempat transit, lalu konsumen melanjutkan perjalanan? Jika tidak, apa yang akan bikin orang mau singgah di kota kita? Ya, keindahan alam!

Sejak rampungnya jalan tol beberapa tahun lalu, hingga saat ini di detik-detik selesainya pembangunan BIJB, pertanyaan ini selalu diulang, baik itu di forum resmi, maupun di tempat ngopi.

Tentu, keindahan alam adalah jawaban yang paling populer. Bahkan saya mendengar sendiri dari tokoh pemerintahan dalam forum resmi, beliau menyebutkan menjadi kota wisata adalah jalan satu-satunya untuk kita.

Wisata di Majalengka

Sebenarnya saya sempat setuju dengan itu, karena berbicara tentang wisata, maka keperluan para pelancong itu menjadi kompleks, bukankah mereka butuh tempat tidur atau makan? Banyak sektor peluang yang bisa diisi masyarakat Majalengka. Di tempat lain, para fotografer selalu membagikan keindahan alam Majalengka di media sosial mereka, membuat semua orang makin larut dalam optimisme.

Ciboer Sindangwangi
Keindahan alam Majalengka di Ciboer Sindangwangi via besoksenin.co

Sebenarnya, kita masih terjebak dalam cara berpikir tertentu, sama seperti kebanyakan Kota/Kabupaten di Indonesia yang terlena dengan kekayaan sumber daya alam. Oleh sebab itu, diferensiasi yang berujung pada identitas tidak terjadi.

Baca juga: Melestarikan Kebudayaan Lokal Majalengka, Mulai dari Kita!

Bisa ditebak, nyaris semua Kota berlokasi di pesisir menjual keindahan laut, sementara Kota yang berlokasi di dataran tinggi akan menjual alam pegunungan. Sedangkan konsumen harus memutuskan pantai dan dataran tinggi mana yang harus mereka sambangi. Jawabannya sederhana sekali: konsumen akan mendatangi lokasi-lokasi yang memiliki infrastruktur memadai. Pertanyaannya adalah, apa insfrastruktur di tempat-tempat wisata Majalengka saat ini memadai? Sayangnya, cara berpikir ini juga digunakan pada investor, pengusaha, pekerja terlatih, pendatang, atau pun penyelenggara event.

Keindahan Majalengka memang bisa disebut sebagai keunggulan komparatif, akan tetapi itu tidak tidak serta merta membuat kota kita kompetitif.

Diferensiasi dengan Bali

Bagaimana dengan Bali? Ya, Bali memang memiliki alam yang indah, tapi kemajuan Bali saat ini ditopang modal sosial/kebudayaan yang kuat, dan terus berlangsung hingga saat ini, Pulau Dewata bisa berkembang dengan keunggulan kompetitif. Lalu, Singapura yang hanya memiliki letak strategis sebagai keunggualan komparatif. Kerja keras negara dalam membangun sumber daya manusia handal, sistem, dan tata kelola baik-lah yang melahirkan keunggulan kompetitif.

Seorang turis asal Prancis
Seorang turis asal Prancis sedang berfoto di Ciboer via besoksenin.co

Keindahan alam Majalengka sama sekali bukan jaminan, konsumen masih bisa memiliki banyak sekali alasan untuk memilih keindahan alam yang dijual oleh kota lain. Namun, itu bisa dijadikan sebuah modal. Kita perlu memperbaiki insfrastruktur, seperti jalan, kondisi lingkungan, bahkan sampai dengan sikap pemerintah setempat, warga, dan media massa. Masih banyak yang perlu dilakukan ya, dan sebaiknya kita bergerak sekarang juga!

Facebook Comments

Post Author: Tommi Pringadi

Seorang jomblo profesional yang bercita-cita bikin sunatan massal. I am not player, i am the game. :))