Kenalan dengan Writer’s Block, Musuh Termanis Bagi Para Penulis

besoksenin.co – Pernahkan sobat bsco mendengar kata Writer’s block, Blogger’s block, atau semacamnya? Bagi seorang penulis, bukan barang asing lagi jika sering mengalami apa yang dinamakan Writer’s block. Kondisi ini sangat menjengkelkan, apalagi ketika sedang dikejar deadline, kemudian mandeg ditengah jalan dan sulit sekali mengeluarkan gagasan.

Sangat menjengkelkan ketika sedang dikejar deadline, kemudian mandeg ditengah jalan dan sulit sekali mengeluarkan gagasan. via pexels

Banyak pemicu seorang penulis mengalami hal semacam ini. Contohnya saja, dalam novel fiksi Stephen King yang berjudul Bag of Bones. Mengangkat kisah seorang novelis yang terserang Writer’s block bertahun-tahun karena dipicu oleh kematian sang istri. Ia dengan gamblang bercerita tentang ketidakberdayaan tokoh tersebut terhadap serangan ini, sekan-akan dirinyalah yang sebenarnya mengalami hal tersebut.

Kita ulas sedikit tentang apa itu Writer’s block. Dilansir dari laman Wikipedia, Writer’s block adalah keadaan dimana seorang penulis tidak dapat menuangkan segala idenya kedalam tulisan. Pikiran menjadi buntu, otak terasa kaku, seolah ada yang menghalangi keluarnya gagasan. Tak ada satu pun kata, apalagi kalimat atau pun paragraf yang mampu dihasilkan oleh sang penulis.

Writer’s block adalah keadaan dimana seorang penulis tidak dapat menuangkan segala idenya kedalam tulisan.

Jika kamu tidak ingin terserang Writer’s block, kamu harus rajin-rajin mengembangkan tulisanmu. Karena, pada hakekatnya agar seorang penulis tidak mengalami kebuntuan, ia harus terus menulis. Lalu belajar membuat kerangka tulisan. Agar, ketika penulis tetiba blank, ia bisa “nyontek” dari kerangka tulisan yang sudah dibuat.

Belajar membuat kerangka tulisan. Agar, ketika penulis tetiba blank, ia bisa “nyontek” dari kerangka tulisan yang sudah dibuat via stocksnap

Ada juga yang dinamakan Tendem Writing atau membuat dua tema dalam satu waktu. Menulis dengan tema yang sama, lama-kelamaan akan membuat penulis bosan. Tendem Writing ini dapat dijadikan solusi untuk mengatasi kebosanan. Bila sudah “buntu” dengan tema yang satu, ganti dengan tema menulis yang lain. Keuntungannya yaitu dalam satu waktu kita dapat menghasilkan dua tulisan sekaligus.

Lantas, bagaimana cara mengobatinya jika kamu terserang Writer’s block? Jika kendalanya adalah rasa malas, maka kamu hanya perlu memotivasi diri atau bahkan sampai memaksakan diri untuk menulis. Jika tulisannya kurang bagus, biarlah. Tulisan kurang bagus lebih baik daripada tidak ada tulisan sama sekali.

Karena, tulisan kurang bagus lebih baik daripada tidak ada tulisan sama sekali.

Tetapi, jika kendalanya entah kenapa, entah harus bagaimana, yang pasti sudah benar-benar buntu. Lebih baik tinggalkan dahulu, jika dipaksakan nanti akhirnya malah kolaps. Kita tinggalkan dahulu layar putih dihadapan kita, kemudian mencari inspirasi diluar sana. Dengan membaca buku misalnya, atau sengaja berjalan-jalan mencari suasana baru agar ide-idemu yang tadinya mandeg didalam, keluar dengan sendirinya.

Editor: Kuntum Mutia Umami

Elvira Mentari A

Ditulis oleh Elvira Mentari A

A girl who lives among the words.

Lihat profil lengkap