Home > rubrik > besokeling > Kepada Bupati Majalengka Selanjutnya: Kami Ingin Berkolaborasi, bukan Terus Berfriksi

Kepada Bupati Majalengka Selanjutnya: Kami Ingin Berkolaborasi, bukan Terus Berfriksi

besoksenin.co – Perhelatan pemilihan kepala daerah telah selesai. Warga Majalengka memilih, menaruh kepercayaan, dan berharap ada sebuah kebijakan yang mempengaruhi masa depan Majalengka lebih baik.

Menariknya lagi di Pilkada hari ini, para milenial yang berusia 17 tahun yang lahir tahun 2000 mengikuti pengalaman memilih pertama mereka. Milenial hari ini, sudah seharusnya menjadi pasar bagi para pemimpin untuk didengar suaranya.

Siapapun pemimpinnya, ada sebuah harapan sederhana dari suara milenial Majalengka.

Kepada Bupati Majalengka selanjutnya

Berbeda zaman, harus berbeda cara bekerja, dan berbeda pula cara melayani. Pesatnya teknologi dan informasi di media sosial, menjadi wadah yang tak terbendung untuk menyampaikan aspirasi, ekspresi, pusat informasi, bahkan untuk berkolaborasi.

Berbeda zaman, harus berbeda cara bekerja, dan berbeda pula cara melayani

Milenial Majalengka
Milenial Majalengka via @officialmipalima

Namun ternyata, milenial di media sosial lebih suka lempar opini, tanpa adanya solusi yang begitu berarti. Hal ini menunjukkan bahwa milenial sebenarnya ingin berkolaborasi namun akan berfriksi jika tak diwadahi.

milenial sebenarnya ingin berkolaborasi

Senang sekali membayangkan jika Bupati selanjutnya mengerti, bahwa ada jiwa-jiwa milenial yang berapi-api. Bahwa ada anak muda yang ingin berkolaborasi, bukan anak muda yang saling lempar opini.

Maka, dengan senang hati pula Bupati selanjutnya berubah cara berpikir dan berinovasi.

Memberi kesempatan dan kepercayaan kepada anak muda untuk bertukar ide dan gagasan. Memberi ruang diskusi dengan medium tatap langsung. Hingga akhirnya kita bersama melukis mimpi, memunculkan solusi, dan kita berkolaborasi untuk Majalengka di kemudian hari.

Memberi kesempatan dan kepercayaan kepada anak muda untuk bertukar ide dan gagasan

Suara milenial juga perlu didengar
Suara milenial juga perlu didengar via @syifaujiahs17

Baca juga: Kepada Bupati Majalengka Selanjutnya, Semoga Anda Cinta Olahraga

Karena ketika Bupati tak memperhatikan anak muda, bukankah baik buruknya Majalengka ke depan bergantung pada regenerasinya?

Kita tak bisa terus berbicara tentang pembangunan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lainnya dengan cara lama. Karena kami meyakini, akan ada masanya kami memimpin Majalengka dan harus ada masanya anak muda diperhatikan suaranya.

Jika benar pemerintah akan bersama suara rakyat, maka sudah seharusnya zaman sekarang pemerintah pun bersama suara anak muda.

Facebook Comments

About Fakhrul Azharie

ke sana ke mari membasmi kejahatan

Check Also

lomba menghias gapura

Sambut HUT RI dan Asian Games, Kominfo Selenggarakan Lomba Sarat Makna

besoksenin.co – Tahun 1962, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Asian Games untuk kali pertama. Waktu …