Home > rubrik > besokbaper > Ketika Majalengka Memanggilmu, Pulanglah

Ketika Majalengka Memanggilmu, Pulanglah

besoksenin.co – Kau tahu, Majalengka kini layaknya seorang dara yang tengah menjadi primadona. Banyak sekali pihak yang tengah meliriknya. Terlebih ketika Bandara Internasional Jawa Barat secara resmi sudah diresmikan oleh orang nomor satu di Indonesia beberapa hari yang lalu. Majalengka yang semula tak pernah jadi bahan perbincangan, namanya tiba-tiba melejit ke permukaan.

Bersabarlah, sebagai orang Majalengka aku tahu rasanya. Terlebih saat orang mengira Majalengka ada di Bandung, sebab dalam benaknya Majalengka gabungan antara Majalaya dan Cicalengka. Miris rasanya.

Pulang ke Majalengka via @besokseninco
Pulang ke Majalengka via @besokseninco

Teruntuk kamu yang tengah merantau, pulanglah

Ada satu hal yang perlu kau tahu dari kondisi Majalengka saat ini. Majalengka memang terlihat tengah berkembang dengan pesat. Namun layaknya remaja, dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, ia butuh dukungan serta kontribusi warganya. Sebagai warga asli, kau tak ingin, kan, jika tanahmu harus dikuasai asing?

Sebagai orang yang lahir di tanah Majalengka, kau tak mau, kan, jika pendatang menjadi tuan di tanahmu sendiri, sedangkan kau sebagai pemilik tanah hanya menjadi budak pendatang. Aku tahu, jauh dari lubuk hatimu yang terdalam jelas kau tak mau itu terjadi. Ah, siapa pula yang mau jadi budak? Terlebih jika harus jadi budak di tanahnya sendiri.

Tanah Majalengka via @hamdananugrah27
Tanah Majalengka via @hamdananugrah27

Teruntuk anak rantau Majalengka, pulanglah

Di mana pun kini kau berada, di kota apapun kau tengah merantau saat ini, perlu kau catat dan ingat, Majalengka tengah menunggu kontribusimu sebagai anak daerah. Majalengka memanggilmu, ia butuh kamu untuk membenahi kotanya. Majalengka memanggilmu, ia butuh anak daerah yang berkarya di kotanya.

Bukan hanya itu, di tahun politik ini, Majalengka juga memanggilmu untuk memilih pemimpin amanah yang akan memimpin Majalengka untuk lima tahun ke depan.

Ketika Majalengka memanggilmu, ia berarti tengah membutuhkanmu. Andai Majalengka mampu bicara, ia pasti sudah berkata “Pulanglah! D isini, aku senantiasa menunggumu untuk pulang”.

Facebook Comments

About Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Aku adalah sepenggal diksi yang siap kau jadikan puisi.

Check Also

Pejabat ketika meninjau progress Bandara Internasional Kertajati

Tarik Ulur Penerbangan Haji di Bandara Internasional Kertajati

besoksenin.co – Jauh hari sebelum beroperasi, ada alasan mengapa pembangunan Bandara Internasional Kertajati dicanangkan agar …