Kita Hanya Teman Tetapi Lebih Dari Sekedar Teman, Bahkan Seperti Sepasang Kekasih

besoksenin.co – Kita adalah dua orang teman yang memilih status hanya sekedar teman walau sebenarnya lebih dari sekedar teman. Banyak orang mengira kita adalah sepasang kekasih, padahal nyatanya kita bukan sepasang kekasih, di sini kita hanya teman.

Banyak orang mengira kita adalah sepasang kekasih, padahal nyatanya kita bukan sepasang kekasih, di sini kita hanya teman.

Benar kata orang, ketika dua orang lawan jenis menjadi teman dekat tak mungkin hubungan itu murni hanya sekedar teman. Begitu pun dengan kisah pertemanan kita. Berawal dari sebuah pertemuan, kita saling berkenalan. Lalu berteman, hingga akhirnya kita menjadi teman dekat. Bahkan teman yang benar-benar dekat saat kita berada di penghujung putih abu.

 

Kita hanya teman bukan sepasang kekasih via @teman.tapi.menikah.movie
Kita hanya teman bukan sepasang kekasih via @teman.tapi.menikah.movie

Bagaimana tidak dekat?

Pagi-pagi kau menjemputku untuk pergi sekolah dengan motor kesayanganmu yang menemani kita bercerita di sepanjang perjalanan. Sesampainya di sekolah, kita berjalan bersama dari parkiran hingga ruang kelas karena kita satu kelas, dan bangkumu tepat di belakangku. Saat istirahat tiba, kita pergi ke kantin bersama entah itu untuk sekedar jajan atau membuka bekal yang kita bawa.

Di saat ada pelajaran kosong karena guru tak masuk kelas, kita memilih untuk mengobrol atau pergi ke perpustakaan, hanya sekedar membaca buku disana lalu kita saling bertukar fikiran dan pemahaman. Saat bel pulang sekolah berbunyi, bukannya pulang kita justru pergi ke tempat bimbel untuk mendapat pembelajaran tambahan dari guru bimbel disana. Pulang bimbel kita kembali pulang bersama dengan motor kesayanganmu. Di perjalanan pulang, sesekali kita berhenti hanya untuk mencicipi kuliner pinggir jalan yang menjadi favorit kita di kota ini. Menu yang sama yang tak pernah bosan untuk kita cicipi.

aku, kamu, dan motor kesayanganmu via @film.dilan1990
aku, kamu, dan motor kesayanganmu via @film.dilan1990

Senja adalah waktu yang selalu kita nantikan. Tak heran, saat senja datang dengan sempurna, kita pergi ke atas bukit yang ada di kota ini hanya untuk sekedar menikmati senja bersama karena aku suka senja dan seenaknya kau ikut-ikut aku suka senja.

Selain suka senja, kita juga memiliki hobi yang sama, sama-sama suka traveling. Maka tak heran, di saat libur tiba kita selalu mengagendakan untuk pergi ke tempat wisata untuk sekedar melepas penat dan mengabadikan kenangan disana, dan lagi-lagi kita pergi dengan motor kesayanganmu. Entah sudah berapa tempat wisata dan entah sudah berapa kota yang kita kunjungi bersama. Kita memang sering menghabiskan waktu bersama, dan anehnya kita tak pernah bosan untuk terus bersama.

Tak pernah bosan untuk selalu bersamamu via pexels
Tak pernah bosan untuk selalu bersamamu via pexels

Tak heran, banyak orang mengira kita adalah sepasang kekasih karena memang kedekatan kita seperti seorang kekasih walau nyatanya kita bukan sepasang kekasih. Kita hanya teman tetapi melebihi sekedar teman.

Baca juga: Untukmu Sahabatku, Maafkan Aku Menyimpan Perasaan Lebih Dari Sekedar Teman

Semakin hari, perasaan itu terus tumbuh. Semakin hari pula, aku terus mencoba untuk terus membunuh perasaan itu. Sebab ku tahu tak seharusnya ia tumbuh, bahkan tak seharusnya ia ada diantara kita. Namun apa daya, kita tak bisa mengelak. Kita hanya bisa meredam hingga akhirnya perasaan itu hilang dengan sendirinya seiring hadirnya jarak di antara kita sebab kita tak lagi ditakdirkan berada di dalam ruang yang sama.

Semakin hari, perasaan itu terus tumbuh. Semakin hari pula, aku terus mencoba untuk terus membunuh perasaan itu.

Facebook Comments

Post Author: Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Aku adalah sepenggal diksi yang siap kau jadikan puisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.