Lebaran Tinggal Menghitung Hari, Kapan Kamu Akan Pulang?

besoksenin.co – Ramadan sebentar lagi akan pamit pulang. Sebelum lebaran tiba, tidakkah kamu ingin pulang ke rumah lebih dulu? Lebaran tinggal menghitung hari, kapan kamu akan pulang? Bukankah merayakan Hari Kemenangan bersama orang tersayang itu lebih membahagiakan? Sehingga tidak heran banyak sekali orang yang meluangkan waktu untuk pulang demi merayakan hari kemenangan dengan kesayangan.

Sekalipun harus menempuh jarak puluhan bahkan ratusan kilometer dengan kemacetan.

Pulang Lebaran,

Tidak rindukah kamu dengan kampung halaman? Tidak rindukah kamu dengan tanah kelahiran? Tidak rindukah kamu dengan rumah orangtuamu? Tidak rindukah kamu dengan sanak keluarga, juga orang-orang yang kamu sayang di kampung halaman? Tidak rindukah kamu dengan pulang yang membawamu pada banyak nostalgia di rumah kenangan?

lebaran ke majalengka
Majalengka menunggumu pulang via @besokseninco

Lebaran

Terlebih ada masakan ibu yang senantiasa bisa menjelaskan mengapa harus pulang. Ada opor ayam, ketupat, juga daging khas masakan ibu tersaji di meja saat lebaran tiba. Tidakkah kamu rindu untuk mencicipinya sebelum pergi salat Idul Fitri ? Atau hanya aku yang merindukannya. Ah, tidak. Semua anak pasti merindukan masakan ibunya.

Semua anak pasti merindukan masakan ibunya

Baca juga: Ketika Majalengka Memanggilmu, Pulanglah

Sebab sejauh apapun pergi, masakan ibu senantiasa dirindukan. Sejauh apapun pergi, ibu senantiasa menantikan kepulangan anak-anaknya. Dan Sejauh apapun pergi, rumah adalah tempat terbaik untuk pulang.

sejauh apapun pergi, masakan ibu senantiasa dirindukan. Sejauh apapun pergi, ibu senantiasa menantikan kepulangan anak-anaknya

Teruntuk kamu yang belum pulang,

lebaran
Pulanglah via @mridwanhidayat

Selagi ada waktu untuk pulang, kenapa kamu tidak pulang? Selagi kamu bisa pulang, kenapa tidak kamu lakukan? Lebaran tinggal menghitung hari, kapan kamu akan pulang? Rumah akan selalu menunggumu pulang. Mengobati virus rindu yang diam-diam menyerangmu saat kamu masih di tanah rantau.

Rumah akan selalu menunggumu pulang. Mengobati virus rindu yang diam-diam menyerangmu

Majalengka menunggumu untuk pulang. Menunggu untuk menemanimu bernostalgia dengan kenangan yang tertinggal di setiap sudut kotanya. Sudah siapkah kamu untuk pulang?

 

Editor: Fakhrul Azharie

Facebook Comments

Post Author: Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Aku adalah sepenggal diksi yang siap kau jadikan puisi.