Melihat Bidadari Turun ke Bumi di Curug Sawer Argalingga

 

Tanah seribu mantan Curug

besoksenin.co – Itulah judul sebuah acara jalan-jalan salah satu televisi ketika berkunjung ke Majalengka. Julukan itu memang bukan isapan jempol semata, meskipun tidak genap seribu, jumlah Curug yang ada di Majalengka memang banyak, sebanyak warganya yang masih jomblo.

Dari sekian banyak Curug, salah satu yang sedang naik daun adalah Curug Sawer di Argalingga, Kecamatan Argapura. Saking indahnya, bukan hanya manusia yang datang kesana, bidadari juga loh. Kok bisa? Baca artikel ini sampai akhir yaa!

Curug sawer sebenarnya memiliki tiga Curug yang berbeda. Lokasi yang pertama berada di atas dan akses jalannya baru dibuka, Curug ini dinamakan Curug sawer 1 atau Curug Santang. Ketinggian Curug Santang sekitar 3-4 meter dan ada kolam dengan kedalaman sekitar 1,4 meter.

Curug sawer sebenarnya memiliki tiga Curug yang berbeda

Curug Santang via @akang_endang

Curug kedua yaitu Curug Sawer yang besar. Ketinggiannya sekitar 10 meter, namun berbeda dengan Curug Sawer satu, disini tidak ada kolam untuk berenang. Jika musim hujan, debit air akan lebih besar dan melebar dari posisi air terjunnya, dengan tetap menampilkan ciri khas airnya seperti di-sawerkeun, karena hembusan angin yang kencang. Disarankan untuk membawa jas hujan dan pasangan, siapa tahu disana kedinginan. Tapi, pasangan yang halal yaaa, omat!

Disarankan untuk membawa jas hujan dan pasangan, siapa tahu disana kedinginan. Tapi, pasangan yang halal yaaa, omat!

Curug Sawer ketika debit air sedang banyak via @akang_endang

Saat musim kemarau dan cuacanya cerah, coba datang sekitar pukul 14.00 sampai 16.00. Jika beruntung, sobat bsco bisa melihat pelangi. Menurut dongeng, pelangi merupakan tanda bidadari turun dari khayangan ke bumi. Bentuk pelangi yang melengkung dan menyerupai sebuah jembatan dianggap sebagai jalan mereka dari khayangan ke bumi. Tapi, ini hanyalah sebuah dongeng semata yaa sob! jangan percaya begitu saja, yang jelas pemandangan ketika muncul pelangi begitu aduhai menyerupai bidadari.

Saat musim kemarau dan cuacanya cerah, coba datang sekitar pukul 14.00 sampai 16.00. Jika beruntung, sobat bsco bisa melihat pelangi.

Melihat bidadari di Curug Sawer Argalingga via @akang_endang

Sedangkan curug Sawer yang ketiga berada di bawah Curug Sawer yang besar. Namun belum ada akses jalan kesana.

Perjalanan dari Majalengka ke Curug Sawer bisa ditempuh sekitar 45 menit dengan naik motor, 60 menit menggunakan mobil, 1 hari bila menggunakan odong-odong *skip*. Jalur yang bisa ditempuh dari pusat kota Majalengka yaitu melalui Bundaran Cigasong belok kanan menuju arah Maja hingga Terminal Maja. Dari Terminal Maja belok kiri menuju arah Argalingga atau Curug Apuy.

Lokasi Curug Sawer tidak jauh dari bumi perkemahan Cipanten Argalingga atau dikenal juga hutan pinus. Jalan menuju Curug Sawer bisa mengambil arah dari bangunan SD yang berhadapam dengan gapura Buper Cipaten ke arah barat. Jarak dari SD menuju pos penjagaan curug sawer sekitar 1,5 km.

Selama perjalanan, sobat bsco harus berhati-hati karena kondisi jalan yang sebagian tanah gembur dan batu-batu agak berserakan. Selain itu, jalan relatif sempit karena melewati lahan pertanian penduduk, terutama bagi sobat bsco yang membawa mobil.

Jangan lupa untuk mempersiapkan bekal makanan dan minuman yaa sob, karena setelah sampai di pos penjagaan kamu harus berjalan untuk mencapai lokasi Curug. Kecuali kamu bawa pacar, terus dia mau gendong *kalau ada yang mau, nikahin!* Jarak dari pos penjagaan hingga Curug Santang kurang lebih 300 meter, sedangkan Curug Sawer 2 sekitar 500 meter. Persiapkan juga uang 5000 rupiah yaa, untuk parkir dan tiket masuk.

Perjalanannya lumayan melelahkan, selain itu track yang harus dilalui tidak semulus wajah mantan kamu yang perawatan sehari 12 kali. Harap berhati-hati karena banyak ranting dan tanaman liar, apalagi jika sebelumnya hujan, tanah akan licin. Lebih baik jika menggunakan sendal atau sepatu gunung, jangan coba-coba menggunakan sepatu heels yaa, omat!

Tapi tenang saja, perjuangan kamu akan terbayar lunas jika sudah sampai di Curug Sawer. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan yaa, kalau menjaga lingkungan aja gak bisa, apalagi menjaga pasangan, betul tidak?

 

Editor : Riza D. Januar

Artikel ini merupakan kiriman dari Endang Mu'min

Freelance Fotografer

Kamu juga bisa mengirim tulisan kamu ke email redaksi@besoksenin.co