Home > rubrik > besokeling > Mending Kerja Gaji 4 Juta di Majalengka, atau 2 Juta di Majalengka?

Mending Kerja Gaji 4 Juta di Majalengka, atau 2 Juta di Majalengka?

besoksenin.co – Judul ini adalah sebuah pertanyaan yang admin besoksenin.co lontarkan kepada followersnya di Instagram beberapa waktu yang lalu. Beragam tanggapan dibagikan lewat instastory. Ada yang serius, ada yang becanda. yah namanya netizen pasti ada-ada aja.

Mending 4 juta di luar kota, biar bisa ngerasain rindu kampung halaman.”

2 Juta dilembur. Karena kalau di luar kota nanti gak ada yang ngajak mamah maen tiktok.

Mending instal binomo wae, min.

Komentar pertama adalah orang yang ingin merantau, yang kedua adalah yang ingin di Majalengka, sedangkan komentar ketiga adalah yang ingin saya sleding.

Kalau menurut saya, sama aja. Tergantung kita bersyukur dan ingin menjalani hidup seperti apa. Jika mau mencari pengalaman yang lebih cobalah pergi dan bekerja di luar kota. Jauh dari keluarga membuat kita mau gak mau harus lebih survive.  Sedangkan jika ingin dekat dengan keluarga, bekerjalah di Majalengka.

Yang bilang mending di luar kota karena secara angka lebih besar pendapatannya ketimbang di Majalengka, menurut saya pernyataan ini bisa salah, bisa juga benar. Salah jika di kota kamu ikut-ikutan gaya hidup di sana dan menjadi boros. Benar jika kamu pandai menhitung uang dan menyetop pengeluaran.

Mari kita simulasi perhitungan secara matematika. Pendapatan 4 juta dikurangi uang kontrakan 600 ribu, hasilnya 3,4 juta. Uang untuk makan satu kali 10 ribu, dalam sehari makan tiga kali 30 ribu, dalam sebulan 900 ribu, 3,4 juta – 900 ribu, hasilnya 2,5 juta. Untuk beli kuota dan pulsa, satu bulan 100 ribu, sisa 2,4 juta. Uang transportasi, entah itu bensin atau naik kendaraan umum anggap sebulan 100 ribu, sisa 2,3 juta.

Sudah selesai? belum.

Uang untuk beli galon di kamar, tisu, sabun, pasta gigi, dan lain sebagainya anggap 200 ribu satu bulan, 2,3 juta – 200 ribu, masih ada 2,1 juta. Jika kamu merokok/ngevape, gak mungkin dong minta terus, pasti beli. Anggaplah sebulan 200 ribu untuk jatah rokok, maka 2,1 juta – 200 ribu, hasilnya 1,9 juta. Udah beda 100 ribu nih dengan penghasilan di Majalengka.

Sekarang selesai? tergantung. Kalau pulang kerja kamu langsung ke kosan, gak nongkrong dulu ya selesai, tapi kalau pulang kerja sesekali nongkrong, beli kopi dan jajan yaa nambah lagi pengeluarannya. Belum lagi kalau kamu punya gebetan, pasti ada uang yang kamu sisihkan untuk jajanin si doi.

Tapi, kalau kamu bisa menekan pengeluaran dan pandai menyisihkan pendapatan, akan lain hitungan matematikanya.

baca juga : Majalengka Bukan Kota yang Ramah untuk Anak Muda

Berbicara tentang pengalaman, sebenarnya jika kita bekerja di Majalengka juga kita mendapatkan pengalaman kerja. Teman kantor tentu berbeda dengan teman kamu waktu sekolah/teman main, kamu jiga harus beradaptasi dengan teman-teman dan lingkungan baru,

Hal yang mungkin terasa perbedaannya adalah teman kerja. Jika di luar kota, kamu bisa bertemu dengan orang yang bukan hanya beda kecamatan, bisa beda kota, kabupaten, bahkan pulau. Kalu beda galaksi masih belum, soalnya belum pernah ada orang mars kerja di bumi.

Perbedaan daerah ini akan membuat kamu mendapatkan pengalaman yang lebih. Misalnya kamu satu kantor dengan orang Medan, setidaknya kamu tahu kalau orang di Medan biasa menyebut motor dengan kereta. Atau jika kamu satu kantor dengan orang Sulawesi, setidaknya kamu tahu kalau orang sana bicara, biasanya ada tambahan embel-embel seperti, “Kau sudah makan mi?” atau “Tidak, ji“.

Saya punya analogi begini, dalam ilmu Matematika 1:1 hasilnya udah pasti 1, gabisa ditawar-tawar lagi. Sedangkan dalam hidup, 1:1 hasilnya bisa 100, 1, 20, bahkan minus 100. Yang membuatnya berbeda adalah cara bersyukur.

dalam ilmu Matematika 1:1 hasilnya udah pasti 1, gabisa ditawar-tawar lagi. Sedangkan dalam hidup, 1:1 hasilnya bisa 100, 1, 20, bahkan minus 100. Yang membuatnya berbeda adalah cara bersyukur.

Yang kerja di luar kota meski gajinya lebih ketimbang di Majalengka, akan merasa kurang terus jika tidak bersyukur.

Yang bekerja di Majalengka meski sudah dekat dengan keluarga, jika tidak bersyukur akan terus membandingkan penghasilannya dengan mereka yang bekerja di luar kota.

Kerja di manapun, yang penting bersyukur.

Facebook Comments

About Riza D. Januar

Cowok yang berwajah susah | Susah dilupain

Check Also

Hilda Septiani Butuh Bantuan Kita, Agar Bisa Memiliki Lubang Anus Sebagaimana Mestinya

besoksenin.co – Sobat bsco, kalian mungkin pernah merasakan bagaimana tersiksanya ketika ingin buang air besar …

WhatsApp chat