Mengenal dan Belajar Tentang Sejarah Majalengka? Grup Madjalengka Baheula (Grumala) Tempatnya!

besoksenin.co – Jika membicarakan sejarah, maka tidak lepas dari ungakapan “masa lalu adalah refleksi dari masa kini dan masa yang akan datang”. Karena salah satu hal yang merefleksikan sejarah adalah peninggalan masa lalu. Peninggalan atau biasa yang disebut artefak adalah sebuah ungkapan mengenai jiwa zaman pada masanya. Tidak mengherankan, apabila kelompok masyarakat tentu perlu mengeksplorasi sejarah untuk mengenal identitas daerahnya.

Grumala saat Halal Bihalal di Desa Cengal by Andi Iman Wandi

Nah, begitulah  rutinitas pegiat sejarah dan kebudayaan Majalengka yang tergabung dalam komunitas Grumala atau Grup Madjalengka Baheula. Kang Naro, pendiri  Grumala yang ditemui disela-sela kegiatan halal bihalal Grumala di Desa Cengal, menceritakan bahwa Grumala  didirikan 3 tahun yang lalu (2014). Komunitas ini beranggotakan orang-orang yang mencintai  sejarah dan kebudayaan, khususnya di Kabupaten Majalengka. Menurutnya, tidak hanya alam saja yang dieksplorasi keindahannya, tetapi sejarah dan kebudayaan juga. Sehingga kegiatan Grumala bisa dikatakan mengeksplorasi peninggalan masa lalu yang belum ter-expose untuk menambah khazanah pengetahuan sejarah Majalengka.

Menurutnya, tidak hanya alam saja yang dieksplorasi keindahannya, tetapi sejarah dan kebudayaan juga.

Salah satu kegiatan yang pernah dilakukan Grumala adalah membuat prasasti atau monumen kecil di Cibodas sebagai lokasi pengeboran minyak pertama oleh Jan Reerink (1871) pada April lalu. Pembuatan prasasti tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah agar tidak dilupakan oleh masyarakat Majalengka, khususnya para muda mudinya. Apalagi, Majalengka dengan pembangunan Bandara Kertajati pasti akan menuntut perubahan zaman yang cepat, sehingga mempelajari sejarah dan kebudayaan Majalengka akan menyeimbangkan antara modernitas dan adat istiadat daerah.

Monumen kecil Grumala di Cibodas, yaitu lokasi pengeboran minyak pertama di Indonesia by Eda Suwardaya

Apalagi, Majalengka dengan pembangunan Bandara Kertajati pasti akan menuntut perubahan zaman yang cepat, sehingga mempelajari sejarah dan kebudayaan Majalengka akan menyeimbangkan antara modernitas dan adat istiadat daerah.

Kang Eda, salah satu anggota Grumala, mengacungkan dua jempol kepada masyarakat Majalengka yang mengapresiasi tinggi terhadap sejarah tanah kelahirannya. Hal ini bisa dilihat dari member facebook Grumala (Madjalengka Baheula) mencapai 15 ribu lebih dan mereka aktif berdiskusi di grup. Kang Eda juga menuturkan jika Grumala tidak memiiki kegiatan rutin melainkan diagendakan dan diinfokan digrup facebook. “Seperti kemarin, ke gang payung, napak tilas bupati pertama Maja ( Dendanegara) dan Gunung Bitung kita share di Grup”

Nah gimana sobat ? dari pada mengingat masa lalu mantan :p  mending eksplorasi masa lalu Majalengka, selain mengenal sejarah dan identitas Majaengka kamu juga bakal makin cinta sama kabupaten yang perlahan menjadi kota ini.

Facebook Comments

Post Author: Riza D. Januar

Cowok yang berwajah susah | Susah dilupain

5 thoughts on “Mengenal dan Belajar Tentang Sejarah Majalengka? Grup Madjalengka Baheula (Grumala) Tempatnya!

    EllEnrody

    (31 Mei 2018 - 21:40)

    Overnight Medstore Generic Elocon Where To Order No Prior Script cialis from canada Viagra 4 Filmtbl 100 Mg Astelin

    EllEnrody

    (8 Juni 2018 - 05:50)

    Viagra 100mg Filmtabletten Apotheke Cialis Nebenwirkungen Depression cialis overnight shipping from usa Amoxicillin Use For Canine Ibd

    remote control panties

    (21 Juni 2018 - 15:03)

    Thanks-a-mundo for the blog.Really thank you! Awesome.

    John Faraday

    (22 Juni 2018 - 13:56)

    I truly appreciate this blog.Really thank you! Really Great.

    help me

    (23 Juni 2018 - 12:23)

    MhTKSW Major thanks for the blog post.Really thank you! Really Great.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.