Home > rubrik > besokkenalan > Mengenal Pancakaki, Penelusuran Jalur Keturunan Keluarga Dalam Istilah Sunda Bukan Jalur Ke Rumah Mantan Ya
IMG_5088 - Copy
Mengenal karuhun keluarga via ita nita amaliya

Mengenal Pancakaki, Penelusuran Jalur Keturunan Keluarga Dalam Istilah Sunda Bukan Jalur Ke Rumah Mantan Ya

besoksenin.co – Momen lebaran seringkali menjadi ajang kita mengenal siapa keluarga dan kerabat kita. Saat lebaran ini, kalian pasti diajak nganjang  sama ayah dan ibu ke keluarga besar pihak ayah atau ibu mertua. Pas lagi ketemu sama yang udah sepuh pasti ditanya “Neng/Ujang teh saha? putrana saha? keluarga ti mana?”. Mau gak mau biar jadi lebih akrab dan terjalin ikatan emosional, kamu harus nyebutin nama lengkap beserta keturunan dari jalur siapa.

“Neng/Ujang teh saha? putrana saha? keluarga ti mana?”.  Mau gak mau biar jadi lebih akrab dan terjalin ikatan emosional, kamu harus nyebutin nama mu lengkap beserta kamu keturunan dari jalur siapa.

Berbicara mengenai jalur keturunan bukan jalur ke rumah mantan ya, ternyata ada suatu istilah di tanah sunda. Orang menyebutnya dengan ‘Pancakaki’. Apa sih maksud dari ‘Pancakakiteh?

Pancakaki sendiri nya éta hiji sistem nu ngagambarkeun hubungan kulawarga. Dina adat istiadat urang Sunda, tepatna dina kamus umum basa sunda (1993), pancakaki téh ngabogaan dua harti. Kahiji, pancakaki téh hartina pernahna jelema ka jelema deui anu sakulawarga atawa anu kaasup baraya kénéh (menunjukkan hubungan seseorang dalam garis keluarga). Harti nu kadua, pancakaki hartina mapay perenahna kabarayaan (proses penelusuran hubungan seseorang dalam jalur kekerabatan).

IMG_5088 - Copy
Mengenal karuhun dan sesepuh keluarga via ita nita amaliya

Sementara itu, menurut Ajip Rosidi, pancakaki memiliki pengertian hubungan seseorang dengan seseorang yang memastikan adanya tali keturunan atau persaudaraan. Namun, menjadi adat istiadat dan kebiasaan yang penting dalam hidup orang Sunda, karena selain menggambarkan sifat-sifat orang Sunda yang ingin selalu bersilaturahim, itu juga merupakan kebutuhan untuk menentukan sebutan masing-masing pihak dalam menggunakan bahasa Sunda.

Berikut istilah-istilah pancakaki yang harus kamu ketahui sebagai orang Majalengka yang juga pastinya orang sunda baik dari atas maupun dari bawah. Silsilah ka handap (ke bawah) terdiri dari:

  1. Anak : turunan kahiji (turunan pertama)
  2. Incu : turunan kadua, anak ti anak (cucu, turunan kedua, anak dari anak)
  3. Buyut : turunan katilu, anak ti incu (cicit, turunan ketiga, anak dari cucu)
  4. Bao : turunan kaopat, anak ti buyut (turunan keempat, anak dari buyut)

Dari beberapa referensi, sebutan ke bawah untuk turunan kelima juga disebut janggawaréng. Turunan keenam disebut udeg-udeg dan turunan ketujuh disebut juga kakait siwur. Sehingga ketujuh silsilah ke bawah ini oleh sebagian kita biasa dikenal dengan istilah 7 turunan.

Silsilah ka luhur (ke atas) terdiri dari :

  1. Kolot : indung, bapa (ayah ibu)
  2. Embah : aki (ayah dari ayah/ibu), nini (nenek, ibu dari ayah/ibu)
  3. Uyut : ayah/ibu dari kakek/nenek
  4. Bao : ayah/ibu dari uyut
  5. Janggawaréng : ayah/ibu dari bao
  6. Udeg-udeg : ayah/ibu dari janggawaréng
  7. Kakait siwur : ayah/ibu dari udeg-udeg
  8. Karuhun : silsilah ke atas yang sudah meninggal
  9. Sesepuh : silsilah ke atas yang masih hidup

Nah itulah pancakaki atau silsilah kekeluargaan dalam khazanah orang sunda. Selain silsilah dari atas dan dari bawah, ada juga istilah keluarga ti gigir alias dari samping. contohnya seperti kakak, adik, sepupu, keponakan alias alo dan suan serta istilah kekeluargaan lainnya.

Mumpung masih momen lebaran, sekalian menelusuri silsilah keturunan keluargamu. Yuk coba tanyakan pada ayah ibumu, jangan-jangan mantan terindahmu itu  masih satu garis keluarga jauh dengan kamu.

Editor: Kuntum Mutia Umami

Facebook Comments

About Ita Nita Amaliya

Air Tenang Menghanyutkan Apalagi Kalau Deras!

Check Also

Waspada Terhadap Permainan Momo Challenge

besoksenin.co – Momo Challenge. Seantero jaga media kemarin dihebohkan dengan beredarnya Kiki Challenge yang dimana …

Tinggalkan Balasan