Home > rubrik > besokkemana > Mewarnai Hidup dengan Berkunjung ke Desa Mirat

Mewarnai Hidup dengan Berkunjung ke Desa Mirat

besoksenin.co- Hallo sobat bsco, sudah ada rencana weekend ini mau pergi kemana? Kalau kamu lagi libur, bingung mau kemana, dan masih jomblo, boleh nih coba kodein gebetannya (itu juga kalau punya) buat main ke Desa Mirat.

Emang kalau gebetan diajak ke Desa Mirat langsung mau diajak ke hubungan yang lebih serius?

Ya enggak gitu juga, Junaedi.

Jika sobat bsco belum lupa, di Desa Mirat ada tempat wisata yang hits pada zamannya, Cadas Gantung. Tempat wisata ini sempat tutup karena terjadi insiden kebakaran beberapa bulan lalu. Setelah melakukan perbaikan dan pembenahan, sekarang Cadas Gantung sudah bisa dikunjungi lagi lho. Begini penampakannya sekarang.

 

Bukan spot foto untuk jomblo via koleksi pribadi
Batu warna-warni di Cadas Gantung via Koleksi Pribadi

Selain ada Cadas Gantung, Desa Mirat juga menyuguhkan hal yang baru. Kalau biasanya tempat wisata yang ada di Majalengka hanya mengandalkan keindahan alam dan menyediakan wahana bermain saja. Di desa yang berada di Kecamatan Leuwimunding ini, kamu bisa menemukan bangunan yang di cat warna-warni. Bukan di cat sembarang loh, ya. Tapi memang ada yang dibuat berpola ataupun  digambar, sehingga enak dipandang dan cocok untuk dijadikan tempat berfoto.

baca juga : Desa Bantaragung, Desa Wisata Majalengka yang Direkomendasi untuk Dikunjungi

Hal ini adalah buah kreativitas Komunitas Pemuda Pecinta Lingkungan (Pepeling). Anggota Pepeling berusaha menciptakan suasana yang nyaman di kampungnya dengan cara mereka sendiri.

Jembatan di Mirat via @pranatarudhy

Selain jembatan, Pepeling juga membuat mural pada beberapa tembok dengan ajakan untuk peduli terhadap lingkungan

Sampah bisa jadi rupiah via @pranatarudhy
Majalengka menjadi kota, tapi alam tetap terjaga via koleksi pribadi

Menurut Rudhi Pranata, salah satu anggota Pepeling menuturkan “Kenyamanan itu kita yang ciptakan. Maka dari itu kita wujudkan kenyamanan dengan peduli lingkungan. Bukan sekedar memberi kritik tanpa saran”.

“Kenyamanan itu kita yang ciptakan. Maka dari itu kita wujudkan kenyamanan dengan peduli lingkungan. Bukan sekedar memberi kritik tanpa saran”.

Wah, kalo pemudanya pada bisa bikin nyaman kaya di Mirat gini sih pasti sobat bsco yang jomblo berkurang drastis nih. Gimana enggak coba, ke lingkungan aja mereka berusaha membuat nyaman, apalagi ke kamu.

So, sobat bsco, mari kita main ke Mirat, peka kan hati kita, lihat apa yang bisa ditiru dari hal baik di Mirat, kemudian kita terapkan dan tularkan di kampung kita !

Salam lestari !!

 

Editor : Riza D. Januar

Facebook Comments

About Erik Ichwana

Sabisa - bisa, Kudu Bisa, Pasti Bisa

Check Also

Program City Branding, Majalengka Gandeng New York

Majalengka Gandeng New York? via pixabay Program City Branding, Majalengka Gandeng New York besoksenin.co – …