Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Majalengka 2017 Usai, Inilah Ungkapan Para Jawara

besoksenin.co – Malam minggu kemarin (26/8), ketika kalian lelap dalam kesendirian malam mingguan di rumah, grand final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Majalengka 2017 digelar di Auditorium Universitas Majalengka. Acara keren ini, merupakan acara puncak rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka 2017 yang melibatkan 10 pasang Mojang dan Jajaka kategori dewasa dan lima pasang Mojang dan Jajaka kategori remaja yang bakal menjadi Duta Pariwisata dan Budaya Majalengka.

Tak hanya itu, mereka semua adalah peserta yang lolos seleksi audisi Pasanggiri Mojang Jajaka Majalengka dari 150-an peserta yang mendaftar; angka terbanyak sepanjang sejarah pendaftaran Mojang Jajaka Kabupaten Majalengka!

Simak, yuk!

Kategori Remaja

1. Mojang dan Jajaka Pinilih Remaja Kab. Majalengka 2017

Mojang dan Jajaka Pinilih Remaja 2017 via @mokamajalengka

Isni Apriyanti dan Nur Aldin Fathammubin

Isni Apriyanti adalah siswi SMK Negeri 1 Majalengka dari kecamatan Cigasong. Dia berharap kelak Majalengka menjadi kota yang istimewa dan dikenal sebagai kota yang unik karena kekayaan wisata dan budayanya, “Harapanku adalah; kota majalengka menjadi kota istimewa, kota yang dikenal warga indonesia sebagai kota yang unik; kaya pariwisata dan budayanya,” katanya ketika ditanya besoksenin.co.

kota majalengka menjadi kota istimewa, kota yang dikenal warga indonesia sebagai kota yang unik

Ia berpesan agar bangga menjadi Majalengka yang seutuhnya, “Tetap pertahankan jati diri. Jangan malu menjadi masyarakat Majalengka.” Begitu kata Mojang Pinilih Remaja ini.

Nur Aldin Fathammubin adalah siswa SMA Negeri 2 Majalengka dari kecamatan Cigasong. Dia berharap agar Majalengka semakin dikenal di mata dunia, “Majalengka dikenal di mata dunia karena pariwisata dan budaya yang menjadikan ciri khas Majalengka itu sendiri,” ungkapnya.

Majalengka dikenal di mata dunia karena pariwisata dan budaya

“Jangan malu menjadi warga Majalengka karena Majalengka itu kota yang istimewa, jangan lupa untuk mengembangkan pariwisata dan melestarikan budaya Majalengka.” Ungkap Jajaka Pinilih Remaja ini, pada besoksenin.co

2. Mojang dan Jajaka Wakil I Remaja Kab. Majalengka 2017

Mojang dan Jajaka Wakil I Remaja 2017 via @mokamajalengka

Dewi Nurhasanah dan Arief Nur Prasetyo

3. Mojang dan Jajaka Wakil II Remaja Kab. Majalengka 2017

Mojang dan Jajaka Wakil II Remaja 2017 via @mokamajalengka

Nabila Febriani dan M. Syahrul Subagja

4. Mojang dan Jajaka Mimitran Remaja Kab. Majalengka 2017

Mojang dan Jajaka Mimitran Remaja 2017 via @mokamajalengka

Silda Adha Zettira dan Guntur Bayu Nirwana

5. Mojang dan Jajaka Photogenic Remaja Kab. Majalengka 2017

Mojang dan Jajaka Photogenic Remaja 2017 via @mokamajalengka

Helga Puspanegara S. dan Jihad Mutakin

Kategori Dewasa

1. Mojang dan Jajaka Pinilih Kabupaten Majalengka 2017

Mojang Jajaka Pinilih Kab. Majalengka 2017 via @mokamajalengka/@deni_kumbala

Yanri Nur Jannah dan Muhamad Dery Setiawan

Yanri Nur Jannah merupakan Mojang Pinilih Kabupaten Majalengka 2017. Mojang sarjana Hubungan Internasional, President University ini, berharap amanah yang diberikan bisa diselesaikan dengan baik, “Sebuah kehormatan bagi saya ketika diamanatkan menjadi pinilih selama setahun ke depan. Semoga tugas yang diamanatkan pada saya dan kang Dery bisa diselesaikan lebih baik, selalu menginspirasi, dan bermanfaat bagi Majalengka.” Ia berpesan, sebagai warga Majalengka sudah seharusnya berdedikasi pada Majalengka, “Bagi saya, siapapun dan apapun kita, sudah menjadi tugas kita untuk berdedikasi pada Majalengka.” Kata Mojang yang berasal dari kecamatan Sukahaji

Bagi saya, siapapun dan apapun kita, sudah menjadi tugas kita untuk berdedikasi pada Majalengka

Sementara itu, Jajaka Pinilih Kabupaten Majalengka 2017 dari kecamatan Panyingkiran, Muhamad Dery Setiawan, berharap agar Majalengka bisa dikenal, “Yang jelas ingin Majalengka tuh lebih dikenal lagi oleh Masyarakat Indonesia,” tegasnya,

ingin Majalengka tuh lebih dikenal lagi oleh Masyarakat Indonesia

Dery juga menambahkan agar warga Majalengka bisa menjaga lingkungan dan belajar bersama mencintai seni dan budaya, “Semoga bisa menjaga lingkungan sekitar dengan cara tidak membuang sampah sembarangan dan mempelajari kesenian dan budaya yang ada di Majalengka.” Kata Jajaka yang sedang menimba ilmu Akuntansi  di Universitas Pasundan, pada besoksenin.co

2. Mojang dan Jajaka Wakil I Kabupaten Majalengka 2017

Mojang Jajaka Wakil I  Kab. Majalengka 2017 via @mokamajalengka/@adityo_restu

Altaf Asyauki Supriadi dan Mohamad Fakhrul Azharie

Altaf Asyauki Supriadi adalah Mojang Wakil I Kabupaten Majalengka 2017. Mojang yang berasal dari kecamatan Argapura ini, berharap agar Majalengka semakin eksis, menjadi kota yang maju, dan kota yang dirindukan, “Semakin eksis di mata Indonesia dan dunia, menjadi kota yang maju dan lebih baik lagi, serta menjadi kota yang selalu dirindukan oleh banyak orang dengan segala potensi yang dimiliki Majalengka,” katanya ketika ditanya besoksenin.co.

Mojang yang sedang menimba ilmu Hubungan Internasional di Universitas Jendral Achmad Yani ini, berpesan agar kita selalu ingat Majalengka dan selalu mendukung kemajuan Majalengka, “Seberapa jauh kau pergi, seberapa jauh kau mencari ilmu, tapi ingat Majalengka adalah tempat asalmu dan seberapa besar konsep yang dimiliki pemerintah untuk kemajuan Majalengka, takan pernah terwujud tanpa dukungan dari semua pihak” Ungkapnya

Seberapa jauh kau pergi, seberapa jauh kau mencari ilmu, tapi ingat Majalengka adalah tempat asalmu

Mohamad Fakhrul Azharie adalah Jajaka Wakil I Kabupaten Majalengka 2017. Jajaka yang berasal dari kecamatan Panyingkiran ini, berharap Majalengka ke depan menjadi kota yang dikenal, maju, dan bermanfaat, “Majalengka ke depan menjadi kota yang dikenal karena prestasi dan kebaikannya, kota yang maju dengan sumber daya manusia yang berkualitas, dan menjadi kota yang memberi kebermanfaatan.”

menjadi kota yang dikenal karena prestasi dan kebaikannya, kota yang maju dengan sumber daya manusia yang berkualitas, dan menjadi kota yang memberi kebermanfaatan

Jajaka sarjana Geologi Universitas Padjadjaran ini, berpesan agar kita semua sadar akan potensi dan pentingnya melestarikan alam, budaya, dan seni, “Kita harus bangga menjadi Majalengka dan menyadari bahwa Majalengka itu surga van java yang kaya akan pesona alam, budaya, dan seni yang harus kita nikmati dan lestarikan bersama.” Pesannya ketika ditanya besoksenin.co

3. Mojang dan Jajaka Wakil II Kabupaten Majalengka 2017

Mojang Jajaka Wakil II Kab. Majalengka 2017 via @mokamajalengka/@deni_kumbala

Yoke Legiawati Pananjung dan Yayan Ernawan

Yoke Legiawati P. merupakan Mojang Wakil II Kabupaten Majalengka 2017. Mojang yang sedang menimba ilmu manajemen perkantoran di LP3I ini, berharap Majalengka memiliki sumber daya manusia yang merupakan aset di masa depan, “Majalengka ke depanya semoga lebih baik lagi sumber daya manusianya sehingga lebih bisa memunculkan Majalengka di mana-mana, baik oleh prestasi maupun hal lainya yang bersifat positif”

Majalengka ke depanya semoga lebih baik lagi sumber daya manusianya

Ia berpesan agar masyarakat Majalengka bisa menjaga dan melestarikan pariwisata yang menjadi salah satu sumber pendapatan Majalengka, ” Terus menjaga, meningkatan, mengembangkan, melestarikan keutuhan pariwisata dan budaya yang ada di majalengka khususnya di bidang pariwisata harus bisa menjadikanya sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat.” Tambah Mojang yang berasal dari kecamatan Cigasong

Yayan Ernawan merupakan Jajaka Wakil II yang sedang menimba ilmu manajemen industri katering di UPI. Ia berharap agar Majalengka bisa mewujudkan visinya, “Majalengka menjadi Kabupaten yang ‘Makmur’ sebagaimana yang sudah dijadikan Visi oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka, mempunyai pertumbuhan ekonomi yang baik, potensi pariwisata dan budaya yang berkembang, juga masyarakat majalengka yang tetap someah dan amis budi”

Majalengka menjadi Kabupaten yang ‘Makmur’ sebagaimana yang sudah dijadikan Visi oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka

Jajaka yang berasal dari kecamatan Argapura ini, berpesan agar tetap bangga menjadi Majalengka, “Tetaplah jadi masyarakat Majalengka dengan karakter yang sesungguhnya, mari sama sama belajar dan pertahankan adat dan budayanya, jadikan itu semua sebagai daya tarik bagi Majalengka” katanya.

4. Mojang dan Jajaka Harapan I Kabupaten Majalengka 2017

Mojang Jajaka Harapan I Kab. Majalengka 2017 via @mokamajalengka/@deni_kumbala

Nadila Dirgantari dan Nur Wahidin

Nadila Dirgantari merupakan Mojang Harapan I Kab. Majalengka 2017. Ia yang masih menimba ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, UPI ini, beranggapan Majalengka bisa mewujudkan visinya, “Lebih bisa mewujudkan visinya dan lebih baik dari segala aspek”.

Mojang dari kecamatan Majalengka ini, berpesan ingin mengajak dan bersama mewujudkan visi Majalengka; menjaga dan melestarikan aset daerah, “Tapi kalo harapan tanpa aksi mah buat apa kan, ya? Maka dari itu, saya selaku Mojang Majalengka, ingin mengajak warga Majalengka untuk menjaga dan melestarikan aset berharga daerahnya—khususnya bidang pariwisata dan budaya. Karena dunia harus tahu ada surga tersembunyi di tanah Majalengka” Katanya pada besoksenin.co

mengajak warga Majalengka untuk menjaga dan melestarikan aset berharga daerahnya

Nur Wahidin adalah Jajaka Harapan I Kabupaten Majalengka yang sedang menimba ilmu di STIE STMY Majalengka. Ia berharap agar tetap unggul dalam bidang budaya dan pariwisata, “Semoga majalengka tetap unggul khususnya dalam bidang seni, budaya, dan pariwisata. Semakin maju lagi kota Majalengka dengan tetap teguh mempertahankan seni budayanya” Kata Jajaka dari kecamatan Maja ini

Semoga majalengka tetap unggul khususnya dalam bidang seni, budaya, dan pariwisata

Ia berpesan jangan pernah berhenti belajar, “Jangan pernah berhenti buat belajar segala hal terutama belajar kesenian dan budaya Majalengka untuk tetap bisa dilestarikan, karena belajar itu investasi masa depan”

5. Mojang dan Jajaka Harapan II Kabupaten Majalengka 2017

Mojang Jajaka Harapan II Kab. Majalengka via @mokamajalengka/@adityo_restu

Widya Erlina dan Diki Septiawan

Widya Erlina merupakan Mojang Harapan II dari kecamatan Jatitujuh. Ia berharap, Majalengka ke depan tak kehilangan jati diri, “Meski ke depannya akan lebih maju lagi di segala bidang, tetap tidak kehilangan jati diri Majalengka meski ke depannya akan banyak sekali perubahan dan masuknya budaya-budaya luar yang dibawa BIJB, misalnya” Kata Mojang sarjana Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Ia berpesan agar jangan malu menjadi warga Majalengka, “Jangan malu jadi orang Majalengka. Majalengka itu kaya, kadang sedikit tersembunyi karena masyarakatnya masih ada beberapa yang malu mengakui” Begitu tambahnya ketika ditanya besoksenin.co

Jangan malu jadi orang Majalengka

Diki Septiawan merupakan Jajaka Harapan II dari kecamatan Kertajati. Ia berharap agar Majalengka terus berjaya, “Majalengka terus maju, terus berjaya, dan lebih dikenal banyak orang khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata.”

Jajaka yang sedang menimba ilmu Banking and Finance, President University ini, berpesan jangan malu menjadi warga Majalengka, “Jangan malu menjadi warga Majalengka, karena Majalengka memiliki seribu potensi destinasi wisata, kebudayaan yang begitu melimpah, dan jangan gengsi untuk terus mencintai, merawat dan melestarikan kebudayaan dan pariwisata Majalengka”. Katanya

Majalengka memiliki seribu potensi destinasi wisata, kebudayaan yang begitu melimpah

6. Mojang dan Jajaka Kameumeut

Mojang dan Jajaka Kameumeut 2017 via @mokamajalengka

Dinda Farida Widiansyah dan Muhamad Dery Setiawan

Dinda Farida Widiansyah merupakan Mojang Kameumeut Kabupaten Majalengka 2017. Mojang yang sedang menimba ilmu Hukum di Universitas Majalengka ini, berharap agar Majalengka dikenal lewat keindahannya, “Majalengka ke depan lebih aman dan potensi budaya serta pariwisatanya lebih ditingkatkan, hingga seluruh daerah bahkan di pelosok Indonesia tau seperti apa indah nya Majalengka” kata Mojang yang berasal dari kecamatan Panyingkiran ini.

hingga seluruh daerah bahkan di pelosok Indonesia tau seperti apa indah nya Majalengka

Muhamad Dery Setiawan yang merupakan Jajaka Pinilih, menyandang gelar juga sebagai Jajaka Kameumeut. Kameumeut berarti favorit yang dipilih oleh warga Majalengka lewat voting di Instagram @mokamajalengka

7. Mojang dan Jajaka Mimitran

Sri Ajeng Mulyani dan Mohamad Fakhrul Azharie

Mojang dan Jajaka Mimitran 2017 via @mokamajalengka

Sri Ajeng Mulyani dan Mohamad Fakhrul Azharie

Sri Ajeng Mulyani merupakan Mojang Mimitran Kabupaten Majalengka 2017 yang sedang menimba ilmu Kimia Murni di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung dari kecamatan Talaga. Mimitran berarti orang yang bersahabat yang dipilih oleh peserta Pasanggiri Mojang dan Jajaka 2017. Sementara Jajaka Mimitran diberikan kepada Fakhrul Azharie yang merupakan Jajaka Wakil I.

8. Mojang dan Jajaka Photogenic

Mojang dan Jajaka Photogenic 2017 via @mokamajalengka

Sri Wulan Oktaviani dan Dede Aep Saepul Rahmat

Sri Wulan Oktaviani merupakan Mojang Photogenic yang sedang menimba ilmu manajemen di Universitas Majalengka. Mojang yang berasal dari kecamatan Sukahaji ini, berharap agar Majalengka bisa mewujudkan visinya, “Semoga bisa seperti Visi Majalengka, MAKMUR dan untuk generasi mudanya lebih semangat lagi dalam berkontribusi”. Ungkapnya pada besoksenin.co

generasi mudanya lebih semangat lagi dalam berkontribusi

Sementara, Jajaka Photogenic diberikan pada Dede Aep Saepul Rahmat yang merupakan sarjana pertanian dari Unswagati, Cirebon. Jajaka Photogenic yang berasal dari kecamatan Argapura ini, berharap agar Mojang dan Jajaka bisa memberi yang terbaik untuk Majalengka, “Memberi yg terbaik buat majalengka, bisa berkontribusi pada lingkungan, dan tidak berhenti karena pasanggiri telah berakhir” Katanya pada besoksenin.co

Memberi yg terbaik buat majalengka, bisa berkontribusi pada lingkungan, dan tidak berhenti karena pasanggiri telah berakhir

Gelar Photogenic ini didapat bagi mereka yang memiliki keunyuan tingkat ngerjain skripsi. Pokoknya, paling bisa berhadapan dengan kamera, deh!

Nah, itulah para jawara Pasanggiri Mojang dan Jajaka Kabupaten Majalengka 2017 kemarin. Semoga dengan terpilihnya menjadi Duta Pariwisata dan Budaya, tak membuat kita semua berbangga diri dan berhenti berkontribusi. Kita tunggu aksi-aksi nyatanya juga dukungan nyata dari masyarakat dan pemerintah Majalengka  dalam memajukan wisata dan budaya Majalengka.

Selamat berjumpa di Pasanggiri Mojang Jajaka 2018!

Ini deretan para finalist Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Majalengka 2017

Kategori Remaja

1. Guntur Bayu Nirwana kecamatan Majalengka

2. Dewi Nurhasanah kecamatan Jatitujuh

3. M. Syahrul Subagja kecamatan Rajagaluh

4. Nabila Febriani kecamatan Majalengka

5. Arief Nur Prasetyo kecamatan Palasah

6. Helga Puspanegara Sidik kecamatan Sukahaji

7. Nur Aldin Fathammubin kecamatan Cigasong

8. Isni Apriyanti kecamatan Cigasong

9. Jihad Mutakin kecamatan Talaga

10. Silda Adha Zettira kecamatan Kadipaten

Kategori Dewasa

1. Nur Wahidin kecamatan Maja

2. Dinda Farida Widiansyah kecamatan Panyingkiran

3. Hamay Hamdani kecamatan Dawuan

4. Altaf Asyauki S. kecamatan Argapura

5. Moch. Iqbal Sufyan A. kecamatan Majalengka

6. Nadila Dirgantari kecamatan Majalengka

7. Muhamad Dery Setiawan kecamatan Panyingkiran

8. Yoke Legiawati P. kecamatan Cigasong

9. Mohamad Fakhrul Azharie kecamatan Panyingkiran

10. Sri Wulan Oktaviani kecamatan Sukahaji

11. Indra Hariwijaya kecamatan Kadipaten

12. Widya Erlina kecamatan Jatitujuh

13. Syukron Nashrulloh kecamatan Palasah

14. Ayu Yuhana kecamatan Rajagaluh

15. Yayan Ernawan kecamatan Argapura

16. Yanri Nur Jannah kecamatan Sukahaji

17. Diki Septiawan kecamatan Kertajati

18. Irna Luthfiani H. kecamatan Majalengka

19. Dede Aep Saepul Rahmat kecamatan Argapura

20. Sri Ajeng Mulyani kecamatan Talaga

 

Facebook Comments

Post Author: Besoksenin

Majalengka Youth Media. Follow juga @bscomerch dan @besokbaper

1 thought on “Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Majalengka 2017 Usai, Inilah Ungkapan Para Jawara

    EllEnrody

    (2 Juni 2018 - 01:36)

    Viagra Levitra Et Cialis cialis Levitra Generico Forum Online Levitra Remedio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.