Kamu Introvert? Begini Penderitaan Introvert Ketika Lebaran

besoksenin.co – Bagi sebagian orang, Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang dinantikan, namun bagi sebagian lainnya, lebaran adalah bentuk penderitaan. Golongan kedua adalah mereka kaum introvert, mengapa demikian?

Ketika introvert berkumpul

Introvert yang berkumpul dengan 5-10 orang saja sudah sangat berat, apalagi dengan puluhan orang, kan? Coba bayangkan, mereka harus mengunjungi atau dikunjungi keluarga tetangga, tiap orang yang berpapasan juga harus dihadapi, belum lagi puluhan orang-orang yang berkumpul di makam ketika akan melakukan ziarah kubur.

Lebaran
Lebaran adalah bentuk penderitaan bagi seorang introvert via Pixabay

Mereka sebenarnya bukan menolak tradisi bersalam-salaman, toh ketika para introvert ini saling memaafkan lewat text di ponsel, mereka bisa melakukannya.

Baca juga: Pernah Habiskan Waktu Ramadan di Majalengka, Ternyata Oghel Suka Sawah

Anti basa-basi

Bertemu banyak orang ketika lebaran, itu hanya awal penderitaan introvert. Selanjutnya, di tiap pertemuan pasti selalu ada basa-basi, dari tiap orang yang ditemui, kan? Bahkan introvert kerap dihujani pertanyaan seperti, “Bagaimana kuliahnya?” “Kapan lulus?” “Kapan nikah?” dan pertanyaan lainnya. Sebagai orang yang punya keunggulan ketika satu lawan satu, introvert pasti gagu untuk menjawab pertanyaan di khalayak ramai.

introvert pasti gagu untuk menjawab pertanyaan di khalayak ramai

Introvert
Introvert tidak suka keramaian via Pixabay

Terakhir, bertemu kembali dengan kerabat, teman, keluarga, sahabat yang sudah lama tidak bertemu pasti menimbulkan rasa canggung yang luar biasa. Introvert hanya bisa menjadi diri sendiri ketika berada di dekat orang-orang terdekatnya, bertemu dan harus menghadapi kerabat yang baru bertemu lagi, tentu bukan sesuatu yang mudah.

Introvert hanya bisa menjadi diri sendiri ketika berada di dekat orang-orang terdekatnya bertemu dan harus menghadapi kerabat yang baru bertemu lagi

Ketika lebaran, introvert akan merasakan seolah waktu melambat, namun benar-benar tak ada lagi jalan, selain mengikuti apa yang orang lain lakukan. Atau kamu bakal dianggap antisosial, lebih dari itu dianggap orang yang sombong, karena tak mau bermaafan. Selamat berjuang, berjuang yang benar-benar berjuang, introvert di seluruh nusantara!

 

Editor: Fakhrul Azharie

Facebook Comments

Post Author: Tommi Pringadi

Seorang jomblo profesional yang bercita-cita bikin sunatan massal. I am not player, i am the game. :))