Home > rubrik > besokeling > Perbedaan Antara Kita Bukanlah Masalah. Nikmati Keberagaman

Perbedaan Antara Kita Bukanlah Masalah. Nikmati Keberagaman

besoksenin.co – Setiap manusia itu berbeda dan unik. Bahkan anak kembar identik sekalipun pasti memiliki perbedaan. Entah itu sekedar tanda lahir kecil tertutup rambut di kepala atau cara bergaul dengan orang-orang di sekitar. Jadi tidak perlu pusing untuk berubah agar bisa sama dengan orang lain. Manusia kan tidak dinilai dari perbedaannya tapi bagaimana menjalani aturan main dalam menghadapi keberagaman.

Arti ‘Berbeda’

Sebelum membicarakan perbedaan lebih jauh, mari direnungkan bersama memangnya apa yang dimaksud dengan berbeda atau sama. Menurut KBBI berbeda artinya ada ketidaksamaan, sedangkan sama artinya tidak berbeda. Dilhat dari pengertiannya saja dua kata yang dinilai bertolak belakang ini justru saling berkaitan. Seperti musuh dalam selimut, serigala berbulu domba, atau gebetan berkedok sahabatan.

Baca juga: Pada Dasarnya setiap Manusia itu Bertopeng, lalu Bagaimana Cara Kita Membuka Topeng Aslinya?

Kalau dasarnya aja sama kenapa harus dibedakan. Sesama manusia, sebagai makhluk Tuhan, maka sudah seyogyanya tidak ada yang merasa lebih atau harus dinilai kurang melalui perbedaannya. Baik dari segi penampilan, kecerdasan, selera makanan; bacaan; atau bahkan calon pasangan, tidak ada yang berhak untuk menilai yang satu jadi baik karena sama dengan kebanyakan atau dijadikan buruk karena berbeda daripada umumnya. Bukankah barang dengan persediaan terbatas alias limited edition itu keren? lalu kenapa harus menuntut untuk disamakan?

Berbeda itu keren
Bangga menjadi berbeda karena itu keren via pixabay

Jika Semua Orang Sama

Bayangkan apa yang terjadi kalau semua orang memiliki penampilan yang sama, lalu bagaimana cara kita mengenali bahwa ini adalah aku, ataukah kamu, atau bahkan dia. Nanti kalau salah sebut sayang kan bahaya. Apa jadinya kalau semua orang memiliki kekayaan yang sama, siapa yang bersedia untuk menanam padi atau menangkap ikan kan semuanya sudah jadi orang berada.

Dan masih banyak lagi perumpamaan lainnya. Terlalu sama itu tidak keren ternyata dan justru bisa menimbulkan masalah. Jadi berbagai perbedaan antara kita itu sudah menjadi skenario terbaik yang Tuhan tulis agar hidup kita tidak monoton. Apalagi ditambah bumbu ada yang bisa menerima perbedaan ada juga yang memperdebatkannya atau memaksakan agar tidak ada perbedaan. Berbeda atau sama itu bukan masalah, tapi bagaimana kita menyikapi kondisi ini akan jadi bumbu dalam kehidupan ini.

Editor: Fakhrul Azharie

Facebook Comments

About rekhoni

penikmat langit tak banyak bicara.

Check Also

lomba menghias gapura

Sambut HUT RI dan Asian Games, Kominfo Selenggarakan Lomba Sarat Makna

besoksenin.co – Tahun 1962, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Asian Games untuk kali pertama. Waktu …