Tantangan Majalengka di Masa Depan dan yang Harus Kita Lakukan

besoksenin.co – Majalengka kini memiliki Bandara Internasional Kertajati. Tentu saja, hadirnya ‘gerbang besar’ ini, akan memberi dampak. Jika kita menyikapi dengan baik, akan berdampak baik dan sebaliknya, bukan?

Sekarang, kita perlu berpikir lebih keras dan bekerja lebih solutif. Kehadiran bandara sudah nyata. Lalu, langkah apa yang bisa kita lakukan?

Pernah, gak, kita membayangkan kalau sebelum adanya mobil sekarang, mobil uap diciptakan oleh Nicolas-Joseph Cugnot tahun 1769. Lalu, perkembangan industri mobil sangat pesat dari tenaga uap, bensin, dan listrik yang menjadi inovasi-inovasi baru.

Air force one
Air Force One yang bawa Jokowi dan rombongan tiba di Bandara Internasional Kertajati via jokowi

Memahami revolusi industri 4.0

Kini, pesatnya teknologi membawa kita ke revolusi industri keempat. Semuanya serba teknologi. Orang pengen ‘punya mobil’, gak usah beli mobil, pake aplikasi. Pengen beli makan tapi kendala jarak, ada aplikasi delivery order. Ingin berjumpa tapi ldr, ada aplikasi free chat. Pengen dapat jodoh pun bisa lewat aplikasi! Tapi untuk menikungmu, hanya dilakukan lewat sepertiga malam. Okeskip.

Tantangan baru Majalengka yang bisa kita manfaatkan, misalnya di sektor UMKM Majalengka. Kita pun bisa kaitkan berjualan lewat teknologi dengan dukungan pemerintah yang memberi wadah seperti inkubator bisnis di Majalengka.

Memiliki soft skills di abad ke-21

Jangan-jangan, dengan adanya ‘gerbang besar’ ini, perkembangan di Majalengka pun akan sangat cepat. Tentu saja, warga Majalengka harus mengimbangi dengan memiiki soft skills yang dibutuhkan di abad ke-21. Seperti melek teknologi, berempati, berkomunikasi lintas budaya, dan berpikir solutif yang nantinya berujung pada kontribusi sosial pada warga Majalengka.

soft skills
Mengasah soft skills via startupstockphotos

Sebelum ke sana, kita sendiri harus coba pahami soft skills ini dulu. Skuy!

Mengubah stigma hadirnya Bandara Kertajati Majalengka

Gak sedikit yang bilang kalau hadirnya Bandara Internasional Kertajati gak memberi dampak berarti untuk Majalengka. Toh, Majalengka hanya dianggap sebagai angin yang berlalu dan wisatawan akan pergi ke daerah lain.

Kalau stigma tentang Bandara Internasional Kertajati selalu buruk, semuanya akan buruk. Justru, inilah tantangan kita.

Sebelum jauh melangkah, warga Majalengka harus mengubah stigma itu dan menunjukkan kalau Majalengka itu akan keren! Sehingga, banyak pemikiran dan inovasi baru karena digiringi oleh sebuah optimis.

Menyadari potensi besar di Majalengka

Dampak yang paling konkret adalah pariwisata dan budaya. Majalengka kaya potensi pariwisata dan budaya. Dari pariwisata, kita diunggulkan dengan hadirnya keindahan alam. Dari budaya, secara geografis, kita diapit oleh dua kebudayaan; budaya pantura di utara dan budaya parahyangan di selatan. Wajar kalau Majalengka menjadi pusat pertemuan budaya yang hebat.

Baca juga: Semerbak Harumnya Kemajuan di Kota Majalengka

Ini juga harus kita sikapi dengan hati-hati. Semakin banyak potensi wisata, semakin besar potensi kerusakannya. Karenanya, warga Majalengka dan pemerintah harus sehati menjaga Majalengka. Ketika potensi wisata itu hadir, kebermanfaatan untuk warga di sekitar akan terasa dan sebaliknya.

Salah satu masa depan Majalengka

Terlebih, melansir dari genpi.co (Generasi Pesona Indonesia, sebuah relawan digital Kemenpar RI), pariwisata Indonesia penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nomor 2 untuk Indonesia (2018), sebuah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu.

Jika pariwisata adalah masa depan Indonesia, maka pariwisata juga masa depan Majalengka.

Baca juga: GenPI Majalengka Resmi Dibentuk, Promosi Pariwisata Siap Digencarkan

Menjaga dan membersamai Majalengka

Hadirnya ‘gerbang baru’ ini, akan memunculkan kedinamisan yang luar biasa. Masalah pasti akan timbul. Ini adalah momentum yang tepat agar kita berkolaborasi, menjaga, dan membersamai Majalengka. Misalnya dari lingkungan komunitas. Komunitas di Majalengka harus diberdayakan menjadi sebuah gerakan produktif dan memiliki pandangan yang sama tentang Majalengka ke depan.

Karena Majalengka sekarang, bukan lagi yang dulu, melainkan sebuah wajah baru dari sebuah gerakan besar.

Facebook Comments

Post Author: Fakhrul Azharie

ke sana ke mari membasmi kejahatan