Home > rubrik > besokmakan > Tempat Makan Malam sampai Dini Hari di Desa Bantarjati

Tempat Makan Malam sampai Dini Hari di Desa Bantarjati

besoksenin.co – Warung Wa Ales bukan warung sembarang warung. Selain menyediakan kebutuhan sehari-hari, warung yang ada di Desa Bantarjati ini juga menyediakan berbagai macam nasi, gorengan, dan lauk pauk.

Berbeda dengan warung nasi yang biasanya buka dari pagi sampai sore. Warung ini malah buka dari jam tiga sore sampai jam tiga dini hari. Jadi disaat yang lain tutup, warung ini malah baru buka.

Warung Wa Ales via Dokumentasi Pribadi

Awalnya saya ragu, “Siapa yang akan beli ke warung ini kalu udah malam?” Apalagi warung ini tidak berada di pinggir jalan utama. Biasanya warung yang buka sampai malam , target konsumennya adalah orang yang bepergian dan kebetulan lewat. Kalau posisi warung berada di dalam gang/lorong, orang yang lewat tidak sebanyak di jalan utama.

Namun ketika datang ke sana, keraguan saya hilang. Menurut Raswa, salah satu warga yang sering datang ke ke sana, warung Wa Ales ramai oleh orang yang pulang mancing, pekerja proyek, dan warga sekitar. Ketika saya ke sana, suasana di sekitar warung memang ramai. Orang di sekitar sana masih nongkrong di luar rumah. Baik anak muda maupun yang sudah tua.

baca juga : Bank Sampah Ala Pemuda Banjaran Hilir

Raswa melanjutkan awalnya warung Wa Ales ini kecil, jangankan meja untuk makan, etalase untuk makanan saja belum ada. Makanan yang dijual disajikan di atas meja, pelanggan yang hendak makan di tempat disediakan kursi kayu namun dengan terbatas.

“Orang yang datang kadang duduk aja gitu di bawah tanpa kursi, Pak.” Ujar Raswa.

Perlahan tapi pasti, Warung Wa Ales terus berkembang. Apalagi saat proyek pembangunan Bandara Internasional Kertajati, orang-orang proyek yang bekerja sampai malam menjadikan Warung Wa Ales sebagai tujuan utama ketika lapar.

Sekarang warung Wa Ales cukup besar, bersih, dan nyaman. Ada sekitar empat meja dan 24 kursi yang disediakan di sana. Ruangannya terbuka sehingga konsumen yang datang ke sana tidak akan kepanasan, kecuali dia pesan sambel plus cengek yang banyak, pasti kepanasan plus kepedesan.

Lauknya Masih Hangat via Dokumentasi Pribadi

Makanan yang ada di warung Bu Ales juga variatif. Nasinya aja ada tiga, nasi putih, nasi uduk, dan nasi kuning. Lau pauknya beragam, mulai dari semur jengkol, aneka pepes, oreg tempe, telor dadar, telor bulat, ikan cupang asin, dan tentunya makanan favorit warga +62, gorengan.

Harganya pun terhitung murah. Kemarin saya ke sana untuk makan dengan nasi uduk satu bungkus, telor dadar bumbu, cekcek, gorengan dua, pepes terong, dan sambal, hanya merogoh kocek 14 ribu.

Makan Cuuuy via Dokumentasi Pribadi

Warung Wa Ales adalah pilihan bagi warga Bantarjati dan sekitarnya yang lapar dan bosan dengan nasi goreng atau pecel lele yang biasanya buka ketika malam. Jika dibandingkan dengan harga nasi goreng yang satu porsi 10 ribu, di Warung Wa Ales dengan uang yang sama, sobat bsco bisa mendapatkan nasi satu bungkus dan dua lauk pauk.

Tertarik untuk nyoba makan malam atau dini hari di Warung Wa Ales?

Facebook Comments

About Riza D. Januar

Cowok yang berwajah susah | Susah dilupain

Check Also

Cikadongdong River Tubing Juara Anugerah Pesona Indonesia, Begini Rahasianya

besoksenin.co – Menjadi nomor satu dalam kejuaraan parawisata tentu merupakan hasil yang sedikit mengejutkan buat …