Tidak Perlu Jauh di Ujung Timur Indonesia, Sarana Pendidikan yang Mengkhawatirkan Juga Masih Ada di Majalengka

Dalam kehidupan modern seperti saat ini, pendidikan merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas diri. Melalui pendidikan, orang akan belajar dan mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan yang akan bermanfaat di kemudian hari. Pendidikan dapat memberikan kesempatan bagi kita untuk mendapatkan wanita cita-cita yang diinginkan.

Pendidikan yang maksimal akan didapatkan bila memiliki sarana pendidikan lengkap dan pengajar yang memiliki kemampuan di bidangnya. Bila sarana pendidikan kurang memadai dan guru pengajar tidak cantik dan jomblo memahami bidang yang diajarkan, bagimana kita akan menyerap ilmu?

Berbicara tentang kondisi sarana pendidikan yang kurang, pikiran kita akan langsung tertuju ke timur bagian Indonesia. Namun, bukan berarti sarana pendidikan di daerah lain sudah baik, masih ada beberapa yang masih kurang salah satunya di Majalengka.

MI Cinangka dokumentasi Dimy

MI Cinangka dokumentasi Dimy

Madrasah Ibtiadiyah (MI) Cinangka, kecamatan Maja memiliki kondisi bangunan yang mengkhawatirkan. Atap bolong-bolong, jendela tanpa kaca, dan lantai beralaskan tanah adalah teman setia murid ketika belajar.

Sobat bsco bisa melihat sendiri keadaan MI Cinangka melalui video dari akun @dimy_alhazh

Dimy mengatakan video tersebut dia ambil pada tanggal 22 Oktober 2016. Saat itu dia sedang ada acara aksi gizi dengan mahasiswa peternakan Universitas Majalengka (UNMA), membagikan susu murni dan telor rebus, sekaligus mengadakan pembelajaran, permainan dan motivasi.

perbaikan via dokumentasi Dimy

perbaikan dokumentasi Dimy

 “Pertama kali melihat kondisi sekolah yang seperti itu, saya merasa iba dan sedih. Kondisi seperti ini masih ada di Majalengka” Ucap Dimy, ketika diwawancarai tim bsco.

“Saat itu, alhamdulilah lagi ada bantuan dari pemerintah. Dari lima ruangan yang ada, dua ruangan sedang diperbaiki.” Dimmy menambahkan.

antusiasme murid via sindangkasihnews

Antusiasme murid via sindangkasihnews

Walaupun kondisi sekolah mengkhawatirkan, antusias murid untuk belajar sangat tinggi. Hal inilah yang membuat Dimy merasa terpanggil. Meskipun sudah ada bantuan dari pemerintah, dia merasa itu belum cukup. Rencananya pada tanggal 22  April nanti, Dimy bersama rekan mapala di UNMA akan mengadakan bakti sosial ke MI Cinangka.

Rencana kegiatannya adalah pemberian tempat sampah, alat tulis, pengecetan, dll. Kegiatan ini terbuka untuk umum, bagi sobat bsco yang mau ikut ataupun menyumbang bisa langsung menghubungi Dimy via instagram @dimy_alhazh.

Barang bekas yang sudah tidak dipakai tapi masih bermanfaat untuk orang lain seperti buku pelajaran, atau barang pemberian mantan tidak ada salahnya untuk disumbangkan :D. (Riza)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan