Home > berita > Tips Tidak Tergocek dalam Pemilihan Kepala Daerah

Tips Tidak Tergocek dalam Pemilihan Kepala Daerah

Gareth Bale via instagram garethbale11
Gareth Bale via instagram garethbale11

besoksenin.co – Beberapa hari yang lalu, publik berdecak kagum dengan permainan Gareth Bale saat membela Real Madrid di Final Liga Champions. Gerakannya yang meliuk-liuk dan Efektif, mampu menggocek pertahanan sekaligus mengoyak gawang Liverpool.

Gocek apa sih? Gocek itu sebutan lain dari uang lima ribu, biasanya kita gunakan saat taruhan yang asal, “ek gocekan?” Oh itu goceng, skip. Abaikan.

Bagi sobat bsco yang belum tahu, gocek adalah gerakan menipu untuk membuat lawan tak berdaya dalam sepak bola. Selain melewati lawan, menggocek juga memiliki tujuan, mencetak gol.

Namun, Gocek/menggocek terkadang juga dipakai dalam kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali pilkada (pemilihan kepala daerah). Tujuannya sama, untuk menipu. Namun gerakannya berbeda. Dalam pilkada, gocekan para paslon lebih variatif. Ada yang bermanuver dengan program yang ambigu, janji manis kampanye, dan yang lebih parah adalah menyerang isu pribadi.

Melihat pemain bola mengolah bola untuk menggocek lawan, tentu kita terhibur. Namun ketika calon pemimpin bermain kata untuk menggocek masyarakat, kita akan merasa marah. Janji yang di awal digembar-gemborkan, ternyata tak sesuai dengan yang diharapkan.

baca juga : Mau Dibawa Kemana Majalengka di Masa Depan?

Untuk menghindari hal tersebut, mantan Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengunkapkan bahwa dalam memilih pemimpin kita harus melihat track recordnya. Berikut pendapatnya yang kami sadur dari beritasatu.com.

Calon kepala daerah kab Majalengka via Instagram kpukabmajalengka

“Track record seorang kandidat dapat dilihat dari beberapa aspek, di antaranya lingkungan, riwayat kerja, dan riwayat kepemimpinan. Jika masyarakat memilih pemimpin berdasarkan beberapa aspek ini, maka akan didapat seorang pemimpin yang amanah dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Mahfud.

Kita juga bisa lihat/bertanya ke orang terdekat bagaimana keseharian paslon (pasangan calon). Apakah dia bertanggung jawab terhadap keluarganya? Agamanya? Dirinya? Dan karyawannya? Bila memiliki perusahaan. Jika semua jawabannya adalah “ya”, maka apa yang dia sampaikan ketika kampanye bisa dipertanggungjawabkan.

Hal lain yang ampuh dalam menggocek masyarakat adalah dengan menyerang isu-isu pribadi. Terkadang, ada paslon yang programnya sudah mantap, visi misinya terarah, dan tujuannya sudah jelas. Lalu, karena lawan paslonnya kebingungan bagaimana cara menghadapinya, dibuatlah isu-isu yang menyerang secara pribadi. Misalnya, membahas tentang masa lalu si calon yang punya mantan orang Pakistan, lalu diangkat lah isu calon tersebut “pro asing”. Isu tersebut dipermanis dengan munculnya berbagai foto hasil editan yang seolah2 mendukung pendapat tersebut.

Terkadang, ada paslon yang programnya sudah mantap, visi misinya terarah, dan tujuannya sudah jelas. Lalu, karena lawan paslonnya kebingungan bagaimana cara menghadapinya, dibuatlah isu-isu yang menyerang secara pribadi. Misalnya, membahas tentang masa lalu si calon yang punya mantan orang Pakistan, lalu diangkat lah isu calon tersebut “pro asing”.

Sebagai anak millenial, ketika melihat berita yang mendiskreditkan salah satu paslon, jangan begitu saja percaya dan “latah” untuk langsung meng-share, usahakan tabayun terlebih dahulu. Mencari data dari banyak sumber, orang yang berkompeten dalam bidangnya, lalu simpulkan sendiri. Jangan jadi kayak “ikan mujaer” yang gampang terpancing, yang lebih suka gosip ketimbang data.

Layaknya sepak bola. Kita harus sering berlatih dan mempertajam skill agar tidak mudah tergocek. Banyak membaca dan mengenali siapa pasangan calon adalah cara agar tidak tergocek dalam pilkada nanti.

Memang tidak ada pemimpin yang sempurna, namun kita tetap harus memilih, mana yanh lebih baik diantara pasangan calon yang ada. Ada pemimpin aja masih banyak permasalahan, apalagi gak ada pemimpin? Bisa balik kanan grak Negara kita, bener gak, sob?

Facebook Comments

About Riza D. Januar

Cowok yang berwajah susah | Susah dilupain

Check Also

Mahasiswa Majalengka Tidak Tinggal Diam!

besoksenin.co – Mahasiswa Majalengka tidak tinggal diam! Tajuk tersebut pantas disematkan ketika melihat ribuan mahasiswa …