U J I A N: Ini Berat, Tapi Dia Menyanggupiku

besoksenin.co – Kebanyakan orang menganggap kalau bayi tidak memiliki masalah dan menjadikan masa-masanya sebagai waktu terbaik yang pernah ada selama hidup. Tahu kah sobat bsco mengapa bayi menangis ketika lahir?. Itu adalah ujian pertama dalam kehidupannya di dunia. Semasa di dalam rahim sang bayi bisa mendapatkan segalanya dari tubuh ibunya, namun saat ia keluar dari rahim seketika semuanya terputus dan menuntut bayi untuk beradaptasi. Melalui kuasa-Nya bayi tersebut spontan akan menangis agar bisa bernafas secara mandiri untuk pertama kali. Tangis ini pun menjadi obat ampuh untuk menguatkan sang ibu melupakan rasa sakit selama proses persalinan.

Hari pertama bayi menatap dunia via pixabay

Tapi kan abis itu bayi mah gampang, mau ini tinggal nangis mau itu tinggal nangis lagi. Nggak kayak orang dewasa yang semua masalahnya gak bakal beres cuma pake nangis

Siapa bilang bayi itu enak hanya karena minta ini-itu dengan tangisan, justru ini kondisi paling tidak mudah. Coba bayangkan kalau sobat bsco hanya bisa menangis untuk mengungkapkan segalanya selama sehari saja, pasti ini akan sangat meyebalkan. Karena tidak ada pelajaran formal tangisan bayi, hanya karena seizin-Nya bayi mulai belajar untuk membedakan nada tangisannya agar ibu bisa membedakan mana tangisan lapar, tangisan untuk ganti popok, atau bahkan tangisan rindu saat jumpa sepulang bekerja.

Baca juga: Jangan Pernah Protes sama Hujan, Nanti kalau Dia Pundung Gimana? Terus Gak Mau Turun Lagi, kan Bahaya

Setiap orang memiliki ujiannya tersendiri. Anak kecil yang diuji untuk bisa memahami kesibukan orang dewasa untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Remaja yang diuji dengan perasaan deg-degan alamiah saat melihat lawan jenis. Orang dewasa yang diuji untuk bisa mulai mengurangi ketergantungan kepada orang lain saat menyelesaikan masalah. Orang kaya dengan ujian agar bisa terhindar dari rasa angkuh. Orang pas-pasan diuji agar bisa terus bertahan untuk kembali berjuang hingga esok lusa. Anak sekolahan atau mahasiswa diuji dengan berbagai dinamika belajar dan tuntutan nilai. Pegawai kanotran atau pedagang kelontongan diuji untuk terus mengejar target agar esok lusa bisa punya tunjangan. Serta lain sebagainya, selama seseorang dinyatakan hidup disitulah akan berdatangan ujian.

Setiap orang memiliki ujiannya masing-masing dan Tuhan memberikan ujian sesuai kemampuan

Satu rahasia umum yang sebenarnya sudah pasti, yakni Tuhan tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita. Janji-Nya membuat kita kuat dan bertahan hingga detik ini. Semua memiliki ujiannya masing-masing dan tidak ada yang lebih ringan atau lebih berat. Sekalipun pada titik tertentu ujian terasa sangat berat, Dia akan membuat kita sanggup.

 

Editor: Kuntum Mutia Umami

Facebook Comments

Post Author: rekhoni

penikmat langit tak banyak bicara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.