Komunitas Sapu Tabo Majalengka, Komunitas Unik yang Berkarya untuk Melestarikan Identitas

saputabo-cover

Komunitas Sapu Tabo, bisa dikatakan unik, sebab di saat remaja Majalengka yang lain sibuk dengan hal-hal negatif; seperti balap motor, mabuk-mabukan, gagal move on, galau karena belum bisa merebut kabogoh batur dan sebagainya. Sekolompok anak muda Desa Pasir, Kecamatan Palasah ini: malah membentuk komunitas Sapu Tabo.

Kurang lebih sejak 1980 lalu, Desa Pasir memang terkenal sebagai sebuah daerah penghasil anyaman (termasuk sapu tabo) di Majalengka, namun selama belasan tahun, ya hanya bagi orang tua. Para anak muda di sana gengsi untuk berkegiatan serupa. Jika terus seperti itu, tentu saja di masa depan Desa Pasir tidak akan kita kenal sebagai daerah penghasil anyaman lagi. Barulah 2010-an, sebagian anak muda Desa Pasir bisa memiliki kesadaran tersebut, dan mulai ikut dengan para orang tua. Dan Agustus lalu, komunitas sapu tabo akhirnya dibentuk. “Ya, kami sengaja membuat komunitasnya untuk menarik dan memotivasi anak muda yang lain.” Keterangan Romadhona kepada besoksenin.com. “Tentang bagaimana komunitas ini bisa menjadi wadah anak muda, khususnya di Desa Pasir; demi menghindari hal-hal negatif seperti narkoba, tawuran (atau gagal move on).”

Awalnya, Gilang Arcamega, Romadhona, Deden Fajar Nurseha, Ayup Moch A Rouf, Hanna Marliga Ingka, Aliya Tirtowati; adalah teman satu tongkrongan dan sama-sama di komunitas Ambas. “Awalnya kami teman ngopi, dan terpikir bagaimana kalau ngisi waktu dengan berkarya, sekaligus melestarikan budaya nenek moyang dan membantu warga yang memiliki usaha sapu tabo.” Kata Ayup.

saputabo1

Gerakan pertama, masih di lakukan saat ini, dan patut mendapat apresiasi. Adalah membuat inovasi dengan melukisi sapu tersebut. ”Spontan saja sih, kita memikirkan inovasi apa yang bisa kami lakukan di sapu tabo, dan terpikir melukis.” Kata Ayup. Mereka juga akan membuat lukisan Spongebob, Hello Kitty, demi Sapu Tabo disukai anak-anak, dan dengan harapan di masa depan mereka tetap menggunakan Sapu Tabo, dan Sapu Tabo tidak pernah hilang dari peradaban Indonesia, khususnya Majalengka. Untuk mendukung program tersebut, Ayup dan kawan-kawan berencana mengundang teman mereka yang sebagai pelukis profesional untuk melatih mereka. Kamu dapat mengintip kegiatan Komunitas Sapu Tabo di Instagram: @komunitas_saputabo.

Ternyata ada cara untuk melestarikan identitas, dan mari jauhi apa yang disebut tawuran dan gagal move on dari tanah Majalengka! (Tommi Pringadi)

Facebook Comments

Post Author: Tommi Pringadi

Seorang jomblo profesional yang bercita-cita bikin sunatan massal. I am not player, i am the game. :))

5 thoughts on “Komunitas Sapu Tabo Majalengka, Komunitas Unik yang Berkarya untuk Melestarikan Identitas

    fikri reinaldy ramadhan

    (26 September 2017 - 09:07)

    untuk komunitas sapu tabo bolehkah saya meminta kontak dari salah satu membernya, untuk mengetahui lebih detail tentang komunitas ini. soalnya buat tugas kuliah saya…

    fikri reinaldy ramadhan

    (2 Oktober 2017 - 19:50)

    min kalau bisa tolong diisi ya mohon bantuannya.1 kenapa komunitas ini namanya sapu tabo ??. 2. apa tujuan dari komunitas ini ?? 3. apakah dikomunitas ini ada pengurus dalam bidangnya masing-masing ??

    Aceng Hidayat

    (19 April 2018 - 19:05)

    Saya selaku warga Majalengka merasa bangga dengan generasi muda yg inovativ dan bermanfaat seperti komunitas sapu tabo terus berkarya dulur….

    EllEnrody

    (3 Juni 2018 - 11:37)

    Buy Isotretinoin cheapest cialis 20mg Ototoxicity In Adults Due To Amoxicillin

    EllEnrody

    (13 Juni 2018 - 13:17)

    Le Viagra Marocain cheapest cialis 20mg Generic Cialis United States Sildenafil100mg Get Fluoxetine 40mg Ups Direct Pharmacy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.