4 Hal Yang Perlu Diteladani Kidz Jaman Now Dari Kekasih Allah

besoksenin.co – Adakah yang menyadari ada peristiwa apa di tanggal merah hari ini? Sobat bsco pemburu long weekend pasti tahu. Yups…, benar. Hari ini diperingati sebagai maulid Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam, sosok teladan dan idola sepanjang masa bagi umat muslim khususnya, dan bagi seluruh manusia umumnya. Siapa yang tidak mengenal beliau? Sejak duduk di bangku SD mungkin ada beberapa sobat bsco yang diajari guru agamanya di sekolah atau guru ngaji di rumah tentang nyanyian kisah hidup beliau.

“Abdullah nama ayahnya
Aminah ibundanya
Abdul Muthallib kakeknya
Abu Thalib pamannya
Khadijah istri setia
Fathimah putri tercinta
Semua bernasab mulia
Dari Quraisy ternama..
Inilah Kisah Sang Rasul
yang penuh suka duka yang penuh Suka duka…”[1]

Semasa beliau hidup tentu ada banyak peristiwa yang bisa kita jadikan pembelajaran diluar yang tercakup dalam lirik di atas. Pribadi yang bersahaja, begitu adil dalam memimpin, tentu tidak dibuat seketika, malaiankan buah dari pembiasaan sejak dini. Yuk intip beberapa peristiwa masa muda nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam.[2]

1. Terlatih Tangguh

Rasulullah kekasih Allah, via muslimmarriageguide.com

Saat kebanyakan kidz jaman now terlatih bersabar dalam friendzone, nabi tercinta kita diberikan skenario terindah dari Allah menjadi pribadi yang tangguh dengan menjadi anak yatim sejak lahir. Tidak cukup sampai di situ, saat menginjak usia 6 tahun ibunya pun menyusul sang ayah. Dua tahun berselang kakek tercinta meninggal dunia. Kematian bukanlah kejadian yang mudah diterima, terlebih untuk anak kecil. Tapi kita bisa belajar betapa tangguhnya nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam melalui episode kehidupan tersebut. Bukan tangis cengeng yang tersisa, melainkan kemandirian untuk meneruskan langkah kehidupan.

2. Young Entrepreneur

Tidakkah kau merindukan Rasulullah, via www.nu.or.id

Menginjak usia 12 tahun, nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam memulai debutnya dengan terlibat berdagang bersama pamannya ke kota Syam. Perjalanannya pasti jauh dari kata nyaman, tidak ada jalan mulus beraspal apalagi kendaraan bermotor dengan fasilitas mewah. Padang pasir dengan matahari yang amat terik menjadi cerita perjalanan nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam kala itu. Tapi inilah masa pembelajaran beliau sehingga di usia 20an beliau begitu terkenal sebagai pedagang sukses. Saat kebanyakan kita mungkin stress ujian SD di usia 12, atau berkutat tugas akhir demi sebuah gelar akademik di awal 20an, nabi kita sudah mengajarkan untuk menjadi young entrepreneur.

3. Keluar dari Zona Nyaman

Rasulullah idola kita karena beliaulah suri tauladan yang paling sempurna, via aljumuah.com

Sungguh miris jika masih ada tayangan berita tawuran anak SMA, atau tertangkapnya pelajar di luar sekolah saat jam pelajaran dengan menggunakan seragam. Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam saat menginjak usia 15 tahun mulai terlibat dalam peperangan, Perang Fijar, dengan tugas mengambil anak panah. Mungkin terdengar sepele, terbayangnya seperti mengambil anak panah saat latihan panahan yang santai. Tapi ingat, beliau mengambil anak panah di medan perang! Tentu saja memerlukan keberanian dan perhitungan waktu yang tepat jika tidak mau terluka.

4. Agent of Change

Memperbanyak shalawat adalah bukti cinta kita kepadanya, via masirul.com

Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam sudah ditakdirkan Allah menjadi penyempurna akhlak, perbuatan, manusia. Sama halnya dengan kesuksesan beliau dalam berdagang, dengan amanah yang begitu besar dari Allah tentunya ada masa pembelajarannya ketika nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam masih muda, yakni ketika perjanjian Hilful Fudzul. Perjanjian tersebut diserukan untuk memberantas ketidakadilan kepada siapapun yang ada di Mekkah, karena sebelum perjanjian ini ada pedagang dari Yaman yang tidak mendapatkan hak bayarannya setelah barangnya diambil. Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam tidak menjadi pemuda yang tidak acuh dengan isu di masyarakat sekitar, beliau ikut andil dalam forum ketika perjajian tersebut dirumuskan. Apa kabar kita pada isu tetangga kamar kostan atau samping rumah? Apakah mereka sudah makan sama halnya dengan kita yang sudah kekenyangan? Kita tidak bisa menjadi agen perubahan jika tidak mengetahui kondisi sekeliling kita dan tidak akan pernah terjadi perubahan jika sekedar tahu tanpa perbuatan nyata.

Sumber:

[1] https://standret.wordpress.com/2014/03/07/lirik-lagu-kisah-sang-rosul-habib-syech-abdul-qadir-assegaf/

[2] http://kabar.salmanitb.com/2017/09/25/belajar-dari-masa-muda-muhammad-saw/

 

Tulisan ini kiriman dari Resy Khoirunisa

51 komentar untuk “4 Hal Yang Perlu Diteladani Kidz Jaman Now Dari Kekasih Allah”

  1. seo consultant in richmond bc

    My spouse and I stumbled over here from a different web address and thought I might check things out. I like what I see so now i am following you. Look forward to checking out your web page yet again.

  2. Only a smiling visitant here to share the love (:, btw outstanding design and style. Justice is always violent to the party offending, for every man is innocent in his own eyes. by Daniel Defoe.

Tinggalkan Komentar