6 Siswa SSB Mandala Majalengka ini, Terpilih Menjadi Bagian dari ‘Maung Ngora’ Persib U-15. Mamprang!

besoksenin.co – Setelah bulan kemarin kita saksikan laga-laga seru di Stadion Warung Jambu, Majalengka, kini dunia sepak bola Majalengka kembali dilirik. Dilansir lewat Kabar Harian Persib bahwa rupanya pelatih Persib u-15 telah melaksanakan seleksi ke beberapa wilayah di Jawa Barat, untuk menyaring Maung Ngora. Salah satunya Majalengka.

Maung ngora aing yeuh via @gilarcahyagumilar

Gilar Cahya Gumilar yang merupakan siswa SSB Mandala kepada besoksenin.co mengaku kaget atas kabar diterimanya dia bersama lima rekan lainnya di Diklat Persib u-15.

“Gimana, ya. Gilar juga kaget.” Ujarnya.

Kabar dari EyeSoccer mengatakan bahwa, awalnya, Gilar dan kengkawan ikut berlatih dengan instruktur pelatih dari Akademi Persib, yakni M. Yusuf dan Imam Nurjaman. Kedua pelatih ini merupakan pelatih Akademi Persib U-15 yang masih muda tapi sudah mengantongi lisensi kepelatihan AFC.

Diklat Persib U-15 ini, akan Gilar lakoni jika sudah naik ke kelas XI. “Sekarang¬†mah latihan dulu di Majalengka. Nanti ke Bandungnya kalau sudah kelas XI.” Kata Gilar, siswa SMA Negeri 2 Majalengka ini. Yhaa, walaupun Gilar sama Adli, Anelka (Omat, ini bukan yang mantan pemain Chelsea), Gilar, Paiz, Pajri, dan Nuhan nantinya harus pindah sekolah ke Bandung ketemu Dilan untuk berlatih di Akadem Persib u-15.

https://www.instagram.com/p/BclaMW7jryP/?taken-by=besokseninco

Selain itu, laga uji coba akan dilaksanakan hari Sabtu (16/12) di Warung Jambu Majalengka, yang akan mempertemukan laga tiga angkatan lainnya di SSB Mandala (2001, 2002, dan 2003) bersama Persib Junior. Gilar, nantinya masuk tim Persib.

Siswa asal Perum BCA ini, berharap prestasinya cukup untuk bisa membanggakan orang tua. Karena ia mengakui, kesuksesannya tak lepas dari peran orang tuanya, “Saya ingin membanggakan orang tua saya sendiri”.

Gilar berpesan agar pesepakbolaan di Majalengka berkembang dan berani untuk bermain tandang. “Lebih maju lagi dan ulah cicing wae di kandang (jangan diam saja di kandang).” Kata Gilar. Kekerenan ini harus ditiron oleh anak muda lainnya di Majalengka. Wajar saja, gak mudah buat jadi bagian dari Akademi Persib karena seleksi yang bukan main.

Semoga keenam siswa Mandala bisa berkembang dan maju terus pesepakbolaan Majalengka!

Fakhrul Azharie

ke sana ke mari membasmi kejahatan

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan