7 Macam Opak Yang Ada di Majalengka, Membuatmu Selalu Ingat Tanah Kelahiran

besoksenin.co – Bertemankan secangkir kopi hitam dan bertaburkan cerita indah tentang kita dengan keluarga. Opak selalu mengingatkan kita tentang tanah kelahiran. Tentang kreativitas tanpa batas sebuah bahan pangan bernama beras ketan dan singkong sebagai camilan.

Opak adalah salah satu makanan camilan yang tergolong sejenis dengan kerupuk yang renyah dan cocok buat menemani seduhan kopi hitam yang nikmat. Cocok juga nih untuk kamu siapkan sebagai oleh-oleh mudik dan simpanan makananmu saat di perantauan. Walaupun kadang jadi prioritas terakhir yang akan dimakan dan pas akhir bulan.  Mangga…dulur sadayana, urang ngemutan deui opak-opak anu aya di Majalengka.

1. Opak Ketan Asin / Opak Kalapa 

opak ketan via mang yono
opak ketan makanan khas orang sunda via mang yono

Seperti namanya, opak ini terbuat dari beras ketan yang dipanggang di atas bara api, kalau kata orang sunda mah dideangkeun. Untuk menambah cita rasanya agar lebih gurih dan enak biasanya ditambahkan dengan santan kelapa ke dalam adonannya. Maka tak jarang ada sebagian orang Majalengka menyebutnya opak kalapa ketan. Bahkan opak Cikeusal (Talaga) Ma Uju pernah dikirim ke Malaysia. Dilansir dari Cirebontrust.com. Hal ini lantaran orang Majalengka yang kerja di Malaysia bawa opak ini kesana dan ternyata orang sana menyukai opak tersebut. Akhirnya dikirimlah beberapa dus opak ke Malaysia. Opak aja move-on, kamu kapan ?

2. Opak Beureum

opak bereum via imagrum
opak bereum, si manis yang mengkilap via imagrum

Opak beureum alias opak merah alias opak manis ini memiliki tekstur yang halus dan lebih lembut dibandingkan dengan opak asin. Berbahan dasar sama dari beras ketan yang dihaluskan dan diberikan perasa manis yang berasal dari gula merah.

3. Opak Angin atau Opak Bodas

opak bodas kuliner ciamis
opak bodas via kuliner ciamis

Nah, opak satu ini sebenarnya hanya sebutan beberapa orang di Majalengka untuk menyebut opak ketan yang bentuknya agak besar dan tidak terlalu renyah (seperti ada angin nya tapi bukan alot alias liat ya) dan biasanya tidak dicampur dengan santan kelapa. Ada juga yang menamakan opak bodas alias opak putih.

4. Opak Sampeu

opak sampeu via tokopedia
opak sampeu via tokopedia

Berbeda dengan opak yang sebelumnya dibahas, opak satu ini berbahan dasar singkong  (sampeu) dan digoreng menggunakan minyak. Rasanya yang gurih dan renyah bakal membuat kamu secara gak sadar sudah menghabiskan satu toples sendirian. Perajin opak sampeu Majalengka yang terkenal enak dan renyah karena bentuknya yang tipis  bisa kalian temui di Blok Linggawangi, Desa Waringin, Kecamatan Palasah. Dilansir dari indofakta.com, ternyata usaha para perajin opak ini warisan leluhur yang sudah turun temurun lho.

5. Opak Beca

Opak beca parung blogger
Opak beca via parung blogger

Masih dari rumpun opak yang terbuat dari singkong, opak satu ini biasanya diberikan bumbu seperti cabe kering dan seledri. Sebagian juga ada yang menambahkan dengan aci sampeu alias tepung tapioka agar tidak terlalu keras. Berbeda dengan opak sampeu, opak satu ini memiliki tekstur yang khas bergaris-garis karena saat pembuatan adonannya di tekan-tekan dengan garpu.

6. Opak Gaplek

Olahan-Makanan-Dari-Tepung-Singkong-Opak Gendar via gedangsari
Opak Gaplek Singkong via Gedangsari

Opak satu ini juga masih berbahan dasar singkong. Berbeda dengan pengolahan singkong untuk opak sampeu dan opak beca, pengolahan singkong untuk opak ini dari tepung gaplek. Gaplek sendiri merupakan singkong segar, yang telah dikupas, dijemur sampai kering selama 3-4 hari. Kemudian gaplek yang sudah kering digiling dijajdikan tepung yang digunakan untuk adonannya. Di daerah lain tepung gaplek ini biasanya dibuat menjadi thiwul. Hanya saja opak gaplek ini sedikit sulit ditemui dijual di pasaran. Mungkin kamu harus bisa membuatnya sendiri.

7. Opak Gendar

feburita.blogspot.com opak gendar
opak gendar via feburita.blogspot.com

Bahan dasar opak satu ini dibuat dari adonan nasi sisa. Eits…jangan curiga dulu, maksudnya nasi sisa disini adalah nasi yang sekiranya orang sudah tidak tertarik memakannya (karena menguning misalnya) bukan nasi yang udah basi ya. Cara membuatnya sama dengan opak ketan hanya saja diberikan bumbu bawang putih, ketumbar dan garam. Ada juga yang menambahkan terasi sebagai penambah rasa. Beberapa dari kalian mungkin ada juga  yang menyebutnya ini kerupuk gendar atau hanya gendar saja. Apapun sebutannya, yang penting makannya bareng kamu di Majalengka. Itu sudah menyenangkan kok.

Nah, itu dia 7 opak yang ada di Majalengka. Yuk Sob! Tunjukkan pada temanmu yang suka nanya, oleh-oleh Majalengka apaan?

Editor: Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Ita Nita Amaliya

Ditulis oleh Ita Nita Amaliya

Kata mereka aku selalu diam-diam memperhatikan, sekali didapatkan sulit dilepaskan.

Lihat profil lengkap