Mengenal Air Traffic Controller, Penjaga Langit Majalengka Jika Bandar Udara Internasional Kertajati Mulai Beroperasi

besoksenin.co – Jika membicarakan dunia penerbangan, mayoritas orang dan mungkin termasuk kamu akan tertuju pada profesi pilot dan pramugari. Keduanya memang memiliki peran vital dalam suatu penerbangan. Pilot bertugas mengemudikan pesawat, sedangkan pramugari bertugas sebagai pemberi arahan dan instruksi tentang keselamatan selama penerbangan.

Sebenarnya ada satu sosok yang perannya jauh lebih penting dalam menjaga keselamatan penerbangan loh, sob. Mulai dari lepas landas hingga mendarat dengan selamat.

Mereka adalah Air Traffic Controller atau lebih dikenal dengan ATC. Tugas mereka seperti polisi lalu lintas, perbedaannya terletak pada kendaraan yang diatur. Jika polisi lalu lintas mengatur mobil dan motor, ATC mengatur pesawat agar tidak terjadi tabrakan di udara. Satu lagi, ATC gak bisa nilang kayak polisi lalu lintas

Jika polisi lalu lintas mengatur mobil dan motor, ATC mengatur pesawat agar tidak terjadi tabrakan di udara.

Pilot dan ATC

Walaupun kalah ngetop dari pilot, tanggung jawab ATC sebenarnya lebih besar loh. Hal ini diungkapkan Dani Sugiharto personil ATC di salah satu Bandar Udara di Indonesia.

“Jika Pilot bertanggung jawab terhadap nyawa penumpang satu pesawat yang dia kemudikan, kami (ATC) bertanggung jawab terhadap nyawa seluruh pesawat yang kami control. Anggap satu pesawat memiliki 100 penumpang, dan pesawat yang kami control puluhan. Sudah ribuan nyawa yang kami selamatkan.” ucap Dani.

Anggap satu pesawat memiliki 100 penumpang, dan pesawat yang kami control puluhan. Sudah ribuan nyawa yang kami selamatkan.

Ketelitian dan konsentrasi tinggi adalah hal utama yang harus dimiliki oleh petugas Air Traffic Controller ketika bertugas. Karena salah sedikit saja bisa berakibat fatal, taruhannya nyawa.

“Dalam bekerja, kita dituntut untuk selalu konsentrasi dan teliti. Apalagi ketika cuaca buruk, harus cepat serta tepat dalam mengambil keputusan dan memberikan instruksi kepada pilot. Karena salah sedikit saja, taruhannya nyawa.” Dani menambahkan. Ngeri juga yaa, kalau kamu orang yang sering galau karena mantan, kayaknya gak cocok untuk pekerjaan ini. Nanti banyak gak fokusnya.

Karena salah sedikit saja, taruhannya nyawa

Fokus dalam bekerja karena taruhannya nyawa

Tapi, walaupun memiliki tanggung jawab yang besar dan terkesan menegangkan. Bekerja sebagai ATC sebenarnya asik dan menyenangkan seperti bermain video game. Selain itu, ada kepuasan tersendiri ketika berhasil membuat pesawat mendarat dengan selamat, bisa membantu banyak orang untuk bertemu dengan keluarga masing-masing.

Berbicara tentang keluarga, menjadi petugas ATC memiliki resiko untuk jarang bertemu dengan keluarga mereka. Berbeda dengan pegawai negeri atau pekerjaan lainnya yang libur ketika weekend dan tanggal merah, petugas ATC malah semakin sibuk. Karena penerbangan akan semakin ramai. Kasian yaaa, jadi bang Toyib, gak pulang-pulang.

“Kita bekerja menggunakan sistem shift. Ada shift pagi,siang dan malam, mulai dari jam 6 pagi hingga 12 malam. Dukanya bekerja menggunakan sistem shift adalah tidak mengenal weekend dan hari libur lainnya. Contohnya saat lebaran kemarin, disaat yang lain libur dan berkumpul dengan keluarga, kami tetap dinas untuk tetap menjaga kelancaran lalu lintas udara di Indonesia.” ucap Dani yang sudah tiga kali lebaran tidak pulang-pulang.

disaat yang lain libur dan berkumpul dengan keluarga, kami tetap dinas untuk tetap menjaga kelancaran lalu lintas udara di Indonesia.

Tempat ATC bekerja di Majalengka kelak

Ketika ditanya tentang Bandar Udara Internasional Kertajati, Dani yang asal jawa tengah ini menaruh harapan tinggi untuk bisa pindah dan bekerja di sana.

“Bandara Kertajati kelak akan menjadi bandara yang besar, ada kebanggan tersendiri bisa bekerja di sana. Selain itu, Majalengka juga dekat dengan kampung saya di Batang, Jawa Tengah.” Tutup pemuda yang ternyata punya pacar asal Majalengka, leh ugha pergerakan mas Dani ini.

Tinggalkan Komentar