Apa yang Baru dari Acara Bazar SMAN 1 Majalengka Kali ini? Yang Jelas, Tradisinya mah Pasti Sama dari Tahun ke Tahun

besoksenin.co – Tahun ini, SMAN 1 Majalengka mengadakan bazar rutinan dengan tema acara Pesona Indonesia. Dari tahun ke tahun ada saja hal baru yang ditampilkan, seperti gebetan yang sudah lama nggak ketemu dan tiba-tiba tambah cakep hehehe. Bisa terlihat dari dekorasinya yang semakin kekinian, ukuran panggung yang semakin megah dan mewah, hingga rangkaian acara yang semakin variatif.

Majalengka digoyaaaaaaaang via dokumen dari panitia

Kali ini, kamu akan dimanjakan oleh kuliner dan dekorasi Nusantara dari Sabang sampai Merauke melalui 38 stand yang tersedia. Tidak hanya itu, rangkaian acara lainnya pun bisa diikuti oleh semua kalangan usia. Mulai dari perlombaan untuk tingkat TK hingga SMA, dan panggung hiburan yang dimeriahkan oleh artis indie Majalengka sampai artis ibu kota, seperti DJ Freyya.

Tari saman yang berasal dari Aceh via dokumen dari panitia

“Di hari terakhir ada acara jalan santai untuk alumni dan dibuka oleh Bupati Majalengka. Doorprize-nya ada kulkas, sepeda…” bocoran Khaerul, Mitratama Smansa 2018.

Tapi dibalik perkembangan yang terjadi, di sini bsco mencoba menganalisa tradisi yang nggak berubah bahkan sejak bazar pertama kali dilaksanakan, apa aja ya?

1. Daftar Menu Misterius

Nama makanannya kayak syarat buat ospek, sulit ditebak via dokumen dari panitia

Es Pocong, MANTAN blak, Itje Tjream, Rossen Kuchen, Rice sa Goreng, dan nama-nama menu unik lainnya menjadi hal yang wajib dipikirkan oleh semua pemilik stand. Mungkin ini berlaku untuk kebanyakan wirausahawan pada umumnya, tapi yang bikin misterius adalah terkadang nama-nama aneh ini berwujud makanan sehari-hari dan nggak jarang bikin pembeli mikir sendiri “Kok makanan ini namanya bisa gitu? Apa hubungannya?”

2. Café Bertenda

Cafe-cafean tapi kaya di cafe beneran via dokumen dari panitia

Meskipun hanya tenda-tenda sederhana seperti bazar pada umumnya, tapi dekorasinya nggak kalah dengan café. Ada iringan musik, pelayannya pakai baju seragaman, ada dekorasi unik yang menggambarkan nama stand, sampai disediakan permainan untuk menunggu pesanan tersaji.

3. Jual Kupon ke Penjuru RT

Makin malam makin mantap acaranya via dokumen dari panitia

Bagi alumni Smansa tentu tahu dengan strategi marketing jual kupon ini. Setiap siswa akan mendapatkan sejumlah kupon yang bisa digunakan untuk bertransaksi di kawasan bazar. Karena nggak mungkin dihabiskan sendirian, orang rumah akan jadi target utama penjualan kupon. Sebagai perluasan pasar, teman-teman arisan mama pun jadi sasaran, nggak lupa temen sepedaannya adik juga jadi target penjualan, bahkan keluarga si doi juga pasti ditawarin.

4. Stand DPR

Nongkrong-nongkrong cantik, cantik-cantik ko nongkrong via dokumen dari panitia

DPR alias Di bawah Pohon Rindang. Ini menjadi lokasi terhoror untuk kebanyakan siswa. Bukan karena ada cerita mistis, tapi karena lokasinya berada di belakang beberapa stand, jadi tidak begitu mencolok bagi pengunjung. Meskipun begitu, stand ini bisa menjadi primadona di siang bolong, karena tempatnya paling adem dibanding stand lain (namanya juga di bawah pohon rindang, pasti adem lah).

5. Mendadak Kompak

Ada yang mau foto bareng salah satu maskotnya? via dokumen dari panitia

Sudah jadi rahasia umum, dengan jumlah siswa per kelas sekitar 30 orang pasti ada aja satu dua orang yang biasanya disuruh bayar kas susah apalagi nyapu kelas pas jadwal piket. Tapi khusus di acara ini semua orang akan lebih kejam dibanding direktur perusahaan, semua orang akan mendapat peran untuk berpartisipasi di stand kelas masing-masing. Kalo ketahuan ada yang mangkir dari tugas pasti akan dipelototi sambil dinasihati dengan kata-kata manis menusuk. Demi menghindari kerugian, semua orang harus membayarnya dengan usaha paling maksimal dalam memasarkan stand-nya.

 

Yang ini bonus buat para jomblowati, foto Mitratama (ketua osis) tahun ini via dokumen dari panitia

56 komentar untuk “Apa yang Baru dari Acara Bazar SMAN 1 Majalengka Kali ini? Yang Jelas, Tradisinya mah Pasti Sama dari Tahun ke Tahun”

  1. Thank you for another great article. Where else could anybody get that kind of info in such a perfect way of writing? I have a presentation next week, and I am on the look for such information.

Tinggalkan Komentar