Bahagia Itu Sederhana. Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita, Misalnya

Saat aku dan kamu menjadi kita via pexels

besoksenin.co – Hello, sobat bsco! Apa kabar? Sudah adakah yang menanyakan kabarmu hari ini sebelum aku? Atau aku yang pertama yang bertanya kabar tentangmu? Ada atau tidak yang menanyakan kabarmu sebelum aku, ku harap kau tengah bahagia saat ini. Sekalipun ku hanya punya ragamu tapi tidak hatimu, asal kau bahagia seperti lagunya armada.

Bahagiaku saat bersamamu via pexels

Hey, kamu!
Iya kamu, masa depanku!
Pernahkah kamu membayangkan tentang hari tua bersamaku? Membayangkan betapa bahagianya kita dalam menikmati masa tua bersama anak dan cucu kita kelak. Jika kamu berfikir itu terlalu jauh dan tak terbayang, pernahkah kamu membayangkan tentang pertemuan kita? Saat kita saling menemukan dan waktu mempertemukan. Lalu, aku dan kamu bersatu di pelaminan untuk mengubah aku dan kamu menjadi kita dalam sebuah ikatan halal. Ahh aku jadi membayangkan betapa banyaknya rintik-rintik bahagia yang kelak akan menghujani kita. Lalu pelangi datang bersama gradasi jingga di langit senja melengkapi kebahagiaan kita. It’s a magic hour!

Bunga itu tak sebanyak bunga yang tengah bermekaran di hatiku via pexels

Membayangkannya saja sudah membuatku bahagia, apalagi jika nanti menjadi nyata. Ku kira aku takkan lagi mampu menghitung betapa banyak dopamin dan serotonin yang dilepaskan kelenjar hormonalku. Entah berapa ribu bunga yang bermekaran di taman hatiku. Entah berapa banyak kumbang yang tak bisa hinggap pada bunga karena bunga-bunga di hatiku hanyalah milikmu. Ahh, bahagia deh pokoknya hingga kebahagiaan itu tak mampu lagi ku ungkapkan lewat kata-kata. Asal kamu tahu, arti bahagia untukku itu sederhana, cukup aku dan kamu menjadi kita. Lalu apa arti bahagia untukmu? Semoga waktu cepat mempersatukan kita di saat yang tepat.
(Fitri Kinasih Husnul Khotimah)

Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Aku adalah sepenggal diksi yang siap kau jadikan puisi.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan