Gua Jepang di Majalengka yang Keberadaannya Masih Belum Diketahui Banyak Orang, Telusuri Lebih Dalam Yuk!

Gua jepang via Winda Nurfitriani

besoksenin.co – Apa yang terlintas dalam benak sobat bsco pertama kali mendengar kata gua? Apakah Menyeramkan? Angker? Atau sulit untuk dikunjungi? Hmm.. Sebagian besar gua memang seperti itu ya sobat bsco, tapi tau enggak sih apa sebenarnya gua itu? Gua dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah lubang besar, sedangkan menurut IUS (International Union of Speleology) gua yaitu setiap ruang bawah tanah yang berbentuk lorong-lorong yang dapat ditelusuri atau dimasuki manusia. Namun, tidak semua lorong dapat ditelusuri oleh manusia lho sobat bsco, seperti misalnya lorong hatimu, yang hanya bisa ditelusuri oleh cintaku, eaaa…

Gua Jepang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Majalengka. Keberadaan gua Jepang di Majalengka ini masih belum banyak diketahui orang, karena mungkin letaknya yang sedikit tersembunyi. Hmmm.. sangat disayangkan ya. Gua Jepang di Majalengka berada di kawasan militer, gua ini adalah lorong-lorong yang memiliki empat pintu yang terbuat dari plat besi, dengan ukuran setiap pintunya yaitu lebar sekitar 1,5 meter dan tingginya sekitar 2 meter. Setiap lorong berukuran kurang lebih 5 x 5 meter.

Nyatanya, Gua Jepang bukanlah gua loh

 

Sebenarnya lorong-lorong ini adalah bunker, entah mengapa masyarakat lebih mengenalnya sebagai Gua Jepang, mungkin bunker ini zaman dulunya memang dimanfaatkan oleh tentara Jepang.

Bunker adalah sejenis bangunan pertahanan militer, biasanya dibangun di bawah tanah, bunker di komplek militer ini sudah ada semenjak perang dunia ke II, ini dahulunya berfungsi sebagai tempat pertahanan, perlindungan, persembunyian, bahkan dijadikan tempat untuk menyimpan senjata serta tempat penyimpanan logistik seperti makanan, dan juga obat-obatan.

Gua Jepang sangat nyaman dan asri loh via Winda Nurfitriani

Gua peninggalan Jepang ini sangat asri dan aman untuk dikunjungi lho, enggak percaya? Coba aja datang dan telusuri langsung ke kawasan komplek Kodim 0617 Majalengka, tepatnya di bawah jembatan utara Sungai Cibudug yang berada di Kelurahan Tonjong, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.

Beberapa tahun lalu Gua Jepang tidak terawat, kotor, dan penuh mistik

Pada tahun 2016 yang lalu gua ini memang memiliki wajah baru setelah direnovasi dan dilakukan pembersihan oleh Kodim 0617 Majalengka, jadi nih sobat bsco sebelum dibersihkan dan diperbaiki, tempat ini dipenuhi lumut dan tumbuhan liar di sekitarnya, sehingga menimbulkan kesan menyeramkan bagi masyarakat yang melihat keberadaan gua tersebut, belum lagi adanya cerita mistik yang kebenarannya masih simpang siur, ada juga mitos yang menyebutkan apabila kita memasuki gua tersebut maka kita tidak akan bisa keluar lagi, ihhh takut ya sobat bsco? Tapi tenang, itu cuma mitos kok, untuk membuktikannya sobat bsco bisa datang aja langsung dan coba masuk ke dalam mulut gua, mmm… bisa keluar lagi enggak tuh?

 

Memiliki 4 lorong yang saling terhubung, gua Jepang bisa menantang keberanianmu! via Winda Nurfitriani

Lorong gua yang memiliki empat pintu ini saat ditelusuri saling terhubung satu sama lain

Setiap lorong tidak terlalu panjang kok sobat bsco, apabila memasuki pintu pertama maka sobat bsco bisa keluar dari pintu kedua. Saat sobat bsco masuk dari pintu ketiga, bisa keluar melalui pintu ke empat, begitu juga sebaliknya. Cukup menguji nyali juga nih buat kamu yang takut akan gelap.

Selain menikmati gua peninggalan zaman Jepang, sobat bsco juga bisa bermain-main di aliran Sungai Cibudug, tidak hanya itu sobat bsco bisa ajak teman-temannya untuk nongkrong dan ngerumpi bareng sambil berfoto ria. Untuk menuju gua ini, aksesnya mudah karena berada di sisi jalan raya K.H Abdul Halim Majalengka, dilalui berbagai jurusan angkutan kota alias angkot, berbagai elf atau angkutan umum sejenis microbus jurusan Cikijing-Bandung, dan juga beberapa bus kecil yang melintasi jalur kota Majalengka seperti bus jurusan Rajagaluh-Cikarang.

Gua Jepang sangat mudah dicapai, karena berada di jantung kota Majalengka

Sobat bsco kalau dari arah Kadipaten gua Jepang ini berada di sisi kiri jalan, apabila menggunakan angkutan umum bisa bilang sama mamang sopirnya mau turun di jembatan Cibudug, ingat ya jembatan Cibudug, jangan sampai menyebutkan jembatan yang dekat dengan Kodim 0617, nanti yang ada mamang sopirnya kebingungan karena memang komplek Kodim 0617 ini berada diantara kedua sungai, yaitu Sungai Cideres dan Sungai Cibudug, untuk lebih mudahnya sobat bsco cukup ngasih tahu jembatan Cibudug, bedanya adalah jembatan Cibudug itu lebih kecil dibandingkan dengan jembatan Cideres, jangan sampai salah ya sobat bsco. Nah, dari atas jembatan Cibudug, Gua Jepang sangat terlihat jelas keberadaannya.

Jalan menuju Gua Jepang

Begitu pun sebaliknya, jika sobat bsco dari arah Cigasong, setelah melewati lampu merah Tonjong sobat bsco akan menemukan jembatan, jembatan yang pertama lho sobat bsco dan itulah yang dinamakan jembatan Cibudug, tepatnya berada di seberang TK Kartika, atau kalau masih bingung sobat bsco bisa bertanya ya, ingat nih malu bertanya sesat dijalan lho sobat bsco, sama halnya dengan sobat bsco yang masih malu dan enggan bertanya sama gebetannya tentang perasaannya, hmmm.. bisa-bisa sobat bsco tersesat, iya tersesat dalam kisah cinta yang salah, misalnya. Ooooppss.. kok ngomongin cinta ya, balik lagi ke Gua Jepang deh sobat bsco.

Apabila sobat bsco membawa kendaraan pribadi, supaya lebih aman menyimpan kendaraannya, sobat bsco bisa masuk ke kawasan Kodim 0617, bisa melalui gerbang yang ketiga dari arah Kadipaten, sobat bsco pas masuk gerbang lalu belok menuju arah timur atau ambil jalan ke kanan tepatnya dari pos, kalau ditanya sama bapak tentara jangan takut ya, cukup bilang “mau main ke gua”. Mereka sangat welcome, dan dengan senang hati akan memberitahu arahnya kemana.

Pengunjung yang datang tidak dipungut biaya masuk alias gratis

Kamu tidak perlu memikirkan juga untuk membayar parkir, ini nih yang paling dicari oleh sobat bsco, benar enggak?. Mereka yang datang biasanya ingin mengambil foto, ada juga yang hanya ingin menikmati indahnya Gua Jepang bersama teman-temannya. Menurut salah satu pengunjung yang sedang menikmati keindahan Gua Jepang, sebelumnya dia tidak pernah tahu keberadaan gua ini, namun karena diajak oleh temannya yang tinggal di komplek Kodim 0617, kini dia tahu gua peninggalan Jepang di Majalengka. Ada juga pengunjung yang menuturkan bahwa mereka senang setelah gua direnovasi, mereka kini tidak merasa takut untuk mengunjunginya. Mereka tidak sedikit pun merasa khawatir dan ketakutan saat memasuki lorong gua. Hanya saja untuk sobat bsco yang takut akan gelap jangan lupa siapkan senter.

Bagi sobat bsco yang akan mengunjungi Gua Jepang diharapkan selalu menjaga kebersihan dan ingat jangan sampai membuang sampah sembarangan bahkan melakukan aksi vandalisme, seperti corat coret pada tembok gua.

Patut diberikan apresiasi juga untuk jajaran Kodim 0617 Majalengka yang telah merawat dan merenovasi Gua Jepang ini, sehingga keberadaannya sekarang menjadi lebih indah, asri, aman, dan nyaman untuk dikunjungi dan dijadikan tempat wisata yang gratis serta masyarakat bisa lebih mengenal lagi sejarah peninggalan zaman Jepang di Majalengka. Penasaran? Mungkin kamu bisa ngabuburit di sini rame-rame, jangan lupa bawa kamera, tongsisnya juga ya!

Editor : Tommi Pringadi

Tinggalkan Komentar