Karena Hidup di Majalengka Lebih Tentram Ketimbang Hidup di Kota

besoksenin.co – Hidup ini bergulir tak ada jeda, beberapa orang mengakui bahwa proses pertumbuhan tidak begitu terasa,

 

“Gak kerasa yaa perasaan baru kemaren kita main di SD, eh sekarang udah mau jadi guru SD.”

 

“Hidup ini cepet banget deh, kayaknya baru kemaren kita saling ejek orang tua. Besok-besok kayaknya nama kita yang bakal jadi bahan ejekan anak-anak.”

 

Banyak orang Majalengka yang pergi dan tinggal di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor bahkan Uganda *abaikan yang ini* dengan berbagai alasan. Entah itu pekerjaan, ikut orang tua istri/suami, melanjutkan pendidikan, ataupun karena ingin mencoba hidup di tanah perantauan.

merantau ke kota via pexels

Hidup di kota itu menyenangkan, semuanya mudah, banyak cowok ganteng, mall yang tidak terhitung, banyak tempat hiburan dan banyak lagi bayangan orang Majalengka mengenai gemerlapnya hidup di kota. Termasuk aku. Namun sayang, anggapan tersebut tidak semuanya benar. Ibarat seorang cewek yang berpaling dari pasangannya dengan alasan kurang ganteng, lama-lama akan merasa bosan ingin balikan *bukan curhat*.

 

Beberapa bulan pertama tinggal di kota, aku menikmati hidup disana. Banyak mall untuk memanjakan diri dan berbelanja, tidak terhitung berapa banyak cowok ganteng di sana. Tapi, lama-lama aku merasa bosan dan ingin pulang.

majalengka yang tenang via nyarinama.wordpress

 

Menyedihkan, di kota aku tidak bisa bersepeda sambil melihat kanan-kiri sawah  yang berhektar-hektar. Sulit menemukan senja terbaik karena terhalang gedung yang menjulang tinggi. Jarang aku memiliki kesempatan berbincang dengan tetangga karena mereka terlalu sibuk dengan urusan masing-masing. Udara segar pagi hari hanyalah mimpi, di kota terlalu banyak kendaraan yang melintas dengan asap knalpotnya. Untuk naik angkutan umum pun aku harus berebut dengan penumpang lain, karena jika telat beberapa detik saja aku harus menunggu untuk naik angkutan selanjutnya.

 

Aku ingin berbagi untuk sobat bsco yang akan merantau. Tinggal di kota (awalnya) serba gampang dan menyenangkan, tetapi kehidupan disana lebih keras tidak semudah yang dibayangkan. Semuanya berbeda dan tidak sama. Suatu saat kalian akan sadar dan mungkin akan berpikiran sama sepertiku.

1 komentar untuk “Karena Hidup di Majalengka Lebih Tentram Ketimbang Hidup di Kota”

Tinggalkan Komentar