Kim Tae Hoon, Orang Korea yang Jatuh Cinta pada Majalengka

Orang Korea ini jatuh cinta pada Majalengka

 

besoksenin.co – Dalam interview bersama Inline Skate Community Majalengka, kami mendapati hal yang unik, sebab salah satu member mereka ternyata orang Korea.  Setelah ditelisik ternyata orang Korea ini sedang kasmaran pada kota kita tercinta. Apa yang membuatnya jatuh cinta pada Majalengka? Mengapa dan untuk apa dia ada di sini?

“Tae Hoon, kalau Kim itu nama keluarga, ya,” protes Tae Hoon, ketika besoksenin.co mencoba memanggilnya Kim. Untuk ukuran baru tiga tahun berada di negeri ini, ia sudah cukup fasih berbahasa Indonesia. Memang ada direksi yang tidak ia mengerti, sehingga kami juga menggabungkan wawancaranya menggunakan english. Dan, sebenarnya, bahasa inggris Tae Hoon malah lebih susah dimengerti. “Saya tidak belajar bahasa, selama ini hanya mencoba mengobrol dengan teman-teman Indonesia, dan ini hasilnya.”

Pemuda yang berasal dari kota Seoul ini, memang sudah berada di Indonesia tiga tahun, namun di Majalengka baru dua bulan. Meskipun begitu, ia sudah mengaku jatuh hati pada Majalengka. Mekanik yang bekerja untuk PT SWIFT ILSIN OTS ini mengaku sebelumnya bukan orang asing yang menyukai karakter pribumi, ketika ditanyakan apa alasannya, Tae Hoon meminta kami mendekatkan telinga, “(orang Indonesia itu) licik,” namun ia cepat-cepat menglarifikasi kalau itu adalah karakter (mayoritas) orang Jakarta, dan mengatakan menyukai orang-orang di Majalengka, “Semuanya baik di sini, mungkin ya ini memang orang dengan province character (karakter orang desa),” ujarnya. Ia juga mengaku jatuh cinta pada Majalengka karena ketenangan dan kedamaian yang ditawarkan, terlebih kota kita tercinta bebas dari apa yang disebut kemacetan.

Tae Hoon nyaris tiap minggu datang ke alun-alun Majalengka, bermain sepatu roda bersama Inline Scate Community Majalengka. Bahkan, ia selalu turut membawa pegawainya dari perusahaan yang sama, minimal dua orang. “Si Mr (Tae Hoon) memang tiap minggu suka ngajak ke sini, beda sama orang Korea lain yang memilih main ke Cirebon atau Bandung, dia mah ke sini. Saya sih, nggak bisa main sepatu roda, hanya menemani dia aja,” kata Arief, salah satu pegawai yang Tae Hoon ajak. (Tommi Pringadi/Fakhrul Azharie)

 

Tinggalkan Komentar