Mengenal Komunitas Majalengka BMX yang Memiliki Banyak Prestasi

besoksenin.co – Bersepeda merupakan kegiatan yang digandrungi dewasa ini. Bukan sekadar olahraga yang menyenangkan, bersepeda juga menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Sepeda mempunyai banyak variasi. Mulai dari bentuk, rupa, jenis, komponen, ukuran, dan sebagainya. Salah satu sepeda keren yang mungkin semua orang tidak asing mendengarnya yaitu sepeda BMX atau Bicycle Motocross atau Bike Motocross.

BMX menjadi salah satu jenis sepeda yang menjadi primadona di Indonesia. Selain karena banyak kelebihan-kelebihan yang dimiliki, sudah barang tentu, pecinta BMX juga menciptakan perkumpulan-perkumpulan yang terjalin sebagai komunitas. Salah satu contohnya yaitu, Majalengka BMX.

Majalengka BMX diinisiasi oleh @dodibrodod @uyekuye81 @rangerhitam22 @adi_regiana @alex_ramandha @vebyhdp @andriana_alkaff. Terbentuknya komunitas ini terinspirasi dari komunitas BMX di Bandung.

Pada tahun 2013, inisiator Majalengka BMX yang berasal dari berbagai daerah seperti Maja, Kadipaten, Cigasong, dan Palasah selalu menyempatkan hadir ke Car Free Day di Alun-Alun majalengka. Selain bersepeda, mereka juga membahas topik-topik seputar BMX, dan mempelajari trik-trik BMX Street.

Awal mula komunitas Majalengka BMX

“Awalnya ya cuman ngumpul biasa di alun-alun Majalengka. Jadi kalau Minggu pagi, rider BMX dari berbagai daerah seperti Maja, Kadipaten, Cigasong, Palasah, dan Majalengka suka gowes dari daerah masing-masing ke Alun-alun Majalengka setiap car free day. Sambil istirahat, kami ngobrol tentang BMX” Ujar admin instagram @majalengkabmx ketika dihubungi besokseninco melalui direct message.

Dari seringnya berkumpul tersebut, tercetuslah keinginan untuk membuat komunitas BMX di Majalengka. Mereka mulai membuat sebuah grup komunitas di Facebook dan sering mengunggah kegiatan mereka ketika berkumpul atau bersepeda.

Setelah dipikir-pikir, akhirnya mereka bersepakat membuat komunitas bernama Majalengka BMX pada Juni 2013. Tujuan dibuatnya komunitas ini adalah sebagai wadah berkumpul para rider BMX se-Majalengka untuk menjalin silaturahmi, berbagi informasi, dan mengembangkan kemampuan.

“Gak ada persyaratan khusus untuk gabung ke komunitas kami. Gak punya sepeda pun kami tetap rangkul dan belajar bareng, yang penting tumbuhkan minat ke BMX.” Ujar admin instagram @majalengkabmx menambahkan.

Seiring berjalannya waktu, anggota komunitas BMX terus mempelajari dan melatih trik-trik BMX secara otodidak dengan fasilitas seadanya. Mereka semakin giat menunjukan kepada orang-orang, khususnya ketika Car Free Day , agar semakin banyak yang tertarik untuk gabung ke komunitas Majalengka BMX.

Pada akhir tahun 2013, anggota Majalengka BMX mencapai 20 orang. Mereka sering mengadakan acara-acara, seperti saat bulan Ramadan yaitu ngabuburide. Lebih gencar melakukan challenge dan mini kompetisi BMX dengan dana sponsor dan kantong sendiri.

Selain itu, mereka mulai mengundang para rider se-Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) untuk memperkenalkan komunitas Majalengka BMX ke jangkauan yang lebih luas.

Prestasi yang pernah diraih

Selain berkumpul, sejauh ini sudah banyak prestasi membanggakan yang diraih oleh anggota Majalengka BMX, khususnya Alex Ramandha, diantaranya :

Juara 1 Local Heroes Kuningan untuk Kategori Junior
Juara 3 Kediri BMX Competition;
Juara 2 bdgbmx Fest;
Juara 2 BMX Open in Solo;
Juara 3 kustomfest Jogjakarta;
Juara 1 Tour Delinggarjti Junior;
Juara 2 Formi Jabar Cirebon;
Juara 2 Formi Jabar Bogor;
Dan yang paling membagakan yaitu dapat mewakili Jawa Barat di tingkat nasional sebagai Juara 2 BMX National Championship Junior.

Untuk ke depannya, mereka mengharapkan semoga pemerintah dapat lebih memperhatikan komunitas BMX Majalengka dan mengaktifkan lagi FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia)/ABI (Asosiasi BMX Indonesia)/ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) yang sekarang sedang vakum, agar dapat mewadahi para pecinta BMX di Kabupaten Majalengka.

“Ini untuk info saja kenapa kita harus mengaktifkan kembali organisasi FORMI/ABI/ISSI di bawah dinas pemuda dan olahraga juga di bawah KONI. Karena memang merekalah yang nanti mewakili kita (Komunitas Majalengka BMX). Kalaupun ada perhatian dari pemerintah secara langsung, misalnya diberikan bantuan dana untuk ikut lomba, itu dianggap hanya bantuan sementara. Berbeda jika kita dinaungi organisasi, maka komunitas akan di perhatikan secara berkala.” lanjut admin @majalengkabmx yang tidak mau disebut namanya.

Selain itu mereka juga berharap agar di Majalengka bisa ada fasilitas untuk latihan sepeda BMX, atau lebih bagus fasilitas untuk mengadakan kejuaraan BMX.

Bagi sobat bsco yang tertarik untuk bergabung dengan Majalengka BMX, saat ini, mereka biasanya kumpul di Pujasera atau di Kadipaten. Waktu berkumpulnya yaitu hari minggu, atau saat hari libur nasional.