Pendampingan Belajar Siswa SD Secara Daring oleh Mahasiswa UPI Purwakarta dalam KKNT PPD Covid-19

Sudah hampir 11 bulan, Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjangkit hampir seluruh negara, tak terkecuali Indonesia. Hal tersebut membuat seluruh proses pembelajaran dilakukan secara daring mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi memberlakukan sistem pembelajaran daring. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 tidak menghalangi mahasiswa UPI untuk tetap menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu kontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Pelaksanaan program KKN dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap I dan tahap II. Tahap II dilaksanakan tanggal 17 November – 17 Desember 2020. Mahasiswa KKN Tematik PPD Covid-19 harus melaksanakan 2 program, yaitu program wajib diantaranya program edukasi penanggulangan dampak covid-19 di bidang pendidikan, program pilihannya yaitu program edukasi pencegahan Covid-19 bagi masyarakat secara daring dan program edukasi penanggulangan dampak covid-19 di bidang ekonomi.

Salah satu peserta KKN Tematik PPD Covid-19 UPI Kampus Purwakarta yang bernama Aninda Nur Afifah yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Jojor Renta Maranatha, M.Pd., menjalankan salah satu program kegiatan pendampingan pembelajaran. Dalam proses pembelajarannya, mahasiswa mendampingi guru kelas dan membantu proses pembelajaran siswa secara daring di SDN Sindangkasih 2 Majalengka.

Hal tersebut menjadi tantangan baru untuk guru dan mahasiswa saat menjalakan pembelajaran secara daring. Sebelumnya pembelajaran daring di sekolah tersebut masih menggunakan whatsapp grup untuk mengirimkan materi dan pemberian tugas sehingga tidak adanya tatap maya antara guru dan siswa. Oleh karena itu, mahasiswa yang akrab disapa Anin ini berkonsultasi dengan guru wali kelas 6 untuk mencoba memanfaatkan teknologi yang ada di handphone siswa dengan menggunakan aplikasi Google Meet, “Boleh Neng silahkan mencoba dengan menggunakan aplikasi google meet untuk proses pembelajaran karena selama pembelajaran daring ibu belum pernah memakai google meet, agar siswa nya juga tambah bersemangat untuk belajar”ujar guru wali kelas 6. Pendampingan pembelajaran dimulai dari memberitahu siswa tentang cara penggunaan google meet agar saat pelaksanaan tatap maya tidak ada kendala, lalu memberikan penguatan kepada siswa dengan menanyakan kesulitan-kesulitan tugas yang didapat dan dibahas pada saat tatap maya. Harapannya, dengan kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 mahasiswa dapat berkontribusi membantu guru dalam pendampingan belajar siswa secara daring.

Artikel ditulis oleh Aninda Nur Afifah