Peristiwa Hari Patah Hati Dunia Akhirat Bukti Bahwa Jodoh Cerminan Diri Kita. Yuk Memperbaiki Diri!

besoksenin.co – Berbicara soal jodoh sama serunya seperti kita berbicara soal mantan, seolah tidak ada habisnya. Topik paling asik untuk dibahas terutama di kalangan anak muda yang memang masih belum bertemu dengan jodohnya. Termasuk aku, dan mungkin juga kamu yang saat ini tengah membaca tulisan ini karena penasaran perihal jodoh.

Peristiwa hari patah hati dunia-akhirat via @soniaristanti

Peristiwa 07-07-2017 dimana seorang imam mesjid menikah dengan seorang wanita bercadar diklaim sebagai hari patah hati dunia-akhirat setelah adanya hari patah hati nasional saat Raisa tunangan dan hari patah hati internasional saat song-song couple bersatu. Adanya hari patah hati dunia akhirat mencerminkan bahwa selera muslim/muslimah semakin bergeser pada orang yang taat terhadap agamanya. Pernikahan Ustad Muzammil dan Sonia juga membuktikan bahwa jodoh memang cerminan dari diri kita. Cerminan dari kualitas diri yang kita miliki serta cerminan dari ibadah kita. Sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nur ayat 26.

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” (QS. An-Nur : 26)

Jodoh cerminan diri kita via @muzammilhb

Dari ayat tersebut, sudah sangat jelas jika jodoh cerminan dari diri kita. Sejauh apapun kau mencari jodohmu dengan kriteria yang kamu inginkan sedangkan kamu tidak membentuk dirimu menjadi seperti yang kau inginkan, percuma kau takkan pernah menemukannya. Sebab jodoh itu dibentuk bukan dicari. Jodoh memang bagian dari takdir yang sudah ditetapkan-Nya, namun kamu juga harus berikhtiar untuk menemukannya. Lantas, menemukannya dengan seperti apa? Apakah harus mencarinya hingga ke ujung dunia? atau mengajaknya berpacaran?

Sejauh apapun kau mencari jodohmu, tapi kau tak membentuk dirimu menjadi baik, kau tak akan menemukannya. Sebab hakikatnya jodoh itu dibentuk bukan dicari.

Jika kamu berfikir bahwa pacaran adalah satu-satunya jalan menemukan jodoh, kamu salah. Sebab sendiri dalam kebaikan itu lebih baik daripada berpasangan dalam ketidakbaikan. So, untuk kamu yang masih jomblo bersyukurlah karena Allah sayang kamu dengan menghindarkan kamu dari dosa pacaran.

Sendiri dalam kebaikan itu lebih baik daripada berpasangan dalam ketidakbaikan -Panji Ramdana

Lebih baik sendiri dalam kebaikan via @its.windiatsyah

Jika kamu berfikir cukup diam saja dalam menanti jodoh, kamu juga salah. Sebab kita jangan hanya diam dalam penantian jika kita dapat menjemputnya salam ketaatan. So, yuk kita memperbaiki kualitas diri kita dan kualitas ibadah kita sebagai upaya kita menjemput jodoh. Eitsss tapi jangan sampai salah niat yah sob! Ibadahmu tetap harus diniatkan semata-mata karena Allah, bukan karena doi atau mengejar jodoh yah. Selamat memperbaiki diri, sob!

Tinggalkan Komentar