Romansa Kemarin Sore

kemarin sore via pixabay

 

Dikala Matahari ingin mengajak berbicara

Ia menyebarkan kerinduan dengan ruas cahayanya, emas menguning pekat yang menyinari sebuah gubuk tua

Menyisakan bayang-bayang yang bersarang

Menyentuh puing ingatan tentang masa kecil yang penuh bersemangat

Kita melukis impian di atas kanvas

Aku warnai semauku dan Kau lukis semaumu

Kita hanya perlu bertatapan saat dekat

Menaruh bunga daisy ketika jauh

 

Semakin aku masuk kedalam bayangan rumah semakin teringat

Tentang waktu yang mengajak kita berkembang di alur yang berbeda atas nama sebuah impian

Hingga kau telah sampai di penghujung jalan menemukan taman yang sejuk, hening dan damai

Bermekaran mahkotamu, harum wangimu tersebar ke relung bumi dan langit

 

Semakin aku masuk kedalam bayangan rumah semakin teringat

Tentang waktu yang mengajak kita berkembang di alur yang berbeda atas nama sebuah impian

sunset via pexels

Sial,

Aku terus menulis sedang senja sudah mulai jatuh, sebagian mengisi sudut-sudut langit, sebagian lagi telah menyatu dengan pandanganku yang tertuju untuk kedalaman hatiku

Tapi biarlah aku ingin melebur bersama sang Surya di ufuk barat

Redup, jingga memerah senyap

Tanda semesta mulai mengumandangkan cinta untuk Allah

Biarlah, biarkan aku berkata kepada saya

 

Teh…

Kau masih ada,

Kau bahkan tersenyum diantara gugusan bintang Nya membentuk Galaksi Cinta,

Kau tetap hidup bak huruf hamzah

Selamat jalan, semoga bahagia di Surga

 

Kau tetap hidup bak huruf hamzah

Selamat jalan, semoga bahagia di Surga

 

Teruntuk wanita terbaik dalam hidup saya, yang namanya selalu kupanjatkan dalam doa

Semoga Cinta Nya menemanimu di kehidupan abadi ?

56 komentar untuk “Romansa Kemarin Sore”

  1. sex shop new york

    What as Happening i am new to this, I stumbled upon this I ave discovered It positively helpful and it has aided me out loads. I hope to contribute & help other customers like its helped me. Good job.

Tinggalkan Komentar