Sepakbola Majalengka, Essien, dan Hegemoni Persib Bandung

Engkus Kuswaha bersama skuad PSIM Yogyakarta

Besoksenin.co – Kamis (18 Mei 2017) Pesepakbola asal Majalengka, Engkus Kuswaha tampil menjadi pahlawan, yang menyelamatkan wajah Laskar Mataram dari pahit kekalahan di depan ribuan pendukungnya sendiri. Pemuda berusia 29 tahun, asal Babakan Jawa ini berhasil menyamakan kedudukan untuk PSIM, yang nyaris dikalahkan Persebaya Surabaya.

Di sisi lain, Deka Toha sedang berjuang di Training Camp timnas U-19. Putra dari Nana Beton tersebut masih harus terus menunjukan naluri predatornya sebagai seorang striker di hadapan Indra Sjafri, sebelum ditunjuk resmi menjadi bagian dari pasukan Garuda Muda.

Dua fakta di atas menunjukan betapa sepak bola juga bisa dihidupkan oleh Majalengka, terutama oleh ke dua pemain tadi, di tengah kabut asap yang menyelimuti dunia kulit bundar di kota tercinta. Satu lagi, jangan lupakan PT Sinjaraga Santika Sport, sebagai produsen bola yang bahkan selalu berkontribusi di pagelaran tertinggi sepak bola dunia; Piala Dunia. Kota produsen bola, namun tidak memiliki kehidupan sepak bola yang mentereng, telak menjadi sebuah ironi yang sungguh patut disesali.

Sepakbola Majalengka, Essien dan Hegemoni Persib Bandung via Budi Hermawan

Berlabuhnya Michael Essien dan Charlton Cole ke Bandung, memang sebuah anugerah untuk penikmat bola di tanah Pasundan, namun juga menjadi pertanda semakin membumi-langit lagi jarak Maung Bandung dengan klub-klub di Jawa Barat. Jangankan dengan Persima, dengan klub Indonesia lain saja, Persib sudah jauh meninggalkan dan terdepan. Maung Bandung sudah membuat standar yang amat tinggi, bagi siapa pun yang ingin mengikuti kesuksesannya. Siapa yang bermimpi kita melihat Essien sedekat sekarang? Setelah sebelumnya hanya mampu mengandalkannya di PES, atau konsol game sepak bola lainnya.

Beberapa orang berpendapat, cukuplah sepak bola tanah Pasundan diwakili Persib Bandung saja, namun salahkan kita jika berharap punya kebanggaan juga? Berkaca pada London, mereka memiliki beberapa tim sekaligus yang bertarung di kompetisi tertinggi dan kasta ke dua; Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur, Westham United, Barnet, Fulham, Queens Park Rangers dan lainnya. Atau duo Madrid yang dominan di Spanyol. Lazio dan AS Roma, Inter dan AC Milan, Torino dan Juventus di Itali. Baiklah, jika itu dinilai terlalu jauh sebagai perbandingan. Mari berkaca saja pada Jawa Timur, ada Arema, Madura United, Persela Lamongan, dan sederet nama besar lain. Di Jawa Barat, Persib seperti sebuah kekuatan tunggal, meskipun ada PSGC juga di Liga 2. Lalu, kapan Majalengka memiliki kebanggaan?

76 komentar untuk “Sepakbola Majalengka, Essien, dan Hegemoni Persib Bandung”

  1. vancouver seo agency

    You can definitely see your skills within the work you write. The arena hopes for even more passionate writers such as you who are not afraid to say how they believe. All the time go after your heart.

  2. My partner and I stumbled over here by a different page and thought I might as well check things out. I like what I see so now i am following you. Look forward to looking into your web page yet again.

  3. I required to thank you for this interesting We definitely loved each tiny tad of it. I have you bookmarked your identifiable web place to ensure outdated the newest things a person publish.

Tinggalkan Komentar