Kategori
besokbaper rubrik

Untukmu Senja di Hidupku, Aku Menantimu di Tapal Batas Penantianku

 

Pecinta senja via dokumentasi pribadi penulis @fitri_kinasih

besoksenin.co – Aku suka senja. Bahkan aku sangat tergila-gila padanya. Aku yakin tak hanya aku yang begitu tergila-gila pada senja, mungkin juga kamu atau bahkan mantanmu yang menyukainya. Pesona gradasi jingga yang terpancar di langit sore selalu berhasil membuatku jatuh cinta berkali-kali. Lembayung senja mengingatkanku pada diriku yang terlahir kala senja membayang tepat di atas langit sore di hari yang fitri.

Menanti senja di Majalengka via dokumentasi pribadi penulis @fitri_kinasih

Di kala mentari hendak berpisah dengan siang yang meradang, aku justru menantinya datang. Menanti senja datang, sama risaunya dengan menantimu datang, senja di hidupku. Kedatangan yang sama-sama tak punya kepastian. Saat aku benar-benar berharap kau datang dalam penantian panjangku, mungkin kau justru tak datang hingga akhirnya hanya kecewa yang datang mematahkan asaku. Aku belajar mengartikan kehadiranmu dari senja, sebab senja yang sempurna datang tanpa harus kita rencanakan, melukis keindahan di cakrawala. Begitupun kamu jodohku, senja di hidupku yang akan melukis kebahagiaan di lembar ceritaku.

Sosok senja di hidupku via dokumentasi pribadi penulis @fitri_kinasih

Jodohku, aku mengibaratkanmu seperti senja karena bagiku kau adalah keindahan yang menggenapkan separuh aku. Kelak saat kita bersama, engkau yang akan menemaniku hingga tapal batas sisa usiaku saat Tuhan mengakhirkan ceritaku di penghujung hari nanti. Aku memang tak tahu kapan Tuhan mempertemukan, dan entah pada senja ke berapa aku akan menemukanmu, senja yang sempurna di hidupku.

Ku rapalkan namamu dalam doa ‘senja di hidupku’ via dokumentasi pribadi penulis @fitri_kinasih

Senja demi senja ku abadikan sendiri. Ku nikmati pendar jingga berteman sunyi dan sepi. Hingga tiba saatnya usiaku memasuki kepala 2, dan satu per satu temanku mulai menghalalkan ikatannya di pelaminan. Sementara aku, hanya mampu merapalkan namamu dalam doa ‘sosok senja di hidupku’. Sebab bagiku, mendoakanmu adalah cara aku memperjuangkanmu. Di tapal batas penantian, ku rapalkan namamu tuk segera menghalalkan.

Di tapal batas penantian, ku rapalkan namamu tuk segera menghalalkan.

Oleh Fitri Kinasih Husnul Khotimah

Aku adalah sepenggal diksi yang siap kau jadikan puisi.

Tinggalkan Balasan